Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
23 Maret 2023 document
2022 - Laporan Tahunan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
15 Maret 2023 artikel
Mengulas Faktor Resiko Inflamasi Pada Penyakit Jantung, Prodia Gelar Seminar Dokter di Jambi
JAMBI, 11 Maret 2023 - Mewujudkan visi sebagai centre of excellence, PT Prodia Widyahusada Tbk bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyelenggarakan seminar dokter pada 50 kota di Indonesia. Seminar nasional ini bertujuan sebagai sarana pembaruan informasi dalam industri kesehatan dan merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan 50 tahun Prodia. Mengusung tema “Personal and Precise Partner for Your Health”, Prodia berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, serta pelaku industri kesehatan dengan selalu menjadi mitra yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan kesehatan setiap individu. Di tahun 2023 ini, Prodia juga berharap untuk dapat terus mengiringi para mitra dan dokter untuk dapat melangkah lebih jauh dalam meningkatkan dan mengembangkan mutu layanan kesehatan dan pengobatan. Berlokasi di Aston Jambi Hotel & Conference, kegiatan ini berlangsung tanggal 11 Maret 2023 secara luring bersama 50 peserta dokter yang diikuti oleh Dokter Umum, Dokter Internis, dan Dokter Patologi Klinik.Dengan tema “Systemic Inflammation as a Cardiovascular Disease Risk Factor”, seminar ini memberikan informasi terkini mengenai inflamasi sistemik sebagai faktor resiko penyakit kardiovaskular. Sebagai narasumber dr. Mohd. Ryan Ramadhan, Sp.JP,FIHA akan membahas mengenai Systemic Inflammation as a Cardiovascular Disease Risk Factor dan Marissa Arifin,M.Kes, Regional Head Sumatera Region dari Prodia akan memaparkan mengenai PULS Cardiac Marker: For endothelial damage and ACS risk prediction. Dalam webinar ini, Mohd. Ryan Ramadhan, Sp.JP,FIHA mengatakan “Sangat penting melihat biomarker inflamasi sebagai faktor-faktor resiko penyakit kardiovaskular.”Disebutkan juga bahwa berdasarkan data WHO 2015, dari 17 juta orang yang meninggal, terdapat 8.7 juta orang meninggal yang disebabkan oleh penyakit Coronary Artery Disease (CAD). Dan di Indonesia sendiri terjadi sekitar 0.19 - 0.5% untuk kematian dikarenakan CAD.Marissa Arifin juga turut memaparkan “Prodia memiliki pemeriksaan PULS Cardiac Marker, dimana pemeriksaan ini melihat 13 jenis Protein sebagai penanda resiko Acute Coronary Syndrome (ACS) atau serangan jantung. Pemeriksaan ini juga dapat memberikan informasi terkait prediksi resiko terkena serangan jantung dalam waktu 5 tahun kedepan dan usia jantung akan diinformasikan di hasil pemeriksaan PULS” Melalui seminar ini, diharapkan dokter yang hadir dapat memahami informasi peranan pemeriksaan PULS Cardiac Marker, serta penegakan diagnosis dan tata laksana yang lebih dini agar pencegahan dan penanganan penyakit jantung dapat dilakukan lebih baik. Seminar ini berjalan dengan sukses dan interaktif, serta menjadi media diskusi dan berbagi pengalaman bagi para dokter. Selain seminar hari ini, Prodia juga akan memfasilitasi seminar di kota-kota lain dengan topik tematik kesehatan lainnya untuk membuka ruang pengembangan bagi para dokter. *****Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 276 outlet, termasuk di 75 kota dan kabupaten di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre. Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182E-mail reskia.dwi@prodia.co.id
-
15 Maret 2023 artikel
Prodia Ajak Masyarakat Jambi Mengenal Penyakit Jantung Akut
KOTA JAMBI, 12 Maret 2023 - Memasuki usia 50 Tahun, PT Prodia Widyahusada Tbk akan menggelar serangkaian kegiatan sepanjang tahun 2023. Dengan mengusung tema “Personal and Precise Partner for Your Health”, seluruh rangkaian kegiatan ditujukan untuk menonjolkan eksistensi Prodia sebagai mitra kesehatan terpercaya masyarakat agar terus sehat dan dapat melangkah lebih jauh bersama Prodia. Prodia telah membuktikan eksistensinya sebagai pelopor layanan kesehatan dengan jejaring layanan terluas dan terbesar di Indonesia. Hingga saat ini, Prodia telah memiliki 276 cabang yang tersebar di 75 kota dan 79 kabupaten di seluruh Indonesia. Mewujudkan visi sebagai centre of excellence, Prodia berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dengan memfasilitasi seminar nasional yang akan diadakan pada 50 kota di Indonesia untuk menghadirkan narasumber sesuai topik tematik yang akan dibahas.Seminar nasional ini juga menjadi salah satu kesempatan bagi Prodia mengajak pelanggan dan masyarakat umum untuk secara aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan dan mengenal kondisi tubuh sendiri untuk dapat mengambil keputusan mengenai kesehatan mereka dengan Prodia yang siap mengiringi langkah masyarakat Indonesia untuk #MelangkahLebihJauh dan menjadi Personal and Precise Partner. Kota Jambi menjadi kota ketiga seminar nasional Prodia bertema “Mengenal Penyakit Jantung Akut?”. Narasumber dalam seminar kali ini adalah dr. Hiratna, Sp.PK dan Putra Firdaus, ST. Bertempat di Aston Jambi Hotel & Conference, seminar nasional yang turut didukung oleh Roche Diagnostics Indonesia dan Illumina ini mengundang 130 peserta umum offline pada tanggal 12 Maret 2023. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai informasi penyakit jantung, peserta juga berkesempatan untuk melakukan pemeriksaan gratis kolesterol total, trigliserida, SGPT (hati), kreatinin (ginjal) dan gula darah.Dalam kesempatan ini dr. Hiratna, SpPK menjelaskan “Penyakit kardiovaskular masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia, karena gejalanya mungkin sulit dideteksi dan prosesnya begitu cepat.”Dijelaskan juga bahwa pencegahan dari dini sangat penting dalam menjaga Kesehatan jantung, termasuk melakukan gaya hidup seimbang dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Putra Firdaus menambahkan “Laboratorium Klinik Prodia juga menyediakan pemeriksaan pemeriksaan yang cukup lengkap terkait fungsi jantung, seperti EKG, Treadmill, hsCRP, PULS dan lainnya. Dan Laboratorium Klinik Prodia juga sudah mengerjakan pemeriksaan prediksi resiko penyakit Jantung berbasis Genomic yaitu VASCUlarisk, dengan keunggulan menggunakan basis populasi Indonesia, sehingga hasil yang diberikan lebih relevan dan konfrehensif” Acara ini mendapatkan kesan positif dari peserta, hal ini dibuktikan dengan antusias peserta yang memberikan pertanyaan dan diskusi yang berlangsung interaktif. *****Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 276 outlet, termasuk di 75 kota dan kabupaten di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre. Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182E-mail reskia.dwi@prodia.co.id
-
15 Maret 2023 artikel
Kenali dan Deteksi secara Dini Penyakit Jantung Sang “Silent Killer”
SURABAYA, 11 Maret 2023 - Mewujudkan visi sebagai centre of excellence, PT Prodia Widyahusada Tbk bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyelenggarakan seminar dokter pada 50 kota di Indonesia. Seminar nasional ini bertujuan sebagai sarana pembaruan informasi dalam industri kesehatan dan merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan 50 tahun Prodia. Mengusung tema “Personal and Precise Partner for Your Health”, Prodia berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, serta pelaku industri kesehatan dengan selalu menjadi mitra yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan kesehatan setiap individu. Di tahun 2023 ini, Prodia juga berharap untuk dapat terus mengiringi para mitra dan dokter untuk dapat melangkah lebih jauh dalam meningkatkan dan mengembangkan mutu layanan kesehatan dan pengobatan. Bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia cabang Surabaya, seminar nasional ini berlokasi di Auditorium Grha Prodia Surabaya, kegiatan ini berlangsung tanggal 11 Maret 2023 dengan format hybrid bersama 50 peserta dokter baik secara offline maupun online yang diikuti oleh Dokter Umum, Dokter Internis, Dokter Jantung, dan Dokter Patologi Klinik. Dengan tema “Prediction of Acute Coronary Syndrome based on Endothelial Damage”, webinar ini memberikan informasi terkini mengenai tes prediktif untuk serangan jantung akibat terkoyaknya plak dalam 5 tahun ke depan berdasarkan protein serum cardiac marker. Sebagai narasumber dr. Saskia Dyah Handari SpJP, (K), FESC, FAsCC, FASE, FIHA akan membahas mengenai Prediction of Acute Coronary Syndrome based on Endothelial Damage dan Matthew Justyn, S.Si, Product Specialist dari Prodia akan memaparkan mengenai Laboratory Aspect of Prodia PULS Cardiac Marker. Dalam webinar ini, dr. Saskia mengatakan “Penyakit jantung koroner (PJK) atau penyakit jantung iskemik, atau penyakit arteri koroner adalah penyakit yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah koroner akibat plak aterosklerosis. American College of Cardiology Foundation dan American Heart Association (ACCF/AHA) merekomendasikan stratifikasi risiko PJK berdasarkan karakteristik klinis seperti Skor Risiko Framingham untuk menghitung risiko 10-tahun ke depan untuk individu. Namun model faktor risiko tersebut dikenal tidak akurat, terutama di kelompok risiko menengah. Kenyataannya, banyak kejadian PJK terjadi pada individu yang diklasifikasikan sebagai risiko menengah.”Disebutkan juga Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit nomor satu penyebab kematian terbanyak di dunia, termasuk di Indonesia. Lebih dari separuh individu yang hanya memiliki satu atau bahkan tidak ada faktor risiko tradisional untuk PJK, ternyata masih menderita kejadian jantung parah seperti infark miokard atau angina tidak stabil. Hal ini memberikan bukti lebih lanjut bahwa diperlukan cara yang lebih efektif untuk mengidentifikasi subklinis penyakit kardiovaskular.“Hasil pemeriksaan Prodia PULS Cardiac Marker berupa skor yang mengklasifikasi seseorang kedalam 3 kelompok risiko yaitu normal, borderline, dan elevated. Hal ini dapat dijadikan dasar untuk melakukan upaya pencegahan.” Tambahnya.Matthew Justyn juga turut memaparkan “Prodia menyediakan pemeriksaan Prodia PULS Cardiac Marker, sebuah pemeriksaan untuk memprediksi risiko serangan jantung selama 5 tahun kedepan. Prodia PULS Cardiac Marker menganalisis 7 biomarker yang terlibat dalam proses kerusakan endotel dan pembentukan plak yang tidak stabil. Biomarker tersebut adalah IL-16, Eotaxin, CTAX, MCP-3, FAS ligand, sFAS, HGF.” Melalui seminar ini, diharapkan dokter yang hadir dapat memahami informasi peranan pemeriksaan Prodia PULS Cardiac Marker untuk memprediksi risiko serangan jantung selama 5 tahun kedepan, serta upaya pencegahan penyakit jantung yang efektif yang pada akhirnya dapat menurunkan mortalitas maupun morbiditas penyakit jantung sesuai dengan target penurun burden penyakit ini oleh WHF yaitu 25% pada tahun 2025. Seminar ini juga diharapkan untuk menambah informasi dan update terhadap pemeriksaan jantung yang sudah semakin lengkap tersedia di Prodia. Seminar ini berjalan dengan sukses dan interaktif, serta menjadi media diskusi dan berbagi pengalaman bagi para dokter. Selain seminar hari ini, Prodia juga akan memfasilitasi seminar di kota-kota lain dengan topik tematik kesehatan lainnya untuk membuka ruang pengembangan bagi para dokter. *****Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 276 outlet, termasuk di 75 kota dan kabupaten di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre. Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsup 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21-3144182E-mail reskia.dwi@prodia.co.id
-
13 Maret 2023 promo
Buat Perjalanan Kehamilan Anda dengan Nyaman
Free Panel Kehamilan TM II untuk setiap pemeriksaan Prosafe NIPT
-
10 Maret 2023 artikel
Signing Ceremony Kerjasama Prodia dan Perempuan Indonesia Maju
Bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia, Prodia melakukan kerja sama penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama komunitas Perempuan Indonesia Maju (PIM). Komunitas Peremuan Indonesia Maju (PIM) menjadi salah satu komunitas terdepan dalam pemberdayaan Perempuan dan merupakan organisasi nirlaba yang memiliki tujuan untuk memberikan edukasi dan membantu mewujudkan perempuan Indonesia agar memiliki kesempatan yang sama dan bisa sejajar dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Disisi lain, dalam menghadapi tantangan global dan dinamika dunia serta terus memiliki konsisten untuk memberdayakan perempuan Indonesia.Kerja sama ini merupakan bentuk upaya bersama memajukan dan menyehatkan perempuan Indonesia. Acara ini dilaksanakan di Prodia Women’s Health Center sebagai wujud dari komitmen layanan sepenuh hati Prodia bagi Perempuan Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Perempuan Indinesia Maju (PIM) Ibu Lana Koentjoro dan Ibu Dwi Yuniati Daulay selaku AVP Account Prodia.PIM dan Prodia meyakini bahwa dalam melakukan pengelolan kesehatan secara menyeluruh bagi Perempuan Indonesia diperlukan kolaborasi dan kerjasama tanpa henti. Bentuk Kerjasama ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan serta komitmen Prodia dan Perempuan Indonesia Maju (PIM) yang bersama siap #MelangkahLebihJauh mengiringi perjalanan kesehatan Perempuan Indonesia dan keluarga dengan menjadi Personal and Precise Partner. "Saat ini kanker payudara menempati urutan teratas tingkat kematian kaum hawa, lalu diurutan kedua kanker serviks (kanker leher rahim), bagaimana pun juga perempuan harus lebih mengerti keadaan akan dirinya sendiri khususnya untuk kesehatan. Dengan adanya kerjasama ini kesehatan perempuan lebih diperhatikan lagi melalui kegiatan edukasi, dan sosialisasi kesehatan." kata Lana T.Koentjoro.Dwi Yuniati Daulay AVP Marketing & Account Prodia menambahkan pihaknya bergerak dalam bisnis Klinik khusus anak dan wanita. Menurutnya wanita memiliki sangat peran penting di dalam keluarga. "Kalau wanita Indonesia sehat keluarga sehat generasi penerus bangsa juga sehat,"ungkapnya.Nantinya MoU ini akan dikirim ke daerah-daerah untuk kegiatan lokal dengan harapan semakin banyak kegiatan pemberdayaan dan kesehatan bagi perempuan Indonesia.
-
10 Maret 2023 promo
Badan Fit, Siap Sambut Ramadan!
Hemat 20%* Panel ProHealthy Ramadan & penawaran spesial lainnya.
-
10 Maret 2023 promo
Jaga Diri dari Obesitas
Hemat 20%* Panel Lemak, Winhealth & Pemantauan Prediabetes.
-
08 Maret 2023 artikel
Aplikasi Kesehatan “U by Prodia” Dukung Kesiapan Prodia sebagai Penyedia Layanan Kesehatan Generasi Baru
Berlokasi di Silk Bistro, Menteng, tanggal 7 Maret 2023, PT Prodia Digital Indonesia resmi luncurkan aplikasi kesehatan “U by Prodia”.Sebagai anak perusahaan PT Prodia Widyahusada, Tbk, PT Prodia Digital Indonesia menghadirkan aplikasi U by Prodia untuk memperkuat posisi Prodia sebagai “Next Generation Healthcare Provider”. Teknologi digital untuk meningkatkan layanan kesehatan yang lebih personal, akurat, dan presisi bagi pelanggan.“Kita (Prodia) mau menjadi next generation medicine, yang bisa personalize medicine. Itu sebabnya kita bikin PT Prodia StemCell Indonesia, dan kini PT Prodia Digital Indonesia yang akan launching aplikasi U by Prodia,” terang Andi Widjaja, Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada Tbk sekaligus salah satu pendiri Prodia dalam sambutannya.Dewi Muliaty, Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk sekaligus Komisaris PT Prodia Digital Indonesia menambahkan, “Aplikasi U by Prodia adalah satu bukti komitmen dan keseriusan kami untuk dapat meningkatkan pengalaman pelanggan bersama Prodia, serta memberikan manfaat akses layanan kesehatan yang lebih lengkap dan menyeluruh.”Berbeda dari aplikasi pendahulunya, Prodia Mobile, U by Prodia dicanangkan sebagai one stop solution. Tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan laboratorium, U by Prodia juga didesain untuk menjadi solusi berbagai kebutuhan kesehatan pengguna.Sambutan Rudy Cahyadi, Direktur PT Prodia Digital Indonesia“Kebutuhan kesehatan setiap orang itu berbeda, dan spesifik.” buka Rudy Cahyadi, Direktur PT Prodia Digital Indonesia dalam sambutannya. Karena kebutuhan yang unik ini, U by Prodia hadir untuk jadi personal asisstant kesehatan dengan berbagai rekomendasi spesifik untuk setiap pengguna."Data kesehatan pribadi serta laman kuesioner yang diisi oleh pengguna, akan menjadi acuan sistem untuk membaca dan menentukan implementasi pola hidup sehat yang tepat dan selaras dengan profil kesehatan pengguna.” lanjut Rudy Cahyadi.Peluncuran aplikasi U by Prodia ditandai dengan pemencetan tombol oleh Andi Widjaja, Dewi Muliaty, dan Rudy Cahyadi. Setelah proses peluncuran selesai, Christian Christopher selaku Assistant Vice President Product PT Prodia Digital Indonesia memimpin sesi demo produk.Demo Produk oleh Christian Christopher, AVP Product PT Prodia Digital IndonesiaTerdapat enam fitur unggulan pada aplikasi U by Prodia. Ada fitur Health Score (mengecek profil kesehatan dan pemberian rekomendasi kesehatan), Lab Test, Chat with Doctor, Home Service (layanan kesehatan ke rumah), Health Shop (pembelian vitamin dan suplemen), dan Patient Onboarding Survey (survey profil pasien, riwayat kesehatan, dan pola hidup).Fitur-fitur ini disiapkan di dalam aplikasi dan didesain untuk dapat membantu pengguna memantau kesehatan organ vital tubuh serta meningkatkan kualitas hidup.Acara peluncuran aplikasi U by Prodia ini juga disertai dengan pemaparan informasi kesehatan dan wellness oleh dr. Eva Kurniawati, M. Gizi, Sp. GK. Dokter Eva menekankan tentang tingginya risiko penyakit kronis yang justru dipengaruhi hal-hal yang sebenarnya bisa kita kendalikan. Hal tersebut meliputi pola hidup sehat yang perlu diterapkan, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.Membantu beralih ke pola hidup yang lebih sehat, serta membantu pengguna mendapatkan rekomendasi pemeriksaan kesehatan yang akurat adalah salah satu fungsi hadirnya aplikasi U by Prodia.“Sebagaimana setiap manusia adalah unik, di situlah U by Prodia hadir untuk memenuhi kebutuhan kesehatan setiap orang yang juga unik,” tutup Rudy Cahyadi.Aplikasi U by Prodia kini sudah bisa diunduh melalui Google Play Store dan App Store. Setelah melakukan registrasi akun, pengguna akan melihat opsi untuk mengambil penilaian Health Score di laman utama dengan mengisi beberapa survey singkat.Selain fitur Health Score pengguna juga dapat mengakses fitur-fitur kesehatan lain yang tentunya akan terus dikembangkan di masa depan.
-
04 Maret 2023 artikel
Edukasi Deteksi Dini Penurunan Fungsi Ginjal, Prodia Gelar Seminar Nasional di Padang
PADANG, 26 FEBRUARI 2023 - Memasuki usia 50 Tahun, PT Prodia Widyahusada Tbk akan menggelar serangkaian kegiatan sepanjang tahun 2023. Dengan mengusung tema “Personal and Precise Partner for Your Health”, seluruh rangkaian kegiatan ditujukan untuk menonjolkan eksistensi Prodia sebagai mitra kesehatan terpercaya masyarakat agar terus sehat dan dapat melangkah lebih jauh bersama Prodia. Prodia telah membuktikan eksistensinya sebagai pelopor layanan kesehatan dengan jejaring layanan terluas dan terbesar di Indonesia. Hingga saat ini, Prodia telah memiliki 276 cabang yang tersebar di 75 kota dan 79 kabupaten di seluruh Indonesia. Mewujudkan visi sebagai centre of excellence, Prodia berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dengan memfasilitasi seminar nasional yang akan diadakan pada 50 kota di Indonesia untuk menghadirkan narasumber sesuai topik tematik yang akan dibahas. Seminar nasional ini juga menjadi salah satu kesempatan bagi Prodia mengajak pelanggan dan masyarakat umum untuk secara aktif berpartisipasi dalam menjaga kesehatan dan mengenal kondisi tubuh sendiri untuk dapat mengambil keputusan mengenai kesehatan mereka dengan Prodia yang siap mengiringi langkah masyarakat Indonesia untuk #MelangkahLebihJauh dan menjadi Personal and Precise Partner. Kota Padang menjadi tuan rumah seminar nasional Prodia bertema “Cystatin C untuk Deteksi Dini Penurunan Fungsi Ginjal”. Narasumber dalam seminar kali ini adalah dr. Drajad Priyono, SpPD-KGH dan Matthew Justin sebagai Product Specialist Prodia.Bertempat di Hotel Santika Premiere, Seminar Nasional ini mengundang 170 peserta umum offline pada tanggal 26 Februari 2023. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai fungsi ginjal, peserta juga berkesempatan untuk melakukan pemeriksaan gratis kolesterol total, trigliserida, SGPT (hati), kreatinin (ginjal) dan gula darah.Dalam kesempatan ini dr. Drajad Priyono SpPD-KGH menjelaskan “Defenisi penyakit Ginjal Kronik (PGK) mengenai organ ginjal timbul akibat berbagai faktor, biasanya timbul secara perlahan dan sifatnya menahun.”Dijelaskan juga bahwa gejala Penyakit Ginjal Kronik (PGK) antara lain kehilangan nafsu makan, sakit kepala, tidak dapat berkonsentrasi, gatal-gatal, dada sesak, mual muntah serta bengkak terutama pada kaki dan pegelangan kaki. Melalui pemaparannya, dr Drajad Priyono, SpPD-KGH berharap semakin banyak masyarakat Indonesia mengenali gejala Penyakit Ginjal Kronik ini, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika gejala mulai terdeteksi. Selain itu, Prodia juga berupaya mengedukasi masyarakat mengenai beberapa risiko gangguan pada ginjal yang mungkin terjadi, seperti Tekanan darah tinggi, perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil dalam sehari serta adanya darah dalam urine. Bagi Anda yang sudah mengetahui atau mendeteksi gejala gangguan Penyakit Ginjal Kronik ini, sangat penting untuk menjalankan pola hidup sehat dilengkapi dengan olahraga, menjaga berat badan ideal. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol harus dihentikan, serta rutin konsultasi dan mengonsumsi obat-obatan jika dokter meresepkan. Matthew Justin menambahkan deteksi dini merupakan cara yang paling ampuh dan bersifat preventif untuk gagal ginjal. Apalagi di Indonesia cuci darah seumur hidup dan transplantasi ginjal masih tergolong mahal. Caranya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti melakukan pemeriksaan LFG untuk mengetahui jika terjadi penurunan fungsi ginjal dan melakukan pemeriksaan albumin urine untuk mengetahui jika terjadi kebocoran. Studi-studi epidemiologi menemukan bahwa Cystatin C merupakan prediktor LFG yang lebih baik dari kreatinin, Kerugian utama menggunakan Kreatinin untuk menyaring gangguan ginjal adalah bahwa hingga 50% fungsi ginjal dapat hilang sebelum kadar Kreatinin yang signifikan dapat dideteksi karena Kreatinin tidak sensitif terhadap perubahan kecil pada GFR.Adapun poin penting, Apakah dengan periksa Cystatin C akan mendapatkan nilai Laju Filtrasi Glomerulus? Ya. Karna pemeriksaan cystatin C dapat menjadi alternatif dalam melakukan skrining penurunan fungsi ginjal. Acara ini mendapatkan kesan positif dari peserta, hal ini dibuktikan dengan antusias peserta yang memberikan pertanyaan dan diskusi yang berlangsung interaktif. Klik di sini untuk info jadwal lengkap seminar nasional pada 50 kota di Indonesia.
- Hasil tidak ditemukan.
- Hasil tidak ditemukan.