Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 29 November 2022 artikel

    Uluran Tangan Insan Prodia bagi Korban Gempa Cianjur

    JAKARTA, 28 November 2022 – Indonesia dikejutkan dengan gempa dalam pekan terakhir ini. Gempa berkekuatan 5,6 skala Ritcher yang semula terjadi pada Senin (21/11) lalu mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat. Kepala BNPB Suharyanto pada konferensi pers Minggu (27/11) mengatakan korban jiwa mencapai 321 orang dan sebanyak 108 warga yang dirawat karena mengalami luka berat. BMKG pun menyebutkan telah terjadi 285 gempa susulan yang terjadi di Kabupaten Cianjur hingga berita ini ditulis. Selain korban jiwa dan luka, kerugiaan materiil juga tercatat sebanyak 58.049 rumah, 363 sekolah, 144 tempat ibadah, 3 fasilitas kesehatan, dan 16 gedung kantor yang rusak. Adapun terdapat 352 titik lokasi pengungsian yang didirikan oleh pemerintah ditambah dengan 142 titik pengungsian mandiri oleh masyarakat.PT Prodia Widyahusada, Tbk. (Prodia) bersama dengan PATELKI melalui Prodia Peduli melakukan CSR kemanusiaan bagi korban bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat. Sejumlah donasi barang berupa pakaian layak pakai, popok anak, popok dewasa, pembalut, obat-obatan, tenda dan alas terpal, jaket, makanan instan, sembako/kebutuhan dapur dan minuman yang didapatkan dari Insan Prodia berhasil disalurkan kepada korban gempa serta masyarakat terdampak. Adapun penyaluran donasi dilakukan melalui 2 cara yakni secara langsung kepada korban gempa dan melalui instansi/lembaga penanggulangan bencana. Pada Minggu (27/11), Prodia Peduli mendatangi salah satu wilayah terdampak di Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Cianjur. Selain itu, Prodia Peduli juga menyambangi Polres Cianjur serta Posko Jabar Quick Response yang berlokasi di Bandung untuk membagikan bantuan bagi warga terdampak gempa. Prodia Peduli menargetkan kegiatan CSR bagi korban gempa Cianjur ini tidak akan berhenti dalam sekali jalan, melainkan akan terus dilakukan hingga post-trauma healing yang rencana dilaksanakan dalam 3 minggu setelahnya.Atas nama Perusahaan, Corporate Secretary Prodia, Marina Eka Amalia mengucapkan turut berbelasungkawa dan duka mendalam kepada para korban bencana Gempa Cianjur. Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih dan apresiasi mendalam bagi segenap Insan Prodia yang turut serta mengulurkan tangan dalam bentuk bantuan fisik maupun materiil dalam pelaksanaan CSR ini. Kesatuan Prodia bersama dengan seluruh masyarakat Indonesia untuk berbagi merupakan bentuk nilai kemanusiaan yang nyata serta menunjukkan daya tahan dan kekuatan kita sebagai manusia untuk bangkit bersama ditengah kesusahan.Regional HC & GA Manager, Rendy Adhitya mengatakan, “Prodia Peduli akan kembali menyambangi wilayah terdampak di batch kedua dan ketiga yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Mengingat kondisi gempa susulan yang terus terjadi di Cianjur dan sekitarnya, kami rasa tetap perlu adanya tindak antisipasi penanganan bagi masyarakat terdampak. Strategi kami adalah memberikan uluran bantuan dengan cepat, masif dan tepat sasaran. Post-traumatic healing juga kami rasa perlu untuk dilakukan agar proses recovery bagi korban dapat berjalan secara komprehensif. Tentu semua ini tidak akan bisa berjalan tanpa kerjasama yang kuat dari seluruh pihak terkait. Kami berharap melalui program Prodia Peduli ini dapat meringankan beban korban bencana gempa Cianjur dan memberikan dukungan moril.” ujarnya saat ditemui di Pos Pengungsian Warga Desa Cirumput, Cianjur.Ketua RT Desa Cirumput, Cianjur, Pak Eman saat ditemui di lokasi mengatakan banyak bantuan diberikan bagi warga Cianjur yang terdampak, namun masih ada titik-titik lokasi yang belum terjamah. Kondisi warga saat ini masih berada dalam tahap trauma. Banyak warga masih memilih untuk tidur diluar rumah supaya tidak terkena efek bangunan rumah roboh. Adapun, saat relawan Prodia Peduli datang ke lokasi, masih ditemukan warga yang tidur beralaskan tanah atau kain terpal bekas seadanya. Desa Cirumput merupakan salah satu lokasi terdampak di Cianjur dengan jumlah korban meninggal 11 orang, 31 orang luka berat, 87 orang luka ringan, 947 rumah dalam kondisi berat, serta sekitar 7.350 pengungsi, dalam data rekapitulasi korban bencana gempa Kecamatan Cugenang, Cianjur (24/11). Mewakili warga Cianjur, Eman mengucapkan “Terima kasih kepada pimpinan dan pengurus yang telah memberikan bantuan khususnya tenda kepada warga kami.”Prodia Peduli batch kedua akan dilakukan pada Jumat, 2 Desember 2022 dengan menargetkan kunjungan ke Dinas Kesehatan Cianjur, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Cianjur (PSMTI Cianjur), Gereja Kristen Indonesia (GKI) Cianjur dan Posko Jabar Quick Response. Donasi yang akan diberikan berupa sembako (beras mie instant, kecap, minyak, gula, garam) serta beberapa kebutuhan lainnya. Tim relawan Prodia Peduli akan tetap membuka donasi bagi Insan Prodia yang mau memberikan bantuan dana maupun barang yang dibutuhkan. Adapun, rencana batch ketiga akan dilakukan di bulan Januari 2023.###Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 269 outlet, termasuk di 75 kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500 830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. : +62-21-3144182 ext 3816Email:  corporate.secretary@prodia.co.id

  • 28 November 2022 promo

    Terbaru dari Prodia for Doctor

    Personalisasi rujukan pemeriksaan bagi pasien. Saatnya beralih ke Prodia for Doctor!

  • 25 November 2022 artikel

    Berikan Kemudahan Pelayanan Pasien, Prodia Bangun Kerja Sama dengan Alia Hospital

    JAKARTA, 24 November 2022 – PT Prodia Widyahusada, Tbk. (Prodia) resmi menjalin kerjasama dengan Alia Hospital dalam pengelolaan operasional laboratorium untuk mendukung kemudahan akses pemeriksaan laboratorium di rumah sakit bagi pasien. Kerjasama ini menjadi salah satu upaya Prodia dalam kolaborasi bersama layanan kesehatan lokal untuk memberikan hasil pemeriksaan yang berstandar internasional dan bermutu tinggi. Kerjasama ini diresmikan di Alia Hospital Kota Depok dan dihadiri oleh Indriyanti Rafi Sukmawati selaku Business & Marketing Director Prodia, dr. Bina Ratna Kusuma Fitri, MM. selaku plt. Direktur Alia Hospital, serta para tamu undangan yang hadir dalam acara peresmian kerjasama ini.Business & Marketing Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, menyampaikan, “Prodia mengapresiasi kemitraan strategis yang diinisiasi bersama dengan Alia Hospital dalam pengelolaan operasional laboratorium pemeriksaan di Alia Hospital. Komitmen ini adalah upaya Prodia untuk menyediakan layanan pemeriksaan laboratorium yang komprehensif melalui mitra-mitra strategis kami. Kerjasama ini mendukung kelengkapan layanan kesehatan Alia Hospital dengan sejumlah fasilitas pendukung laboratorium Prodia yang telah berstandar internasional melalui sertifikasi dari College of American Pathologists (CAP), sehingga pasien dapat memperoleh hasil diagnosa dengan tingkat validasi dan keakuratan yang tinggi, dan dapat digunakan di mancanegara.” ujar Indriyanti.plt. Direktur Alia Hospital, dr. Bina Ratna Kusuma Fitri, MM., mengatakan, “Alia Hospital menyambut baik kolaborasi bersama Laboratorium Prodia untuk mendukung kelengkapan pelayanan kesehatan bagi pasien. Kami harapkan kolaborasi ini dapat dikelola dengan baik dalam jangka panjang. Kemitraan antara Alia Hospital dengan Prodia menjadi percontohan bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya dalam upaya memberikan kemudahan bagi pasien-pasien kami yang membutuhkan pelayanan pemeriksaan dengan cepat dan akurat, yang dalam hal ini yaitu rumah sakit bersama laboratorium.” ujar Bina.Selain Alia Hospital Kota Depok, Prodia juga akan mengelola laboratorium pemeriksaan untuk Alia Hospital Pondok Bambu. Dengan adanya sistem interkoneksi ini, pasien Alia Hospital akan terbantu dalam memperoleh kebutuhan pemeriksaan laboratorium pasien sesuai dengan rujukan dan diagnosa dari dokter Alia Hospital.Seiring dengan berjalannya waktu, Prodia telah melakukan kerjasama rumah sakit (KRS) dengan sejumlah rumah sakit dan layanan kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kerjasama Rumah Sakit ini adalah salah satu komitmen konkrit Prodia dalam memperluas jejaring layanan kesehatan yang holistik serta menjangkau pasien yang memerlukan pemeriksaan laboratorium yang lengkap serta hasil yang akurat, presisi, dan bermutu tinggi. Kedepannya, Prodia akan terus berkomitmen mengembangkan jangkauan pelayanan secara merata di Indonesia sekaligus membawa konsep “hub-and-spoke” Prodia sebagai laboratorium pusat rujukan nasional.****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 269 outlet, termasuk di 75 kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id.Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.:     +62-21-3144182 ext 3816Email: corporate.secretary@prodia.co.idReskia Dwi LestariMarketing Communications ManagerPT Prodia Widyahusada TbkPh. +62-21 3144182 ext 3768E-mail marcomm@prodia.co.id

  • 25 November 2022 artikel

    Tekankan Pentingnya Keamanan Siber Layanan Kesehatan, Prodia Gelar Pertemuan dengan Sejumlah CEO

    JAKARTA, 24 November 2022 – Pada Mei 2017 lalu, dua layanan kesehatan di Jakarta menjadi korban serangan siber ransomware WannaCry, yang menargetkan data-data rumah sakit yang bersifat rahasia dan pribadi, dari data transaksi hingga rekam medis pasien. Selain itu, beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia sempat dihebohkan dengan isu kebocoran data pribadi yang terjadi di beberapa platform digital. Dalam merespon permasalahan ini, pemerintah turun tangan dengan menyusun Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang sudah disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Oktober 2022. Untuk mengoptimalkan penerapan undang-undang ini, diperlukan keterlibatan berbagai elemen dan partisipasi industri untuk memberikan sosialisasi secara merata kepada masyarakat. Proteksi data juga menjadi pivotal bagi pengembangan ekosistem kesehatan. Pertemuan yang digagas Prodia dengan sejumlah CEO ini diharapkan dapat menjadi momentum sinergi untuk membangun sistem dan infrastruktur digitalisasi layanan kesehatan Indonesia yang aman.Seiring dengan perkembangan digitalisasi di industri kesehatan, PT Prodia Widyahusada Tbk. (kode saham: PRDA) menggelar pertemuan dengan sejumlah Chief Executive Officer (CEO) untuk membahas pentingnya menjaga keamanan siber di industri layanan kesehatan. Acara ini digelar pada Kamis, 24 November 2022 di Hotel Westin, Jakarta. Pertemuan dibuka oleh Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia, yang menyampaikan apresiasinya atas dukungan peran pemimpin perusahaan untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan keamanan siber industri layanan kesehatan.“The importance of cyber security in healthcare adalah topik krusial untuk diangkat karena cyber security ini sangat penting, bagaimana menjaga data yang dimiliki secara berhati-hati. Banyak hal yang perlu dipelajari dan bisa dibagikan melalui pemaparan materi dari para narasumber terkait cyber security ini. Prodia sebagai lab test provider tentu ingin menjadi penyedia pemeriksaan laboratorium yang terpercaya. Reputasi yang kami miliki harus dijaga dengan baik, salah satunya adalah dengan menjaga keamanan data. Semua yang hadir dalam pertemuan terbatas ini adalah bagian dari si DIA yang bergabung dengan Prodia. Kami mau menjadi perusahaan yang terpercaya dalam hal pengamanan data, interaksi data, atau traffic data satu sama lain, dan mengharapkan adanya kesadaran bahwa dengan memahami cyber security, kita bisa saling menjaga data. Mengingat hal yang paling utama yang perlu kita lakukan dalam menjalankan bisnis adalah bagaimana melayani pelanggan dengan aman”, ujar Dewi.Ahmad Ibrahim selaku Governance, Risk and Compliance-Digital Tranformation Office Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, memaparkan pentingnya untuk membangun fondasi infrastruktur IT dan Digital yang aman. Ahmad menjelaskan peningkatan keamanan siber khususnya di dunia telemedisin merupakan langkah penting sebagai antisipasi insiden keamanan siber. Penanganan insiden keamanan siber adalah upaya untuk mendeteksi, melaporkan, menilai, menangani dan menanggapi serta mempelajari dunia maya insiden keamanan. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung operasional sistem digital layanan kesehatan yang terintegrasi agar tetap terjamin kerahasiaan dan keamanannya. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yakin sinergisme yang konsisten dan selalu waspada antara pemerintah pusat dengan sejumlah layanan kesehatan, diharapkan dapat membendung segala bentuk ancaman siber yang potensial di ekosistem kesehatan Indonesia.Cyber Security Associate Director Deloitte Indonesia, Hendro, turut pula hadir dan memberikan pemaparan dalam pertemuan. Beliau menjelaskan bagaimana lanskap layanan kesehatan konvensional dan digital di Indonesia serta peluang ancaman dan gangguan siber yang dapat terjadi di industri layanan kesehatan. Pelayanan kesehatan mulai bergerak ke bidang transformasi digital, untuk mempermudah pasien dalam mengakses jasa kesehatan dimanapun mereka berada. Peningkatan adopsi pada pelayanan jasa kesehatan di bidang teknologi juga sudah sangat terlihat dimana sekitar 80% layanan kesehatan akan melanjutkan road technology map. Hendro melihat Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk mengembangkan digitalisasi layanan kesehatan di ranah regional dan internasional. Namun sejumlah risiko dan gangguan yang timbul, dapat menjadi ancaman yang dapat membahayakan keberlangsungan industri kesehatan.Digital Service Tranformation & IT Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Andri Hidayat, mengatakan bahwa pertemuan ini membahas secara holistik mengenai potensi ancaman keamanan siber di layanan kesehatan hingga solusi dan tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah ancaman tersebut. “Prodia berkaca pada sejumlah kasus serangan siber dan kebocoran data pribadi pelanggan yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir. Pertemuan ini membuka wawasan kita mengenai potensi serangan siber yang semakin canggih dan beragam jenisnya, serta mitigasi yang dapat dilakukan. Tentunya pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi bersama sejumlah CEO yang hadir, dalam upaya melindungi infrastruktur IT dan digital pelaku bisnis di Indonesia dari segala bentuk ancaman siber.” Ujar Andri.### Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 269 outlet, termasuk di 75 kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.                +62-21-3144182 ext 3816Email         corporate.secretary@prodia.co.id

  • 24 November 2022 promo

    Persembahan Prodia untuk Anggota IDI & IIDI

    Prodia memberikan keringanan biaya untuk seluruh anggota IDI dan IIDI.

  • 22 November 2022 dokter

    dr. Laksmi Dewayani, M.Gizi, Sp.GK

    Dokter Spesialis Gizi Klinik

  • 22 November 2022 dokter

    dr. Novita Jaya Utama

    Dokter Umum

  • 22 November 2022 dokter

    dr. Anne Margaret Honggowarsito

    Dokter Umum

  • 08 September 2022 artikel

    Terpilih Jadi Salah Satu Wanita Berpengaruh Di Asia, Direktur Utama Prodia Masuk Daftar 50 Over 50 Forbes Asia 2022

    JAKARTA, 24 January 2022 – Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), Dewi Muliaty masuk dalam daftar 50 wanita berpengaruh versi Forbes Asia 2022 - 50 over 50. Daftar Forbes 50 over 50 ini terdiri dari beberapa pemimpin perempuan di Asia diantaranya Pemenang Nobel Perdamaian 2021 Maria Ressa, Aktris Michelle Yeoh, President International AIDS Society Dato Dr. Adeeba Kamarulzaman. Adapun perwakilan Indonesia yang juga masuk dalam daftar tersebut diantaranya adalah Marina Budiman (Cofounder & President Commissioner DCI); Nurhayati Subakat (Founder & CEO Paragon Technology Innovation); Adi Utarini (Public Health Researcher); dan Nicke Widyawati (CEO & President Director Pertamina).Sebagai pemimpin perusahaan yang bergerak di bidang laboratorium kesehatan terbesar di Indonesia, Dewi Muliaty membuktikan bahwa usia dan gender bukanlah menjadi penghalang untuk dapat berkontribusi dalam meraih kesuksesan perusahaan. Direkrut langsung oleh Bapak Andi Widjaja (pendiri Prodia), perjalanan karir Dewi di Prodia berawal dari asisten manajer hingga terpilih menjadi Direktur Utama.Dibawah kepemimpinannya, Prodia berhasil mencatatkan beberapa milestone besar, seperti: menjadi perusahaan terbuka yang mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia di tahun 2016, konsisten memberikan dividen kepada pemegang saham, dan mampu mencetak pertumbuhan kinerja keuangan yang positif secara signifikan. Pada kuartal III 2021, peningkatan pendapatan bersih sebesar 65,60% menjadi Rp 1,99 triliun dan pertumbuhan laba bersih 318% menjadi Rp 511,08 miliar. Selain itu, Perseroan mencatatkan jumlah pelanggan baru pada periode Januari-September 2021 sekitar 979.000 pelanggan baru. Dalam pemaparannya pada saat CEO Speech yang diselenggarakan pada awal Januari 2022, Dewi Muliaty menyampaikan bahwa kesuksesan perusahaan bukan hanya terletak pada satu orang melainkan kepada seluruh kerja tim yang berada di dalamnya, Beliau mengatakan bahwa “High Performing Team (HPTs) yang kompak dan tangguh, mampu memberikan kinerja terbaiknya dalam melayani masyarakat dengan tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta kesehatan pelanggan. Hal inilah yang menjadi kunci Prodia bisa berhasil di masa-masa sulit ini,” tutur Dewi.Tercatatnya nama Dewi Muliaty dalam daftar 50 wanita berpengaruh di Asia, juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Insan Prodia khususnya kaum perempuan, hal ini dikarenakan mayoritas dari karyawan yang ada di Prodia adalah perempuan, diharapkan hal ini dapat menjadi penyemangat dan juga motivasi bagi seluruh Insan Prodia khususnya perempuan-perempuan hebat yang ada di dalamnya.Pada tahun lalu, Prodia juga berhasil meraih Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within 2021 dari Majalah SWA. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia di  Prodia telah terbukti melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berdaya saing tinggi terutama di sektor kesehatan di Indonesia.******Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 269 outlet, termasuk di 127 kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).   Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500 830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui Apps Store.     Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia   Legal Head & Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk. Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                     

  • 07 September 2022 artikel

    Maksimalkan Medical Tourism Indonesia-Malaysia, Prodia Jalin Kerja Sama Dengan IHH Healthcare Malaysia

    JAKARTA, 28 Juli 2022 – PT Prodia Widyahusada, Tbk. (Prodia) dan IHH Healthcare Malaysia telah menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) yang bertujuan untuk memberikan pilihan perjalanan pelayanan kesehatan bagi pelanggan Prodia yang biasa ke Luar Negeri dengan pilihan perawatan yang komprehensif, contohnya layanan kesehatan dan perawatan medis di Gleneagles Hospitals, Prince Court Medical Centre, dan Pantai Hospitals di Malaysia.Acara bertempat di Auditorium Prodia Tower Jakarta dan dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD (KEMD) Ph.D., Direktur Utama PT Prodia Widyahusada, Tbk., Dewi Muliaty, bersama Chief Commercial Officer (CCO) IHH Healthcare Malaysia, Sipika Singh, serta jajaran direksi Prodia dan perwakilan dari IHH Healthcare Malaysia.Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD (KEMD) Ph.D. Beliau mendukung kerjasama pariwisata medis antara Prodia dan IHH Healthcare Malaysia sebagai langkah yang inovatif dan strategis bagi kedua negara. Melalui kerjasama ini, Prodia juga membuktikan kualitas pelayanan prima yang dapat disandingkan dengan laboratorium berstandar Internasional.Pandemi Covid-19 telah mengakselerasi kesadaran masyarakat atas pentingnya layanan kesehatan. Medical tourism nyatanya telah menawarkan suatu konsep baru di bidang medis yang nampaknya akan menjadi gaya hidup dan mempunyai potensi besar ke depannya. Medical tourism memungkinkan seseorang melakukan perjalanan ke dalam dan luar negeri untuk tujuan mendapatkan perawatan kesehatan baik general check up, treatment, maupun rehabilitasi. Dengan adanya kerjasama yang dibangun antara Prodia dan IHH ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan pasien yang memerlukan layanan pemeriksaan laboratorium klinik sebelum dan sesudah konsultasi ke dokter sehingga tercapai manajemen pasien yang efektif dan efisien. IHH Healthcare Malaysia dan Prodia berkomitmen untuk mengedepankan kualitas, mutu, dan pelayanan yang unggul kepada pelanggan sebagai tujuan utama kolaborasi ini.“Kemitraan ini diharapkan memudahkan pasien, untuk memperoleh layanan rujukan pemeriksaan laboratorium baik untuk deteksi dini, diagnosis dan, pemantauan perkembangan penyakit. Hal ini menjadi langkah besar Prodia sebagai jaringan layanan kesehatan terbesar di Indonesia sekaligus menjadi preferred partner dengan IHH Healthcare Malaysia, brand kesehatan internasional yang menaungi beberapa rumah sakit seperti Gleneagles Hospitals, Prince Court Medical Centre, dan Pantai Hospital. Kami percaya kerja sama ini dapat memudahkan pasien yang melakukan layanan medis yang terintegrasi dengan IHH Healthcare Malaysia untuk mendapatkan layanan pemeriksaan laboratorium klinik yang lebih komprehensif,” ujar Dewi Muliaty, Direktur Utama PT Prodia Widyahusada, Tbk. Lebih lanjut, Dewi berharap agar kerjasama ini dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga ke depannya dapat mencakup kontribusi peningkatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dari kedua belah pihak di kedua negara.IHH Healthcare Malaysia merupakan salah satu penyedia layanan kesehatan swasta terbesar di Malaysia dengan jaringan 16 rumah sakit yang tersebar di kota-kota besar – Kuala Lumpur, Penang, Melaka, Johor, yang mana dapat diakses dengan mudah dari Indonesia. IHH Healthcare Malaysia telah memberikan pasien Indonesia hasil pemeriksan klinis yang sangat baik dengan teknologi medis mutakhir, serta perawatan dan layanan pasien yang luar biasa selama 25 tahun.   Chief Executive Officer IHH Healthcare Malaysia, Jean-François Naa menyampaikan bahwa “Sebagai mitra pilihan, Prodia merupakan rantai laboratorium kesehatan terbesar di Indonesia, IHH Healthcare Malaysia dengan bangga memberikan pilihan layanan kesehatan yang komprehensif kepada pelanggan Prodia yang melakukan perawatan medis di Malaysia.”Lebih lanjut Jean-François Naa menambahkan, “Kami memiliki tim professional medis, bedah, dan klinis yang sangat berpengalaman yang dilengkapi dengan teknologi medis mutakhir dan inovasi terbaru, memungkinkan kami untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas kepada pasien kami. Dalam upaya berkelanjutan kami untuk melayani pasien Indonesia dengan lebih baik, kami telah meluncurkan One Stop Customer Service Hotline dimana masyarakat Indonesia, baik pasien maupun perawat, dapat menghubungi lewat telepon dan menerima bantuan pelayanan seperti pemesanan janji temu, pertanyaan medis, dan sebagainya.Kerja sama dengan IHH Healthcare Malaysia menjadi salah satu langkah pencapaian visi Prodia sebagai “The Center of Excellence” yang mengedepankan Prodia sebagai laboratorium pusat rujukan nasional. Prodia telah membuktikan eksistensinya sebagai pemimpin pasar dalam industri Laboratorium Kesehatan Swasta di Indonesia selama bertahun-tahun. Prodia mencatat pertumbuhan market share dari 38.3% pada 2018 menjadi 39.5% di tahun 2020.****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 269 outlet, termasuk di 127 kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).  Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Tentang IHH HealthcareIHH Healthcare adalah salah satu jaringan layanan Kesehatan terbesar di dunia yang telah berdiri sejak 1974, tercatat dengan memiliki 80 rumah sakit di 10 negara disertai lebih dari 65,000 pekerja kesehatan, dengan fokus layanan kesehatan terintegrasi dari tingkat klinik, rumah sakit, hingga perawatan yang sangat khusus dan berbagai layanan medis akut. IHH terdiri dari 3 anak perusahaan, yaitu Parkway Pantai, Acibadem Holdings, dan International Medical University (IMU) yang menawarkan 8 brand terdepan: Acibadem, Mount Elizabeth, Prince Court, Gleneagles, Fortis, Pantai, Parkway, dan International Medical University. IHH tercatat sebagai emiten di Bursa Malaysia (KLSE) dan Singapore Exchange (SGX).IHH Healthcare Malaysia merupakan salah satu penyedia layanan kesehatan swasta terbesar di Malaysia dengan jaringan 16 rumah sakit yang tersebar di kota-kota besar – Kuala Lumpur, Penang, Melaka, Johor, yang mana dapat diakses dengan mudah dari Indonesia. IHH Healthcare Malaysia telah memberikan pasien Indonesia hasil pemeriksan klinis yang sangat baik dengan teknologi medis mutakhir, serta perawatan dan layanan pasien yang luar biasa selama 25 tahun.     Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia   Legal Head & Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.       Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                    VinotharanManager, Media and Content ManagerIHH Healthcare MalaysiaT: 012 3911 759Email: vinotharan.kurukullam@ihhhealthcare.com 

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Acupuncture Essential Program

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Acupuncture Optima Program

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Advanced Female Fertility Check

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile

    Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile Essential

    Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Allergy Reveal Panel

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Allergy Screening - Starter Panel

  • 20 Juni 2026 panel-test

    ANA ( IF ) & ANA Profile

    Jenis Pemeriksaan : ANA IF dan ANA Profile

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Anti-Fatigue Panel

  • 20 Juni 2026 panel-test

    Anti-Stress Panel

  • 20 Juni 2026 lab-test

    1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum

    Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    11-Deoxycortisol, LC/MS/MS, serum

    Merupakan hormon steroid glukokortikoid.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    17-Hydroxypregnenolone

    Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba

  • 20 Juni 2026 lab-test

    17-Ketosteroid

    17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)

    17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    17-OH Progesterone (LC-MS/MS)

    Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)

    Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara

  • 20 Juni 2026 lab-test

    2,5-Hexanedione (Urine)

    2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    BRCA 1/2 Germline

    Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).

  • 20 Juni 2026 lab-test

    CardioPGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di

  • 20 Juni 2026 lab-test

    CArisk 2.0

    Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki

  • 20 Juni 2026 lab-test

    DIArisk

    Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    EYEgenomics

    EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid

  • 20 Juni 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.

  • 20 Juni 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk (add on)

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris

  • 20 Juni 2026 lab-test

    IMMUNErisk

    IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali

  • 20 Juni 2026 lab-test

    Infection PGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar

  • 20 Juni 2026 lab-test

    Infection PGx (add-on)

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar