Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 18 Juli 2022 page

    Prodia Customer Club

    Tanda keanggotaan yang diberikan kepada pelanggan setia Prodia sebagai bentuk apresiasi dari pihak manajemen.

  • 18 Juli 2022 page

    Dokter

    Dapatkan informasi dari Prodia khusus untuk para Dokter di sini.

  • 18 Juli 2022 page

    Index

    Laboratorium kesehatan klinik lengkap, terbaik dan terbesar di Indonesia mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dan layanan sepenuh hati

  • 31 Desember 2021 document

    2021 - Paparan Publik

  • 10 Agustus 2021 artikel

    Ancaman Cedera Otot oleh si Cantik “High Heels”

    Apakah Anda sering menggunakan high heels atau sepatu berhak tinggi? Ataukah pekerjaan Anda mengharuskan Anda memakai sepatu berhak tinggi? Waspadai masalah otot kaki yang dapat menyebabkan Anda merasa sakit ketika berjalan, bahkan saat tidak menggunakan sepatu.Studi yang dipublikasikan pada The Journal of Experimental Biology mengungkapkan bahwa penggunaan sepatu berhak tinggi (5 cm atau lebih) selama lima hari dalam seminggu dapat menyusutkan serat otot betis pada wanita sebesar 13%. Selain itu penggunaan sepatu berhak tinggi juga dapat mempertebal tendon Achilles (tendon yang menghubungkan otot betis ke tulang tumit) sebesar 22%. Kedua perubahan tersebut menyebabkan berubahnya posisi pergelangan kaki, sehingga ketika berjalan tanpa sepatu, otot akan meregang menjadi lebih panjang dari biasanya dan menjadi lebih tegang, serta menimbulkan rasa tidak nyaman.Penggunaan sepatu dengan hak tinggi dalam waktu yang cukup panjang juga dapat meningkatkan risiko Achilles tendinopaty, yaitu suatu kondisi yang menimbulkan rasa nyeri, kaku dan bengkak pada tendon Achilles. Pada pemeriksaan dengan USG, terlihat pembengkakan di tendon achilles, serabut tendon berkurang, dan dapat ditemukan robekan di tendon. Kejadian robekan tendon (Achilles tendon injury) ternyata tidak hanya dialami oleh pemain sepak bola, achilles tendon injury juga mengintai ibu rumah tangga maupun wanita pekerja kantoran terutama yang secara genetik memiliki kerentanan mengalami cedera Achiles tendon ini. Untuk mengetahui kerentanan ini Anda dapat melakukan pemeriksaan Prodia Bone, Muscle and Joint Genomics yang dapat memprediksi faktor genetik terhadap beberapa penyakit terkait tulang, otot dan sendi, termasuk Achilles tendinopaty. Dengan mengetahui risiko genetik, Anda dapat memilih sepatu yang sesuai dan menghindari terjadinya Achilles tendinopaty di kemudian hari.  

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Acupuncture Essential Program

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Acupuncture Optima Program

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Female Fertility Check

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile

    Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Advanced Lipid Profile Essential

    Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Allergy Reveal Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Allergy Screening - Starter Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    ANA ( IF ) & ANA Profile

    Jenis Pemeriksaan : ANA IF dan ANA Profile

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Anti-Fatigue Panel

  • 29 Juli 2026 panel-test

    Anti-Stress Panel

  • 29 Juli 2026 lab-test

    1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum

    Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    11-Deoxycortisol, LC/MS/MS, serum

    Merupakan hormon steroid glukokortikoid.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-Hydroxypregnenolone

    Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-Ketosteroid

    17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)

    17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Progesterone (LC-MS/MS)

    Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)

    Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara

  • 29 Juli 2026 lab-test

    2,5-Hexanedione (Urine)

    2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    BRCA 1/2 Germline

    Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).

  • 29 Juli 2026 lab-test

    CardioPGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di

  • 29 Juli 2026 lab-test

    CArisk 2.0

    Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki

  • 29 Juli 2026 lab-test

    DIArisk

    Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    EYEgenomics

    EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Hereditary Cancer Risk (add on)

    Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris

  • 29 Juli 2026 lab-test

    IMMUNErisk

    IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Infection PGx

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar

  • 29 Juli 2026 lab-test

    Infection PGx (add-on)

    CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar