Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 25 Mei 2026 artikel

    Prodia Dorong Perempuan Lebih Berani Lakukan Skrining HPV DNA Sejak Dini

    Jakarta, 23 Mei 2026 – Kesadaran untuk melakukan skrining kesehatan secara rutin masih menjadi tantangan bagi banyak perempuan. Tidak sedikit yang baru memeriksakan kondisi kesehatannya ketika sudah merasakan keluhan, padahal berbagai kondisi kesehatan dapat dipahami dan dipantau lebih awal melalui pemeriksaan yang tepat. Deteksi dini menjadi langkah penting bagi perempuan untuk lebih mengenali kondisi tubuhnya, sekaligus mengambil keputusan kesehatan yang lebih bijak sejak dini.Perkembangan teknologi laboratorium saat ini juga memungkinkan skrining dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern melalui pemeriksaan berbasis molekuler. Metode ini bekerja dengan menganalisis materi genetik seperti DNA untuk mengidentifikasi keberadaan virus, infeksi, maupun faktor risiko kesehatan pada tingkat biologis yang sangat awal. Pendekatan ini membantu tenaga medis memperoleh gambaran kesehatan yang lebih akurat, sekaligus memberikan rekomendasi pencegahan yang lebih tepat bagi setiap individu.Dalam kesehatan perempuan, beberapa pemeriksaan berbasis molekuler yang kini semakin banyak direkomendasikan antara lain tes HPV DNA untuk mengetahui keberadaan virus yang berkaitan dengan risiko kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI) untuk mengidentifikasi infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala, serta pemahaman mengenai peran nutrisi yang berkontribusi terhadap kesehatan reproduksi, daya tahan tubuh, dan keseimbangan kesehatan perempuan secara menyeluruh. Kombinasi antara skrining kesehatan dan gaya hidup yang tepat menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.Topik mengenai pentingnya skrining kesehatan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health” yang diselenggarakan oleh Prodia pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Patio by Plataran Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan edukasi kesehatan mengenai kanker serviks, pentingnya skrining HPV DNA, serta perkembangan pemeriksaan laboratorium dan vaksinasi terkait HPV. Dalam kesempatan tersebut, Dr. dr. Tofan Widya Utami, Sp.OG (K) onk menjelaskan bahwa perempuan juga perlu mewaspadai risiko infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala. "Banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,” jelasnya.Sementara itu, Dr. Rina Triana menyoroti pentingnya peran pemeriksaan laboratorium dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sejak dini. Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya, bahkan sebelum gejala muncul. "Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar Dr. Rina. Dr. Rina Triana juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow edukasi kesehatan perempuan yang akan diselenggarakan di sejumlah kota besar di Indonesia hingga September 2026.Melalui rangkaian roadshow ini, Prodia ingin mendorong semakin banyak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatannya melalui edukasi yang mudah dipahami dan akses pemeriksaan yang semakin dekat. Prodia juga terus mengembangkan pendekatan preventive dan personalized health melalui inovasi layanan diagnostik berbasis teknologi modern. “Literasi kesehatan merupakan langkah awal untuk membantu masyarakat mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik dan lebih dini,” ujarnyaMelalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang pengobatan ketika sakit, tetapi dimulai dari kepedulian untuk mengenali kondisi tubuh melalui skrining kesehatan yang tepat. Lebih dari itu, menjaga kesehatan juga merupakan bentuk self-love, empowerment, dan investasi masa depan, agar perempuan dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan berkualitas.#Prodia #InovasiKesehatan #TenangKarenaTau ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care  yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre,, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre. .     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.  Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.        +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id    

  • 21 Mei 2026 promo

    She Thrive : A Road to Better Health

    A Journey to Wellness, Confidence, and Better Living.

  • 30 April 2026 artikel

    Prodia Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Laba Bersih Kuartal I Tumbuh Lebih dari 150%

    Jakarta, 29 April 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA), penyedia layanan laboratorium medis dan klinik terdepan di Indonesia, mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang solid dan tetap resilien di tengah dinamika ekonomi-politik global. Pada Kuartal I 2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp501,4 milliar dengan peningkatan sebesar 3,8% secara tahunan (YoY). Pendapatan Perseroan pada periode ini tetap ditopang oleh kontribusi utama dari segmen tes rutin dan tes esoterik yang menunjukan permintaan yang berkelanjutan, menjadikan Kuartal I 2026 menghasilkan pendapatan kuartal pertama tertinggi dalam 2 tahun terakhir.Sejalan dengan pergerakan pendapatan, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp229,3 miliar, dengan perubahan sebesar 4,4% YoY. Kenaikan beban ini sejalan dengan kenaikan visit dan volume tes pemeriksaan yang mencerminkan tingginya permintaan tes diagnostik serta didukung dengan peningkatan penjualan tes rutin dan tes esoterik yang optimal di Kuartal I. Dengan demikian, laba bersih Perseroan pada Kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp17,9 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 150,1% YoY. Pertumbuhan laba bersih Perseroan pada Kuartal I-2026 didorong oleh peningkatan pendapatan serta optimalisasi harga pokok penjualan dan biaya operasional. Sepanjang 2026, Perseroan akan tetap fokus menjaga margin laba melalui efisiensi biaya yang lebih ketat, sambil memastikan seluruh operasi berjalan secara optimal. Dari sisi arus kas, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp 112,2 miliar. Pergerakan ini mencerminkan dinamika operasional Perseroan serta pengelolaan modal kerja yang tetap terjaga secara prudent dalam mendukung keberlangsungan bisnis. Sementara itu, arus kas bersih dari aktivitas investasi tercatat sebesar Rp -62,8 miliar, seiring dengan pengeluaran untuk pengembangan aset dan penguatan ekosistem operasional guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.Perseroan terus menunjukan posisi keuangan yang solid hingga Kuartal I 2026, dengan total aset mencapai Rp2,6 triliun. Pencapaian ini mencerminkan kapasitas Perseroan dalam mengelola sumber daya secara optimal serta menjaga ketahanan finansial di tengah dinamika global. Dari sisi struktur permodalan, total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp263,5 milliar, sementara total ekuitas mencapai Rp2,4 triliun. Tingkat likuiditas Perseroan tetap terjaga, mencerminkan kemampuan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek secara tepat waktu serta menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung operasional dan ekspansi usaha. Komposisi ini mencerminkan profil leverage yang sehat dan fondasi permodalan yang kuat, didukung oleh likuiditas yang terjaga sehingga Perseroan mampu memenuhi kewajiban jangka pendek serta menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung operasional dan ekspansi.Dalam menjaga struktur keuangan yang sehat, Perseroan secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian melalui pengelolaan komposisi liabilitas dan ekuitas secara optimal. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya modal sekaligus memperkuat fleksibilitas keuangan dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan. Ke depan, Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan melalui inovasi layanan, peningkatan kualitas diagnostik, serta pengelolaan operasional yang efisien, seiring dengan prospek positif industri layanan kesehatan di Indonesia.Liana Kuswandi selaku Direktur Utama Prodia, menyampaikan, “Kuartal I 2026 menjadi referensi awal bagi Perseroan dalam melihat prospek sektor layanan laboratorium kesehatan, dengan mencermati tren musiman selama Ramadan dan Idul Fitri yang memengaruhi pola konsumsi, serta direspons melalui inisiatif peningkatan kesadaran kesehatan seperti kampanye #TenangKarenaTau. Di sisi lain, Perseroan juga memantau eskalasi konflik geopolitik global, namun hingga saat ini hal tersebut tidak memberikan dampak material terhadap operasional dan tetap diantisipasi secara prudent. Untuk mendorong kinerja positif ke depannya, Perseroan mengakselerasi strategi utama melalui penguatan ekosistem digital, optimalisasi layanan dan mengembangkan precision medicine melalui specialty clinics seperti stem cell, autoimmune & allergy, dan longevity. Kami baru saja meresmikan Integrative Autoimmune & Allergy Clinics di Gading Serpong Tangerang dan Stemcell Clinic di Pondok Indah, Jakarta. Selain itu, kami juga terus meningkatkan layanan diagnostik kompleks, seperti tes esoterik, genomik, dan multiomics. Upaya ini didukung oleh peningkatan produktivitas jaringan, kolaborasi strategis, dan ekspansi selektif guna menjaga pertumbuhan dan menciptakan nilai berkelanjutan.” ujar Liana.Dalam kesempatan yang sama, Marina Eka Amalia selaku Finance & Sustainability Director Prodia, mengatakan bahwa fondasi keuangan Perseroan masih dalam kuadran positif dan solid “Secara keseluruhan, fondasi keuangan Perseroan tetap berada dalam kondisi yang sehat dan resilien, sehingga mampu menopang keberlangsungan operasional secara berkelanjutan. Perseroan telah mengambil langkah-langkah antisipatif dan evaluasi risiko secara cermat sehingga stabilitas kinerja keuangan tetap terjaga. Ke depan, Perseroan akan terus disiplin dalam pengelolaan biaya (cost discipline), menerapkan prioritas dalam setiap strategi yang dilakukan, serta memastikan setiap investasi yang dilakukan memiliki Return on Investment yang jelas.” jelas Marina.Sepanjang Kuartal I 2026, Perseroan terus memperkuat operasional yang bertanggung jawab dan menciptakan nilai tambah melalui berbagai inisiatif keberlanjutan dan inovasi. Pengembangan ekosistem layanan digital diwujudkan dengan peluncuran fitur terbaru Marketplace Health Shop di aplikasi U by Prodia untuk memenuhi berbagai kebutuhan kesehatan mulai dari obat, vitamin, suplemen, hingga produk dan alat kesehatan terjamin keasliannya. Laporan hasil pemeriksaan di U by Prodia kini juga telah dilengkapi dengan grafik tren untuk mempermudah pemahaman hasil lab. Sementara itu, Prodia for Doctor semakin dilengkapi dengan fitur Rating Dokter, promo eksklusif, serta personalisasi akses dan laporan pemanfaatan aplikasi untuk klinisi, yang mendukung kesehatan pasien melalui live chat, rekam medis, dan laporan riset. Selain itu, Perseroan terus memperluas program preventive healthcare, dengan target penambahan 20.000 peserta skrining demensia gratis sepanjang 2026.  Prodia juga menjalankan berbagai inisiatif untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, seperti kampanye World Cancer Day “United by Unique” untuk meningkatkan kesadaran skrining risiko kanker, dan menghadirkan pemeriksaan Panel Arbovirus (Multiplex PCR) untuk mengidentifikasi gejala demam yang lebih pasti serta pemeriksaan Advanced Lipid Profile guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait kondisi kesehatan dan risiko kardiovaskular individu. Sebagai wujud komitmen terhadap inovasi digital yang terus dikembangkan untuk menghadirkan best customer experience layanan diagnostik, Prodia berhasil menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Indonesia Popular Digital Products Award 2026 untuk aplikasi U by Prodia, yang semakin memperkuat posisi Perseroan dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi kesehatan melalui berbagai kegiatan edukasi dan seminar yang melibatkan praktisi kesehatan serta masyarakat luas.#Prodia #LaporanKeuangan #Kinerja #PRDA #KuartalI #Sustainability  ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 Kota, 112 Kabupaten, dan 34 Propinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Fenty Diah P   Corporate Secretary TeamPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email  corporate.secretary@prodia.co.id Mella MeliaInvestor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada TbkPh: +62-21-3144182Email : investor.relation@prodia.co.id 

  • 28 April 2026 artikel

    Prodia Gelar Seminar Nasional Dokter ke-20, Soroti Era Baru Gut Health Testing untuk Keputusan Klinis Lebih Presisi

    Jakarta, 25 April 2026 – Gangguan saluran cerna masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering ditemui di layanan medis, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi peradangan kronis. Tantangannya, gejala seperti diare, nyeri perut, kembung, maupun sembelit sering kali tampak serupa, padahal penyebabnya dapat berbeda dan membutuhkan penanganan yang berbeda pula.Menjawab kebutuhan tersebut, PT Prodia Widyahusada Tbk menghadirkan Seminar Nasional Dokter ke-20 bertajuk “Integrating Innovative Gut Health Testing Into Daily Practice” yang diselenggarakan pada Sabtu, 25 April 2026 di Mercure Hotel Cikini, Jakarta. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi ilmiah bagi tenaga medis untuk memahami perkembangan terkini dalam pemeriksaan kesehatan saluran cerna berbasis data dan teknologi diagnostik modern.“Melalui Seminar Nasional Dokter ke-20 ini, Prodia ingin menghadirkan forum ilmiah yang relevan dengan tantangan praktik kedokteran saat ini. Kami percaya inovasi diagnostik seperti gut health testing dapat membantu dokter mengambil keputusan klinis yang lebih cepat, tepat, dan personal bagi pasien,” ujar Dr. Indriyanti Rafi Sukmawati, Business and Marketing Director Prodia.Sejalan dengan transformasi layanan kesehatan yang semakin digital, Prodia juga terus memperkuat dukungannya bagi komunitas medis melalui aplikasi Prodia for Doctor. Platform ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses layanan, informasi pemeriksaan, serta konektivitas yang lebih cepat dan praktis bagi para dokter dalam mendukung praktik klinis sehari-hari.“Kami percaya masa depan layanan kesehatan tidak hanya ditopang oleh inovasi diagnostik, tetapi juga oleh ekosistem digital yang memudahkan kolaborasi antara laboratorium dan tenaga medis. Melalui Prodia for Doctor, kami ingin menghadirkan pengalaman layanan yang lebih terintegrasi, efisien, dan relevan dengan kebutuhan dokter saat ini,” tambah Dr. Indriyanti.Seminar ini menghadirkan narasumber terkemuka, antara lain Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, yang membahas pentingnya pendekatan modern dalam diagnosis gangguan saluran cerna, serta dr. Ida Gunawan, MS, SpGK (K) yang mengulas hubungan nutrisi, metabolisme, dan kesehatan pencernaan.Berbagai pemeriksaan kini hadir untuk membantu menjawab tantangan tersebut. Misalnya, pemeriksaan biomarker inflamasi usus dapat membantu dokter mengetahui adanya peradangan sehingga keputusan pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan lebih tepat. Selain itu, tersedia pula pemeriksaan untuk mendeteksi penyebab infeksi saluran cerna secara lebih cepat dan akurat.Tidak hanya itu, keseimbangan bakteri baik di dalam usus juga kini menjadi perhatian penting. Melalui pendekatan analisis microbiome, dokter dapat memperoleh gambaran kondisi saluran cerna yang lebih menyeluruh. Ketidakseimbangan mikrobiota diketahui berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan seperti gangguan metabolisme, daya tahan tubuh, kesehatan mental, hingga gangguan pencernaan.“Keluhan saluran cerna sering kali tampak serupa, namun penyebabnya bisa sangat berbeda. Dengan dukungan pemeriksaan penunjang yang tepat, dokter dapat menentukan terapi secara lebih terarah dan mengurangi trial and error dalam penanganan pasien,” ungkap Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH.Pendekatan ini juga diperkuat dengan edukasi mengenai pola makan dari dokter spesialis gizi klinik, yang menjelaskan hubungan antara makanan, kondisi tubuh, dan kesehatan pencernaan. Dengan dukungan sesi diskusi dan workshop, diharapkan pengetahuan ini tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat langsung diterapkan dalam praktik sehari-hari.Seminar Nasional Dokter Prodia telah diselenggarakan secara konsisten selama dua dekade sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung edukasi berkelanjutan bagi tenaga medis di Indonesia. Tahun ini, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian roadshow yang akan hadir di 10 kota besar di Indonesia hingga September 2026.#Prodia #GutHealthTesting #TenangKarenaTau ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre , Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre .     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.        +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id    

  • 27 April 2026 artikel

    Prodia Dorong Perempuan Lebih Berani Lakukan Deteksi Dini Kesehatan Lewat “She Thrives: A Road to Better Health’

    Jakarta, 20 April 2026 – Kesadaran untuk melakukan skrining kesehatan secara rutin masih menjadi tantangan bagi banyak perempuan. Tidak sedikit yang baru memeriksakan kondisi kesehatannya ketika sudah merasakan keluhan, padahal berbagai kondisi kesehatan dapat dipahami dan dipantau lebih awal melalui pemeriksaan yang tepat. Deteksi dini menjadi langkah penting bagi perempuan untuk lebih mengenali kondisi tubuhnya, sekaligus mengambil keputusan kesehatan yang lebih bijak sejak dini.Berdasarkan data Globocan 2020, kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia, dengan sekitar 36.000 kasus baru dan 20.700 kematian setiap tahunnya. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan edukasi dan akses skrining yang lebih luas bagi masyarakat.Perkembangan teknologi laboratorium saat ini juga memungkinkan skrining dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern melalui pemeriksaan berbasis molekuler. Metode ini bekerja dengan menganalisis materi genetik seperti DNA untuk mengidentifikasi keberadaan virus, infeksi, maupun faktor risiko kesehatan pada tingkat biologis yang sangat awal. Pendekatan ini membantu tenaga medis memperoleh gambaran kesehatan yang lebih akurat, sekaligus memberikan rekomendasi pencegahan yang lebih tepat bagi setiap individu.Dalam kesehatan perempuan, beberapa pemeriksaan berbasis molekuler yang kini semakin banyak direkomendasikan antara lain tes HPV DNA untuk mengetahui keberadaan virus yang berkaitan dengan risiko kanker serviks, pemeriksaan Sexually Transmitted Infection (STI) untuk mengidentifikasi infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala, serta pemahaman mengenai peran nutrisi yang berkontribusi terhadap kesehatan reproduksi, daya tahan tubuh, dan keseimbangan kesehatan perempuan secara menyeluruh. Kombinasi antara skrining kesehatan dan gaya hidup yang tepat menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.Topik mengenai pentingnya skrining kesehatan tersebut menjadi fokus pembahasan dalam talkshow kesehatan bertajuk “She Thrives: A Road to Better Health” yang diselenggarakan oleh Prodia pada 18 April 2026 di Ballroom DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran. Kegiatan ini menghadirkan para ahli kesehatan yang berbagi wawasan mengenai pentingnya deteksi dini kesehatan perempuan serta bagaimana teknologi pemeriksaan laboratorium dapat membantu perempuan lebih memahami kondisi kesehatannya.Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Hariyono Winarto, Sp.OG(K) menjelaskan bahwa perempuan juga perlu mewaspadai risiko infeksi menular seksual yang sering kali tidak menunjukkan gejala.“Banyak perempuan belum menyadari bahwa infeksi menular seksual, termasuk HPV, dapat terjadi tanpa gejala. Karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan yang tepat menjadi langkah penting agar kondisi dapat dikenali lebih awal. Selain skrining, menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat dan nutrisi seimbang juga berperan dalam menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan perempuan,” jelas Prof. Hariyono. Sementara itu, Dr. Rina Triana menyoroti pentingnya peran pemeriksaan laboratorium dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya sejak dini. “Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam membantu perempuan memahami kondisi kesehatannya, bahkan sebelum gejala muncul. Kini, dengan inovasi tes HPV DNA yang dapat dilakukan secara mandiri, perempuan memiliki pilihan layanan yang lebih praktis, nyaman, dan tetap akurat sesuai kebutuhannya. Harapannya, semakin banyak perempuan tidak menunda deteksi dini,” ujar Dr. Rina. Dr. Mona Yolanda, MSi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow edukasi kesehatan perempuan yang akan diselenggarakan di sejumlah kota besar di Indonesia hingga September 2026. “Melalui rangkaian roadshow ini, Prodia ingin mendorong semakin banyak perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatannya melalui edukasi yang mudah dipahami dan akses pemeriksaan yang semakin dekat. Kami percaya literasi kesehatan adalah langkah awal menuju kualitas hidup yang lebih baik,” ujar perwakilan Proda.Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang pengobatan ketika sakit, tetapi dimulai dari kepedulian untuk mengenali kondisi tubuh melalui skrining kesehatan yang tepat. Lebih dari itu, menjaga kesehatan juga merupakan bentuk self-love, empowerment, dan investasi masa depan, agar perempuan dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, aktif, dan berkualitas. #Prodia #InovasiKesehatan #TesHPVDNA #ProdiaTesHPVDNA ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre , Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre .     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.        +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id    

  • 23 April 2026 artikel

    Gelar RUPS Tahunan, Prodia Genjot Nilai Tambah bagi Pemegang Saham lewat Dividen 70% dan Transformasi Manajemen

    JAKARTA, 23 April 2026 – PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia” atau “Perseroan”; Kode saham: PRDA), pelopor laboratorium diagnostik di Indonesia, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai dengan rasio lebih tinggi dari periode sebelumnya, sebesar 70% (tujuh puluh persen) dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, senilai lebih dari Rp144 miliar atau setara dengan Rp162,68 per lembar sahamnya, sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham. Selain itu, rapat ini juga menetapkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris guna mendukung akselerasi pertumbuhan kinerja bisnis Perseroan ke depan. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang telah disetujui dalam RUPST Prodia Tahun Buku 2025 sebagai berikut: Dewan KomisarisKomisaris Utama:Andi WidjajaKomisaris:Gunawan Prawiro SoehartoKomisaris:Endang Wahjuningtyas HoyarandaKomisaris:Dewi MuliatyKomisaris Independen:Keri LestariKomisaris Independen:Lukas Setia Atmaja DireksiDirektur Utama:Liana KuswandiDirektur Keuangan & Keberlanjutan:Marina Eka AmaliaDirektur Komersial & Kemitraan:Indriyanti Rafi SukmawatiDirektur Solusi Terintegrasi & Diagnostik:Andri HidayatDirektur Pengembangan Sumber DayaManusia & Organisasi:Ida Zuraida Direktur Utama Perseroan, Liana Kuswandi, menyatakan, keputusan yang dihasilkan dari RUPST ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi agar semakin efisien, terintegrasi, dan selaras dengan arah bisnis Perseroan ke depan. Hadirnya wajah baru serta penyesuaian dalam organisasi, diharapkan dapat membawa Perseroan lebih lincah dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin menantang. Dengan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel, Perseroan optimis dapat terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham serta menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan ke depan.Direktur Utama terpilih Perseroan, Liana Kuswandi, menyampaikan bahwa tahun 2025 mencerminkan ketahanan dan adaptasi Prodia di tengah dinamika ekonomi global dan nasional. “Sepanjang 2025, Prodia menunjukkan daya tahan dan kemampuan adaptasi di tengah dinamika ekonomi dengan meluncurkan 38 tes baru dan menghadirkan Next Generation Laboratory melalui Prodia Clinical Multiomics Centre (PCMC) by Spectrometry, memperluas jaringan menjadi 402 outlet di 34 provinsi, serta memperkuat kemitraan hingga ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste. Transformasi digital juga terus kami dorong, tercermin dari kenaikan lebih dari 70% (YoY) pengunduh aplikasi U by Prodia. Kami juga mengambil langkah strategis dengan mulai melakukan terapi regeneratif melalui pembelian 30% saham PT Prodia Stemcell Indonesia (ProSTEM) untuk memperkuat fondasi pertumbuhan ke depan. Memasuki 2026, Prodia akan terus memperluas pengembangan precision medicine melalui specialty clinics seperti Stem Cell Clinic, dan Autoimmune & Longevity Clinic, sekaligus meningkatkan volume tes esoterik serta layanan diagnostik klinis kompleks seperti pemeriksaan genomik dan multiomics,” ujarnya.Dalam kesempatan yang sama, Marina Eka Amalia, yang kini menjabat sebagai Direktur Keuangan & Keberlanjutan Perseroan, mengatakan, “Prodia berkomitmen untuk terus memperkuat kinerja bisnis secara berkelanjutan melalui pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta didukung oleh pengelolaan investasi yang terarah. Kami akan fokus pada layanan berbasis digital serta mengoptimalkan competitive advantages yang telah kami miliki dengan lebih agresif dan terukur. Setiap langkah ekspansi kami rancang secara selektif agar tidak hanya memperluas akses layanan, tetapi juga menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan. Keunggulan Prodia dalam pengembangan tes-tes advanced berbasis precision medicine juga menjadi diferensiasi penting yang memperkuat daya saing Perseroan sekaligus mendorong pertumbuhan pendapatan,” ujarnya saat pelaksanaan Paparan Publik Perseroan.Sementara itu, Direktur Komersial & Kemitraan Perseroan, Indriyanti Rafi Sukmawati, mengatakan, “Selain strategi yang telah dipaparkan, kami juga terus mengembangkan dan mengoptimalkan layanan, baik yang existing maupun yang baru, termasuk melalui rehabilitasi sejumlah cabang serta peningkatan kapabilitas untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan kenyamanan layanan. Ekspansi juga kami lakukan melalui kolaborasi dengan mitra-mitra strategis untuk menunjang layanan diagnostik Prodia yang semakin komprehensif, serta kembali membuka peluang kemitraan internasional. Kami optimis dengan berbagai inisiatif ini, dapat memperluas jangkauan layanan, memberikan layanan pemeriksaan yang semakin berkualitas, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di masa mendatang,” ujar Indri.Dengan kombinasi kepemimpinan yang diperbarui, inovasi layanan yang berkelanjutan, serta komitmen kuat terhadap tata kelola dan prinsip keberlanjutan, Prodia optimistis dapat terus memperkuat perannya di industri layanan kesehatan nasional. Perseroan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang lebih mudah diakses, akurat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui transformasi digital dan pengembangan layanan berbasis teknologi, Prodia terus menghadirkan pengalaman layanan kesehatan yang lebih personal, presisi, dan terintegrasi. Dengan kapabilitas laboratorium diagnostik yang komprehensif dan pengalaman panjang dalam pengujian klinis, Prodia berada pada posisi yang kuat untuk memimpin pengembangan layanan berbasis precision medicine di Indonesia.#PaparanPublik #KinerjaPositif #Sustainability #Prodia****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk. Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 Kota, 112 Kabupaten, dan 34 Propinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia   Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   corporate.secretary@prodia.co.id                     Mella Melia   Investor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   investor.relation@prodia.co.id

  • 19 April 2026 artikel

    Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

    Jakarta, 18 April 2026 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA), penyedia layanan laboratorium dan klinik terdepan di Indonesia, meresmikan layanan Stemcell Clinic by Prodia sebagai pusat terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca bagi masyarakat yang berlokasi di Prodia Senior Health Centre (PSHC), Jl. Metro Pondok Indah TB-31, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan-12310. Layanan klinik ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan preventif dan terapi inovatif melalui layanan stem cell yang berbasis teknologi dan evidence-based. Stemcell Clinic by Prodia ini menawarkan standar medis dan keamanan tinggi, berkolaborasi dengan PT Prodia Stemcell Indonesia (“ProSTEM”) sebagai perusahaan yang berpengalaman dan memiliki kapabilitas di bidang pengolahan dan pengelolaan sel punca di Indonesia. Peresmian dilakukan oleh Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia bersama Cynthia Retna Sartika selaku Direktur ProSTEM dihadiri oleh manajemen, Prodia Group dan ProSTEM, serta para tamu undangan yang berasal dari mitra medis, mitra korporasi, komunitas kesehatan, dan pelanggan Prodia.Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, menyampaikan, “Melanjutkan langkah strategis tahun 2025 dengan akuisisi 30% saham ProSTEM, Prodia terus berkomitmen menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca sebagai bagian dari precision medicine dan future medicine. Pembukaan Stemcell Clinic by Prodia ini merupakan bentuk kolaborasi Prodia dan ProSTEM dalam menyediakan solusi kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif, regeneratif, dan mendukung wellness masyarakat secara menyeluruh. Didukung tenaga medis profesional dan berpengalaman, Prodia optimis layanan Stemcell Clinic by Prodia ini dapat memperkuat positioning Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi terdepan di Indonesia. Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas jangkauannya ke area dan kota-kota strategis lainnya, serta tidak terbatas pada specialty clinic saja, tetapi menjadi bagian dari ekosistem layanan kesehatan Prodia secara menyeluruh,” ujar Dewi. Layanan Stemcell Clinic by Prodia Prodia hadirkan terapi sel punca berstandar medis dan keamanan tinggi, dilakukan oleh dokter yang berpengalaman. Adapun layanan yang dihadirkan meliputi terapi sel punca untuk penyakit ortopedi seperti Lesi Osteochondral, Osteoarthritis, Osteoporosis, Reparasi dan Rekonstruksi Tendon/Ligamen, serta Cedera Meniskus Lutut. Pelanggan dapat memperoleh layanan ini dengan datang langsung ke Stemcell Clinic by Prodia Prodia dan berkonsultasi dengan dokter, atau  melalui rujukan dari Klinik Prodia untuk melakukan terapi sel punca.Cynthia Retna Sartika selaku Direktur ProSTEM, menjelaskan, “Sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam penelitian dan pengembangan terapi sel punca, sel, dan turunannya, ProSTEM memiliki kapabilitas serta dukungan teknologi untuk menghadirkan produk yang terstandar dan dikembangkan berdasarkan pendekatan ilmiah. Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada inovasi, tetapi juga pada konsistensi kualitas, pengendalian proses, serta validasi sesuai dengan perolehan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta izin operasional  dari Kementerian Kesehatan untuk penyimpanan dan pemrosesan sel punca, sel, dan turunannya. Selain itu, ProSTEM juga mengacu pada standar internasional, seperti NetCord & Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy (FACT-NetCord) serta Association for the Advancement of Blood & Biotherapies (AABB), khususnya dalam aspek pengendalian mutu (quality control), traceability, dan keamanan produk berbasis sel. Sistem manajemen mutu kami juga telah tersertifikasi ISO 9001:2015, yang semakin memperkuat konsistensi proses dan layanan yang kami berikan. Kehadiran layanan Stemcell Clinic by Prodia yang terintegrasi ini merupakan wujud sinergi antara keahlian ProSTEM dalam pengembangan dan pemrosesan produk berbasis sel dengan kapabilitas Prodia dalam layanan diagnostik serta jaringan klinik yang luas. Kami optimis kolaborasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan terapi regeneratif melalui advanced medicine di Indonesia,” jelas Cynthia.Melengkapi momen peresmian ini, Prodia juga menghadirkan sesi seminar edukasi yang mengulas seputar teknologi sel punca dan penerapannya secara klinis di Indonesia bersama dr. Yanuarso, SpOT(K) selaku dokter spesialis ortopedi, sebagai bagian dari komitmen Prodia dalam meningkatkan literasi masyarakat dan tenaga medis terhadap terapi regeneratif berbasis sel punca. dr. Yanuarso, SpOT(K) menyampaikan apresiasi atas dibukanya layanan Stemcell Clinic by Prodia ini dan mendukung upaya Prodia menghadirkan terapi sel punca bagi masyarakat untuk membantu regenerasi jaringan, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan kualitas hidup pelanggan secara aman dan terstandar.Prodia terus bertumbuh dengan menghadirkan inovasi layanan berbasis diagnostik, preventif, dan wellness, didukung pengalaman panjang sebagai penyedia layanan laboratorium dan klinik terdepan di Indonesia. Sejak mengakuisisi 30% kepemilikan saham ProSTEM, Prodia bersama ProSTEM terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan layanan terapi regeneratif berbasis sel punca dan regenerative medicine berbasis riset dan teknologi medis terkini. Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan biomarker, uji genetik, dan integrasi data diagnostik, sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan edukasi untuk masyarakat dan tenaga medis melalui webinar, workshop, serta kongres berskala nasional maupun internasional. Di sisi komersial, Prodia dan ProSTEM menjalankan strategi pemasaran dan branding secara terintegrasi, mematuhi standar nasional dan internasional, serta menyiapkan ekspansi ke Asia Tenggara melalui kemitraan strategis dan transfer teknologi.#Prodia #ProSTEM #StemcellClinic #SelPunca #PrecisionMedicine #InovasiKesehatan******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk. Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2026, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 395 outlet, di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia   Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   corporate.secretary@prodia.co.id                     Mella Melia   Investor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email   investor.relation@prodia.co.id

  • 17 April 2026 document

    2026 - Paparan Publik

  • 14 April 2026 promo

    Promo HUT Prodia ke-53: Hemat Hingga 30% untuk Cek Kesehatan Mei 2026

    Rayakan HUT Prodia ke-53! Hemat hingga 30% untuk cek kesehatan sepanjang Mei 2026.

  • 13 April 2026 artikel

    Perkuat Komitmen di Dunia Pendidikan dan Riset, Prodia kembali Jalin Kerja Sama Strategis dengan FKIK Universitas Mataram

    PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) melakukan perpanjangan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram (FKIK UNRAM) dalam bidang pendidikan dan penelitian laboratorium klinik.Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada 11 April 2026 oleh Dr. Dewi Muliaty, M.Si selaku Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk dan Dr. dr. Arfi Syamsun, Sp.KF., M.Si.Med selaku Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNRAMSelain acara penandatanganan kerja sama, Prodia dan FKIK UNRAM juga mengadakan sesi kuliah tamu dengan tema "Advancing Lung Cancer Control : From Epidemiology and Early Detection to Biomarker Innovation" oleh dr. Moulid Hidayat, Ph.D., Sp.P (K)-Onk.T dan Dr. Rina Triana, M.Farm, AptKolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Prodia dalam mewujudkan visi sebagai Centre of Excellence dengan mendukung penelitian biomedik untuk keperluan akademik, epidemiologis, dan publikasi ilmiah.Prodia percaya bahwa sinergi antara dunia industri dan akademik sangat penting untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan di masa depan.#Prodia #RisetKesehatan #MedicalEducation #HealthcareInnovation #KolaborasiStrategis #LaboratoriumKlinik #HigherEducationPartnership #HealthierTogether

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.