Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 16 Oktober 2023 jurnal

    Forum Diagnosticum No. 6, 2020

  • 16 Oktober 2023 jurnal

    Forum Diagnosticum No. 5, 2020

  • 16 Oktober 2023 jurnal

    Forum Diagnosticum No. 3, 2020

  • 16 Oktober 2023 jurnal

    Forum Diagnosticum No. 2, 2020

  • 16 Oktober 2023 jurnal

    Forum Diagnosticum No. 4, 2020

  • 13 Oktober 2023 artikel

    9 Faktor Risiko Osteoporosis yang Perlu Kamu Ketahui

    Tahukah kamu kalau tulang bisa keropos? Masalah ini biasanya dialami oleh lansia, tapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi di usia yang lebih muda. Tulang keropos ini juga dikenal sebagai osteoporosis.Secara umum, osteoporosis adalah penyakit yang terjadi akibat berkurangnya kepadatan tulang sehingga membuatnya lebih rapuh. Penyakit tulang ini menyebabkan celah-celah di bagian dalam tulang semakin besar, sedangkan bagian luar tulang menjadi lebih lemah dan tipis. Sebagai hasilnya, kondisi ini menyebabkan tulang rentan mengalami retak atau patah tulang. Lantas, sebenarnya faktor-faktor apa saja sih yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis?Faktor risiko osteoporosisAda beberapa faktor yang bisa meningkatkan osteoporosis. Beberapa di antaranya bisa kamu cegah dengan menerapkan pola hidup yang lebih sehat.UsiaSeiring bertambahnya usia, kepadatan tulangmu bisa semakin berkurang. Kerusakan tulang juga lebih cepat terjadi daripada pembentukan tulang baru. Akibatnya, tulang menjadi keropos dan rentan patah atau retak. Kamu tentunya harus berhati-hati, terutama kalau sudah memasuki usia 50-an.Riwayat keluargaJika orangtuamu mengalami osteoporosis, ada kemungkinan kamu juga akan mengalaminya. Risiko ini lebih tinggi jika salah satu orangtuamu mengalami patah pinggul.Ketidakseimbangan hormonKetidakseimbangan hormon juga meningkatkan risiko osteoporosis. Pada wanita, masalah ini disebabkan oleh kurangnya hormon estrogen sehingga wanita yang telah menopause atau berhenti menstruasi lebih berisiko mengalami pengeroposan tulang.Khusus pada pria, masalah ini terjadi akibat kurangnya hormon testosteron. Ketidakseimbangan hormon paratiroid dan hormon pertumbuhan juga bisa menyebabkan tulang menjadi lebih rapuh.Kekurangan nutrisi untuk tulangKurangnya nutrisi yang dibutuhkan tulang, seperti kalsium dan vitamin D, bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Sebab, tubuh membutuhkan kalsium untuk membangun kembali tulang yang baru. Sementara itu, vitamin D membantu tubuh menyerap dan menggunakan kalsium dengan baik. Jadi, kekurangan kedua nutrisi itu bisa menyebabkan tulangmu menjadi tipis dan rapuh.Terlalu banyak minum alkoholTahukah kamu kalau terlalu banyak minum alkohol juga bisa memicu pengeroposan tulang? Alkohol bisa menghalangi pembentukan jaringan tulang yang baru dan menyebabkan kamu kehilangan banyak kalsium.Kurang bergerakApakah kamu suka rebahan di kasur atau duduk manis di depan gawai? Kamu perlu berhati-hati karena jarang bergerak dan berolahraga bisa menyebabkan tulangmu jadi keropos. Semakin jarang digunakan, tulang menjadi semakin lemah. MerokokMerokok bisa mengurangi kepadatan tulangmu dan menghalangi kemampuan tubuh menggunakan kalsium. Kondisi ini tentu saja bisa menyebabkan tulang menjadi keropos dan lebih mudah patah.Penyakit atau kondisi lainPenyakit atau kondisi lainnya, seperti penyakit radang usus, penyakit ginjal, penyakit hati, kanker, atau rheumatoid arthritis, bisa meningkatkan kemungkinanmu terkena osteoporosis.Menggunakan obat-obatan tertentuPenggunaan obat-obatan tertentu untuk waktu yang lama, seperti obat kortikosteroid, obat antikonvulsan, dan pengobatan kanker, bisa mengganggu pembangunan kembali jaringan tulang sehingga berpotensi meningkatkan risiko osteoporosis.Untuk mencegah osteoporosis, pastikan kamu memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, serta batasi minuman beralkohol. Kalau kamu berisiko tinggi mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya!  

  • 13 Oktober 2023 artikel

    Pencegahan Osteoporosis: Jaga Kesehatan Tulang

    Tulang berfungsi sebagai fondasi tubuh yang menyangga tubuh agar tetap tegak dan kokoh. Bayangkan jika fondasi ini keropos? Sama seperti batang pohon yang digerogoti rayap dan akhirnya roboh, tulang yang keropos akan lebih rentan untuk patah. Dampaknya tidak hanya menimbulkan rasa nyeri, tetapi juga menurunkan kualitas hidup seseorang, bahkan mungkin membuat bergantung pada bantuan orang lain. Bahkan lebih buruk, osteoporosis bisa berujung pada kematian dan membutuhkan biaya pengobatan yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui risiko osteoporosis sejak dini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.Faktor risiko osteoporosisMenurut World Health Organization (WHO), osteoporosis, juga dikenal sebagai tulang keropos, adalah suatu kondisi penurunan kepadatan tulang, kerusakan arsitektur tulang, dan meluasnya kerapuhan tulang. Akibatnya, kekuatan tulang menurun dan risiko patah tulang meningkat. Osteoporosis terjadi karena adanya ketidakseimbangan dalam proses remodeling tulang, di mana resorpsi atau penyerapan tulang lebih besar daripada pembentukan tulang. Pada kondisi ini, tulang mengalami pembongkaran yang berlebihan, menyebabkan perubahan massa, struktur, dan kekuatan tulang hingga membuatnya menjadi rapuh dan rentan terhadap patah.Beberapa individu yang memiliki risiko tinggi mengalami osteoporosis meliputi:Wanita pasca-menopause: Perubahan hormonal setelah menopause dapat mengakibatkan penurunan kepadatan tulang.Individu berusia 65 tahun atau lebih: Penuaan adalah faktor risiko utama untuk osteoporosis.Riwayat keluarga: Jika ada anggota keluarga yang pernah patah tulang atau mengalami osteoporosis, risiko kamu bisa lebih tinggi.Patah tulang sebelumnya: Jika kamu pernah mengalami patah tulang atau cedera berat setelah mencapai usia 40 tahun, risiko kamu meningkat.Penggunaan obat kortikosteroid: Mengkonsumi obat-obat ini dalam jangka panjang (selama 3 bulan berturut-turut atau lebih) dapat meningkatkan risiko.Berat badan rendah: Orang dengan berat badan rendah atau terlalu kurus memiliki risiko lebih tinggi.Kekurangan kalsium dan vitamin D: Nutrisi ini penting untuk kesehatan tulang.Aktivitas fisik yang kurang atau berlebihan: Tingkat aktivitas fisik yang kurang atau berlebihan dapat memengaruhi kepadatan tulang.Menopause dini: Wanita yang mengalami menopause lebih awal, berisiko lebih tinggi.Penyakit atau kondisi lain:  Kondisi seperti gagal ginjal, menjalani dialisis atau cuci darah, hipotiroidisme, atau masalah malabsorbsi juga dapat meningkatkan risiko.Dengan memahami faktor-faktor risiko ini, kamu bisa mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai untuk menjaga kesehatan tulang kamu.Gejala osteoporosisOsteoporosis seringkali disebut sebagai “silent disease” karena proses hilangnya massa tulang berlangsung secara progresif selama bertahun-tahun tanpa kita sadari dan tanpa disertai adanya gejala. Gejala seperti patah tulang, tulang punggung yang semakin membungkuk, berkurangnya tinggi badan, serta nyeri punggung umumnya muncul pada tahap lanjut osteoporosis. Sayangnya, seringkali kondisi ini diabaikan karena dianggap sebagai bagian dari proses alami penuaan. Namun, apabila kondisi ini dibiarkan saja, osteoporosis dapat menyebabkan penderitaan seumur hidup yang tentu tidak diinginkan oleh siapa pun. Itulah mengapa penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai osteoporosis sejak dini, terutama jika kamu memiliki faktor risiko. Kamu dapat memulai dengan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk menilai kondisi tulang kamu. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kamu dapat menghindari komplikasi serius akibat osteoporosis di masa mendatang.Pemeriksaan kesehatan tulangSaat ini, ada 2 (dua) metode yang dapat digunakan untuk menilai kondisi tulang, yaitu Bone Mineral Density (BMD) dan pemeriksaan penanda biokimiawi tulang. Walaupun masing-masing memiliki prinsip yang berbeda, keduanya saling melengkapi dan diperlukan untuk mendapatkan informasi yang lebih komprehensif mengenai status tulang.Bone Mineral Density (BMD)Metode ini mengukur kepadatan mineral (seperti kalsium) dalam tulang menggunakan sinar X khusus, CT-Scan, atau ultrasonografi. Hasil pemeriksaan ini memberikan informasi tentang kepadatan tulang pada saat pemeriksaan dilakukan. Namun, perlu diingat bahwa pemeriksaan BMD tidak dapat memprediksi kepadatan tulang di masa depan.Penanda Biokimiawi TulangMetode ini menggunakan pemeriksaan sampel darah di laboratorium. Ini mengukur aktivitas pembentukan dan penyerapan tulang serta keseimbangan antara keduanya. Jika penyerapan atau pembongkaran tulang lebih besar daripada pembentukan tulang, maka kepadatan tulang dapat berkurang dengan cepat dan meningkatkan risiko osteoporosis di masa mendatang.Pemeriksaan penanda biokimiawi tulang mencakup N-MID Osteocalcin dan C-Tx (C-Telopeptide). N-MID Osteocalcin adalah bagian dari osteocalcin, protein yang dihasilkan oleh sel osteoblast yang berperan dalam pembentukan tulang. Oleh karena itu, kadar N-MID Osteocalcin dapat digunakan untuk mengevaluasi aktivitas osteoblast dalam pembentukan tulang. Sementara itu, pemeriksaan C-Tx (C-Telopeptide) berguna untuk mengukur penyerapan atau pembongkaran tulang.Jika hasil pemeriksaan penanda biokimiawi tulang menunjukkan risiko osteoporosis yang tinggi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan, seperti pemeriksaan BMD untuk menentukan tingkat kepadatan tulang dan kondisi tulang serta memastikan ada tidaknya osteoporosis.Penting untuk diingat bahwa risiko patah tulang akibat osteoporosis tidak selalu berkaitan langsung dengan penurunan nilai BMD. Oleh karena itu, untuk diagnosa yang lebih baik, diperlukan kombinasi pemeriksaan BMD dan pemeriksaan penanda biokimiawi tulang.Mari mencegah osteoporosis dengan mengenali faktor risiko secara dini, memulai gaya hidup sehat (termasuk berolahraga secara teratur dan mengikuti pola makan seimbang), dan melakukan pemeriksaan kesehatan tulang secara berkala. Dengan langkah yang tepat, kita dapat memastikan bahwa fondasi tubuh kita tetap kokoh dan kuat sepanjang hidup.Selama bulan Oktober 2024, manfaatkan penawaran spesial dalam rangka World Osteoporosis Day hemat 20% untuk Panel Osteoporosis Gold & Silver dan pemeriksaan N-MID Osteocalcin dan C-Tx (C-Telopeptide). Pesan hanya melalui aplikasi U by Prodia. Syarat dan ketentuan berlaku.

  • 10 Oktober 2023 artikel

    Prodia Raih Predikat Excellent dalam Marketing Award 2023

    Jakarta, Oktober - PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) meraih tiga penghargaan dalam ajang Marketing Awards 2023 yang diinisiasi oleh Majalah Marketing. Tiga penghargaan tersebut dalam kategori; The Best Market Driving Company, The Best Innovation in Marketing, dan The Best in Marketing Campaign dengan predikat ‘Excellent’. Berlokasi di Black Owl, Kelapa Gading, penghargaan ini diberikan oleh Moch. Riyadh Rizky Adam dan diterima oleh Dwi Yuniati Daulay, AVP Marketing & Account Prodia.Memasuki tahun penyelenggaraan ke-18, Marketing Award merupakan simbol dari puncak keberhasilan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam menjalankan strategi pemasaran yang komprehensif untuk meraih keunggulan jangka panjang. Penghargaan ini ditujukan untuk perusahaan pemasaran terbaik di Indonesia berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri dari para doktor, profesor, dan dosen senior.Dalam kesempatan ini Dwi menyampaikan “Dengan apresiasi ini, semangat dan motivasi kami untuk mewujudkan inisiasi dan inovasi dalam membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berkualitas. Tentunya dengan mengutamakan customer journey dan patient centric model untuk menyediakan berbagai tes lab yang lengkap, baik untuk tes rutin, tes esoterik, maupun tes genomik. Kenyamanan dan kedekatan kami dengan pelanggan juga menjadi salah satu keungulan kami, di mana secara berkala kami meningkatkan fasilitas outlet, lisensi, dan layanan. Selain itu, kami juga menyediakan layanan Home Service dan Home Care yang melayani lebih dari 1.000 titik setiap hatinya. Inovasi-inovasi ini yang menjadikan Prodia sebagai jaringan lab klinik swasta yang independen dengan pangsa pasar 40,5% di Indonesia.”Turut hadir dalam acara ini,  Marketing Communications Manager Prodia, Reskia Dwi Lestari yang menambahkan “Prodia gencar membangun omnichannel dan personalized marketing communication dengan social media management yang terstruktur sesuai dengan persona dari pelanggan. Di mana, di dalamnya Prodia secara aktif memberikan edukasi kepada generasi penerus. Selain itu, jika mengunjungi official social media @prodia_lab, pelanggan akan menemukan banyak riding the wave content untuk memberikan kesegaran dan hiburan. Prodia juga secara berkala menghadirkan Podcast yang dapat didengarkan setiap dua minggu. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga kami lakukan untuk memperluas publikasi dari berbagai program promo atau aktivitas komunikasi lainnya.”Reskia juga menyampaikan transformasi layanan Prodia yang lebih personal dengan menitikberatkan pada upaya preventif dan wellness melalui Prodia Women’s, Prodia Children, Prodia Senior, dan Prodia Health Care. Transformasi digital juga terus dilakukan melalui aplikasi U by Prodia yang dapat membantu pelanggan untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan kesehatan, konsultasi, dan pembelian obat.Dengan  penghargaan ini, Prodia berharap dapat membantu lebih banyak pelanggan dari berbagai kalangan dan usia dalam memenuhi kebutuhan kesehatan mereka. Sejalan dengan pesan yang Prodia bawa dalam 50 tahun berkarya sebagai mitra masyarakat Indonesia untuk #MelangkahLebihJauh mencapai tujuan kesehatan diri dan keluarga.

  • 09 Oktober 2023 artikel

    Grha Prodia Semarang: Pusat Rujukan Laboratorium Diagnostik Unggulan

    SEMARANG, 7 Oktober 2023 – PT Prodia Widyahusada Tbk. (Kode saham: PRDA) meresmikan Grha Prodia Semarang yang berlokasi di Jl. MT Haryono No.902. Peresmian ini menjadi salah satu upaya Prodia dalam menghadirkan wajah baru sebuah fasilitas layanan kesehatan dengan mengedepankan kenyamanan dan excellent customer journey dalam memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan di Prodia. Pembukaan Grha Prodia Semarang ini diresmikan oleh Hevearita Gunaryanti Rahayu selaku Walikota Semarang, Dr. dr. Muhammad Abdul Hakam, SpPD-FINASIM selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Andi Widjaja selaku Founder dan Komisaris Utama Prodia, Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, Maria Diah Fibriani selaku Regional Head Prodia Central Java Region, serta Chyntia Resti Wijaya selaku Branch Manager Prodia cabang Semarang. Turut hadir pula dalam peresmian ini jajaran manajemen PT Prodia Widyahusada Tbk., perwakilan aparat Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta segenap tamu undangan dari mitra strategis hingga pelanggan.Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengungkapkan kehadiran Grha Prodia Semarang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan pelanggan dalam memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dengan fasilitas yang lengkap, teknologi yang canggih dan berstandar global. “Grha Prodia Semarang hadir sebagai pusat rujukan laboratorium diagnostik sekaligus ikon layanan kesehatan masa depan di Semarang, menghadirkan kenyamanan dan pelayanan terbaik Prodia bagi pelanggan. Kami optimis kehadiran Prodia di tengah masyarakat Kota Semarang dapat membangun paradigma kesehatan yang berkualitas, serta dipercaya sebagai Personal & Precise Partner untuk kesehatan masyarakat dan pelanggan.” Ujar Dewi saat Grand Opening Grha Prodia Semarang, pada Sabtu (7/10).Grha Prodia Semarang menawarkan ragam pemeriksaan kesehatan, mulai dari layanan pemeriksaan laboratorium hingga laanan pemeriksaan penunjang non-laboratorium. Pemeriksaan laboratorium sesuai kebutuhan masyarakat Semarang dihadirkan oleh Prodia, seperti pemeriksaan kesehatan berkala, pemeriksaan laboratorium baik yang bersifat rutin maupun khusus. Pelanggan juga dapat melakukan konsultasi dengan dokter umum dan spesialis. Selain itu, pelanggan dapat melakukan pemeriksaan penunjang non-laboratorium seperti pemeriksaan elektrokardiologi (EKG), radiologi, ultrasonografi (USG), fasilitas treadmill, spirometri, serta audiometri. Prodia juga menyediakan fasilitas layanan vaksinasi untuk setiap tahapan usia. Untuk menunjang kebutuhan pemeriksaan laboratorium pelanggan agar lebih efisien, Prodia Semarang menyediakan layanan Home Service untuk pengambilan darah baik di rumah maupun tempat kerja. Pelanggan juga dapat mengakses layanan pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi digital U by Prodia untuk melakukan pemesanan pemeriksaan kesehatan, pembayaran yang aman, dan memperoleh hasil pemeriksaan secara mudah.“Grha Prodia Semarang ini merupakan relokasi dari cabang Prodia sebelumnya yang berada tidak jauh dari lokasi saat ini. Peresmian Grha Prodia Semarang menjadi upaya kami dalam melakukan pembaharuan kualitas, kapasitas, dan kapabilitas layanan pemeriksaan laboratorium yang lebih komprehensif, sehingga kami berharap Grha Prodia Semarang dapat menjadi tempat utama masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan diandalkan.” tutup Dewi. Maria Diah Fibriani, selaku Regional Head Prodia Central Java Region, menambahkan “Di usia Prodia yang ke-50 tahun ini, Prodia tetap setia melayani masyarakat Indonesia dengan terus mengikuti inovasi teknologi, ilmu kesehatan, dan perkembangan jaman. Revitalisasi ini menjadi citra kami bahwa Prodia konsisten menjadi pionir layanan pemeriksaan kesehatan terdepan”, sambung wanita yang akrab dipanggil Fifi ini. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Agustus 2023, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 289 outlet, di 78 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre.Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.+62-21-3144182 ext 3816Email: corporate.secretary@prodia.co.id

  • 03 Oktober 2023 artikel

    Prodia Kalahkan Nilai Rata-Rata Industri Kesehatan Global Melalui INFRAM Assessment

    JAKARTA, 2 Oktober 2023 – INFRAM atau kepanjangan dari The Infrastructure Adoption Model merupakan sebuah model yang menilai dan memetakan kemampuan infrastruktur teknologi yang diperlukan untuk mencapai tujuan klinis dan operasional sekaligus memenuhi tolok ukur dan standar internasional yang dikeluarkan oleh HIMSS (Healthcare Information Management & System Society). Beberapa kelebihan INFRAM adalah dapat menilai dan mengukur tingkat kematangan infrastruktur organisasi layanan kesehatan dan membandingkannya dengan infrastruktur layanan kesehatan lainnya di dunia; melakukan evaluasi mobilitas, keamanan, kolaborasi, networking, dan pusat data; mengembangkan rencana teknologi strategi terperinci yang menentukan jalur untuk mencapai tujuan klinis dan operasional; bertindak berdasarkan bukti untuk menciptakan kasus bisnis yang menarik untuk investasi yang menghubungkan pengalaman, hasil, dan teknologi pemangku kepentingan.Andri Hidayat, Direktur Digital Service Transformation & IT Prodia, menyampaikan pentingnya revitalisasi infrastruktur digital dengan Model Adopsi Infrastruktur HIMSS (INFRAM) karena membantu para pemimpin layanan kesehatan dalam menilai dan memetakan infrastruktur layanan kesehatan dan kemampuan teknologi terkait yang diperlukan untuk mencapai tujuan infrastruktur fasilitas mereka sekaligus memenuhi tolok ukur dan standar internasional yang ditetapkan oleh model yang sudah matang ini.Bulan September 2023 lalu, Prodia menjadi satu-satunya penyedia layanan kesehatan di Indonesia yang sudah mendapatkan assessment oleh HIMSS secara langsung, dimana saat ini telah mencapai Stage 5 dari total 7 Stage yang ada. Hal ini sangat baik jika dibandingkan dengan rata-rata layanan kesehatan di Asia Pasifik yang hanya mencapai Stage 2,9 (dari 51 pelayanan kesehatan) dan rata-rata berada di Stage 3.3 secara global (dari 346 pelayanan kesehatan).Pencapaian hasil penilaian INFRAM ini semakin mengukuhkan posisi Prodia sebagai penyedia jasa layanan kesehatan yang dapat memberikan pengalaman terbaik dan nilai tambah bagi pelanggan. Hal ini mencerminkan komitmen Prodia untuk memberikan kualitas, inovasi, dan keandalan, yang kesemuanya berkontribusi pada pengalaman yang lebih positif dan berharga bagi pelanggan.Menurut Andri, organisasi layanan kesehatan saat ini tidak dapat membangun atau meningkatkan kemampuan lain yang diperlukan untuk memberikan layanan berkualitas tanpa didukung oleh infrastruktur yang baik. Sehingga, jika suatu organisasi bekerja dengan infrastruktur yang lemah, mereka mungkin kesulitan dalam melakukan transformasi digital. Melalui penilaian HIMSS INFRAM ini dapat menentukan kematangan adopsi infrastruktur di Prodia saat ini. Pengukuran dan analisis ini juga akan membantu menginformasikan perkembangan strategi kesehatan digital Prodia dan kasus bisnis di masa depan. Tidak hanya bagi Prodia, setiap organisasi ataupun institusi dapat memanfaatkan INFRAM untuk meningkatkan dimensi kesehatan digital yang mendukung manusia dan interoperabilitas. Sejalan dengan strategi digitalisasi Prodia, melalui model ini, Prodia yakin dapat mencapai pengaturan standar yang ideal dengan memperbaiki transportasi jaringan dan mobilitas nirkabel, dan memperkuat pusat data.******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Agustus 2023, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 289 outlet, di 78 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre.Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.+62-21-3144182 ext 3816Email: corporate.secretary@prodia.co.id

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.