Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
05 November 2019 artikel
Nutrisi Dalam Durian
Durian adalah rajanya buah yang sangat populer di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Durian berukuran relatif besar, berduri, dan memiliki bau yang khas. Rasa manis durian yang unik menjadikannya buah favorit bagi banyak orang, tapi ada juga yang tidak menyukainya hanya karena tidak tahan dengan bau durian yang bikin pusing dan mual.Beruntung bagi Anda yang menjadi salah satu penggemar durian, karena tidak hanya rasanya saja yang dapat Anda nikmati tapi ternyata diam-diam dalam durian terkandung nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda.Manfaat Durian untuk KesehatanSeperti buah pada umumnya, manfaat kesehatan yang diberikan durian sebagian besar dari vitamin C yang dikandungnya. Durian adalah sumber vitamin C yang sangat baik. Tubuh secara alami tidak dapat memproduksi vitamin C sehingga untuk memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh harus diperoleh dari sumber di luar. Vitamin C sangat penting untuk kesehatan tulang dan otot, penyerapan zat besi, penyembuhan luka, dan pencegahan terhadap berbagai penyakit.Durian secara alami juga kaya akan kalium, dietary fiber, dan vitamin B kompleks yang bermanfaat untuk mengurangi kelelahan, stres, dan kecemasan; metabolisme tubuh; serta pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel-sel tubuh.Durian merupakan sumber nutrisi yang sangat baik, namun juga tinggi kalori dan karbohidrat sehingga harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Satu durian dengan berat sekitar 1 kg memiliki jumlah kalori total hampir 1.350 kalori atau 68% dari 2.000 kalori per hari yang direkomendasikan untuk rata-rata orang dewasa. Satu biji durian berbobot sekitar 40 g atau 54 kalori.Jika Anda mengidap diabetes, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi durian karena kandungan gula yang tinggi dalam buah tersebut. Durian mengandung gula sederhana seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Akan tetapi bagi Anda yang sehat atau tidak mempunyai masalah dengan gula darah, kandungan karbohidrat yang tinggi dalam durian dapat dijadikan sebagai sumber makanan penambah energi yang mengeyangkan.Durian mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang tapi karena durian bisa membuat ketagihan, orang sering makan durian secara berlebihan. Makan durian yang berlebihan tentu tidak akan baik untuk kesehatan.
-
01 November 2019 artikel
Memahami Diabetes Mulai Dari Sini
Apakah Anda atau orang terdekat Anda baru saja didiagnosis mengidap diabetes dan saat ini sedang berjuang untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut? Ulasan di bawah ini dapat menjadi awal untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai diabetes dan bagaimana menjalani kehidupan yang lebih sehat.Memahami Diabetes Tipe 1Pada diabetes tipe 1, tubuh kurang atau sama sekali tidak memproduksi insulin. Akibatnya, pengidap diabetes tipe 1 memerlukan tambahan insulin dari luar. Normalnya, kadar gula darah dalam darah dikontrol oleh insulin yang dihasilkan pankreas. Ketika makanan yang masuk ke tubuh dicerna dan masuk ke aliran darah, insulin akan mengikat gula dalam darah dan membawanya masuk ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Dengan adanya kondisi produksi insulin yang tidak mencukupi atau sama sekali tidak ada, gula dalam darah tidak dapat masuk ke sel-sel tubuh dan menjadikan gula menumpuk dalam darah.Secara genetik, diabetes tipe 1 dapat diwariskan oleh keluarga yang memiliki riwayat mengidap penyakit tersebut. Oleh karena itu, pengidap diabetes tipe 1 umumnya adalah anak-anak hingga remaja dan jarang terjadi pada usia lebih dari 40 tahun.Pengidap diabetes tipe 1 dapat menjalani hidup normal dan melakukan semua yang diinginkan dengan bantuan terapi insulin, serta perawatan lain yaitu dengan menjaga asupan makanan, berolahraga dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengontrol kadar gula darah agar tidak terjadi komplikasi yang menambah parah kondisi diabetes tipe 1.Memahami Diabetes Tipe 2Diabetes tipe 2 adalah kondisi di mana kadar gula darah melebihi nilai normal yang terjadi akibat adanya resistensi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara normal. Insulin adalah hormon yang membantu gula dalam darah masuk ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang paling umum terjadi dan erat hubungannya dengan gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi makan yang tidak terkontrol, kurangnya aktivitas fisik, dan berat badan yang berlebih (obesitas).Gejala diabetes tipe 2 seringkali membutuhkan waktu yang lama untuk dapat muncul dan dirasakan oleh pengidapnya, bahkan tidak disadari hingga terjadi komplikasi yang membuat parah kondisi diabetes tipe 2. Di sinilah pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan terutama untuk mengetahui kadar gula darah secara berkala.Bagaimana dengan seseorang yang telah didiagnosis mengidap diabetes tipe 2? Kunci dari pengelolaan diabetes tipe 2 adalah dengan menjaga pola makan yang sehat dan kebugaran, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.Memahami Diabetes GestasionalPada saat hamil, tubuh wanita mengalami perubahan hormon yang dapat memblokir fungsi insulin sehingga terjadi kondisi resistensi insulin. Akibatnya, gula darah yang seharusnya dikontrol oleh insulin untuk dapat masuk ke sel-sel tubuh menumpuk di aliran darah dan menyebabkan kadar gula darah meningkat atau dikenal sebagai diabetes gestasional. Diabetes gestasional biasanya tidak bergejala, karena itu setiap wanita hamil perlu melakukan pemeriksaan gula darah pada usia kehamilan antara 24-28 minggu.Diabetes gestasional dapat menjadi diagnosis yang menakutkan, namun seperti jenis diabetes lainnya dapat diatasi dengan segera mendapatkan perawatan yang tepat. Mengidap diabetes gestasional bukan berarti Anda mengidap diabetes sebelum hamil atau bahwa Anda akan mengidap diabetes setelah melahirkan. Dengan segera mendapatkan perawatan yang tepat seperti perubahan pola makan, olahraga serta rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, Anda dapat memiliki kehamilan yang sehat dan bayi yang sehat.Memahami PrediabetesIstilah prediabetes digunakan untuk menggambarkan kondisi kadar gula darah yang lebih tinggi dari normal tetapi masih belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Prediabetes seringkali tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga mungkin Anda mengidapnya tetapi tidak mengetahuinya. Dalam perkembangan selanjutnya, ada tiga kemungkinan kondisi yang akan dialami penderita prediabetes; sekitar sepertiganya tetap menjadi prediabetes, sepertiganya menjadi diabetes tipe 2 dan sepertiga lainnya dapat kembali menjadi normal kadar gula darahnya.Prediabetes meningkatkan risiko diabetes sebesar 2-10 kali lipat, bahkan pada beberapa populasi peningkatan risiko tersebut dapat lebih tinggi lagi. Risiko terjadinya penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah) pada prediabetes pun sama besarnya dengan diabetes. Karena itu, salah satu tindakan pencegahan dini diabetes adalah melalui penanganan prediabetes. Identifikasi dan penatalaksanaan awal bagi penderita prediabetes dapat menurunkan insiden diabetes serta komplikasinya.Mengetahui bahwa Anda atau orang terdekat Anda mengidap diabetes mungkin akan sangat mengejutkan, namun ketahuilah bahwa ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengelola penyakit tersebut dan kembali menjalani kehidupan serta aktivitas keseharian dengan normal.
-
09 Oktober 2019 artikel
Tingkatkan Kenyamanan Layanan bagi Pelanggan, Prodia Resmikan Perluasan Gedung Cabang Pasar Minggu
JAKARTA, 9 September 2019 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) kembali meresmikan perluasan gedung cabang Pasar Minggu yang berlokasi di Jl. Pasar Minggu Raya No. 98 E, Jakarta Selatan 12510. Peresmian ini dihadiri oleh Perwakilan Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhlisin,SE,MA , Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty, serta jajaran manajemen Prodia. Peresmian gedung baru ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan Prodia dalam menikmati layanan pemeriksaan kesehatan berkualitas terdepan. Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty mengatakan, “Prodia terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi pelanggan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat terhadap layanan kesehatan berkualitas. Kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama bagi kami. Kehadiran gedung baru cabang Pasar Minggu ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan kami saat melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Dewi pada acara Peresmian Gedung Baru Pasar Minggu, Senin, 9 September 2019. Prodia cabang Pasar Minggu menyediakan layanan laboratorium diantaranya pemeriksaan hematologi, kimia, imunologi dan serologi yang meliputi pemeriksaan terkait antigen dan antibodi hepatitis B, fungsi tiroid, typhoid, serta pemeriksaan kadar glukosa, HbA1c, lemak, fungsi ginjal, fungsi hati dan elektrolit, pemeriksaan petanda tumor, hormon reproduksi, pemeriksaan diagnostik molekular, pemeriksaan osteoporosis, patologi anatomi dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Branch Manager Prodia cabang Pasar Minggu Sunarti mengatakan, “Melalui kelengkapan tes pemeriksaan di Prodia, kami berharap dapat melayani masyarakat dengan baik dan menjadi mitra bagi pemerintah setempat serta para dokter, dan rumah sakit dalam memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang terbaik,” ujar Sunarti. “Saat ini, Prodia juga telah memiliki fasilitas e-Prodia yang merupakan sistem pendaftaran dan pembayaran online bagi pelanggan Prodia. Melalui layanan ini pelanggan dapat dengan mudah mendaftarkan diri, memilih jenis pemeriksaan yang diinginkan, menentukan lokasi pemeriksaan, dan pembayaran dengan cara yang diinginkan. Sistem Pendaftaran dan Pembayaran online ini dapat diakses melalui perangkat komputer, tab, ipad dan telepon genggam,” tambah Sunarti. Sejalan dengan transformasi Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan generasi baru, Prodia telah meluncurkan tes-tes pemeriksaan esoterik atau tes pemeriksaan khusus yang dapat mengidentifikasi risiko penyakit tertentu sehingga setiap individu dapat melakukan tindakan preventif atau pencegahan penyakit tertentu. Tes pemeriksaan khusus tersebut diantaranya Cancer Risk (CArisk) yang merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yaitu kanker payudara, usus besar atau kolorektal, serviks, hati, pankreas, paru, lambung, tiroid, uterus, kandung kemih, prostat, nasofaring dan kelenjar getah bening. Adapun pemeriksaan genomik risk lainnya yang akan dikembangkan, dapat digunakan untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, dan autoimun berdasarkan genetiknya. Pada awal tahun 2019 ini, Prodia juga memperkenalkan tes pemeriksaan baru bernama DIArisk untuk memprediksi risiko diabetes pada individu. Jenis diabetes yang dapat diketahui risikonya dengan pemeriksaan DIArisk adalah risiko diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan gestational diabetes (diabetes saat kehamilan). Selain diabetes dan komplikasinya, DIArisk juga dapat mengetahui faktor risiko obesitas, kelainan metabolisme lipid, dan penyakit ginjal kronis. Selain itu, Prodia telah menyediakan pemeriksaan Nutrigenomik yang mempelajari faktor genetika terhadap kesehatan serta bagaimana tubuh merespons nutrisi dan kebiasaan olahraga. Pemeriksaan Nutrigenomik ini dapat dilakukan dalam kondisi apapun karena tidak bersifat diagnosis. Dengan pemeriksaan Nutrigenomik ini, seseorang dapat mengetahui diet yang tepat dan asupan nutrisi yang dibutuhkan bagi tubuhnya. Guna melayani pelanggan lebih dekat, Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online di antaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id, dan Website Prodia: www.prodia.co.id. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk. Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 285 outlet di 34 provinsi dan 125 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia Legal Head & Corporate Secretary PT Prodia Widyahusada Tbk. Ph. +62-21 3144182 ext 3816 E-mail: corporate.secretary@prodia.co.id
-
01 Juli 2019 artikel
Nutrigenomik: Yang Perlu Diketahui Tentang Karakter Genetik Anda
Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2017, terjadi transisi penyakit, di mana semakin sedikitnya penyakit menular berbanding terbalik dengan penyakit tidak menular yang semakin meningkat dikarenakan ditemukannya vaksin dan antibiotik. Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi pemicu utama kematian terbesar di Indonesia. Apa sebenarnya Penyakit Tidak Menular itu? Terdapat empat tipe utama PTM, yaitu penyakit kardiovaskuler, kanker, pernapasan kronis, dan diabetes. Pemicu terbesar yang menggiring kepada PTM adalah faktor pola hidup modern, seperti pola makan yang kurang terjaga, merokok, penggunaan obat-obatan, dan kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas diet adalah salah satu pola hidup modern. Hal ini ditandai dengan banyak bermunculan berbagai macam jenis diet, dari diet membatasi asupan karbohidrat dan garam yang dikenal dengan diet mayo sampai diet karbohidrat dan memperbanyak lemak yang dikenal dengan diet keto. Menerapkan sebuah pola diet dengan tujuan mengurangi berat badan, atau bahkan meningkatkan berat badan diperbolehkan. Tetapi, apakah diet yang Anda pilih adalah diet yang sesungguhnya dibutuhkan tubuh Anda? Setiap tubuh memiliki karakter yang bisa diketahui lewat gen Anda. Dengan mengenal bagaimana karakter gen, asupan nutrisi yang Anda butuhkan pun akan tercukupi. Nutrigenomik adalah salah satu cara bagaimana Anda mengenal karakter tubuh Anda dan asupan nutrisi apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Sebelum mengenal lebih dalam mengenai Nutrigenomik, telebih dahulu perlu mengetahui apa itu nutrisi dan genomik. Nutrisi memiliki hubungan yang kuat dalam kaitannya dengan gizi. Sedangkan genomik adalah bidang yang mempelajari mengenai genom, bagaimana interaksi antar gen dan bagaimana lingkungan memengaruhinya. Dapat kita simpulkan, bahwa nutrigenomik adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara faktor genetik dengan nutrisi yang dapat memengaruhi bagaimana gen bereaksi terhadap nutrisi yang menjadi asupan. Dengan mengenal tipe gen di dalam tubuh, bagaimana gen bereaksi ketika Anda mengonsumsi makanan tertentu, banyak atau tidak kuantitasnya, atau bahkan kandungan gizi yang terkandung, Anda dapat mengetahui apa yang sejatinya tubuh Anda butuhkan. Tidak hanya kualitas maupun kuantitas asupan nutrisi yang Anda butuhkan, tetapi aktivitas tubuh yang perlu dilakukan juga menjadi faktor untuk menjaga kondisi tubuh yang seimbang dengan apa yang Anda makan.
-
02 Mei 2019 artikel
Hipertensi Penyebab Serangan Jantung yang Sering Terabaikan
Sebagian dari penderita hipertensi mengalaminya tanpa merasakan gejala yang mengganggu. Itulah sebabnya penyakit berbahaya ini disebut silent killer, karena proses hipertensi itu sendiri dapat mempengaruhi atau merusak seluruh organ tubuh.Pada umumnya, penderita tidak tahu kalau ia menderita hipertensi karena tidak pernah periksa tekanan darahnya. Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktifitas normal adalah 120/80 mmHg. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan daerah relatif stabil dan tetap berada dalam kisaran angka normal. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat waktu beraktifitas atau berolahraga.Hipertensi Primer Maupun Sekunder Sama BahayanyaPenyakit darah tinggi atau hipertensi, itu umumnya dikenal dengan dua tipe klasifikasi, yaitu: hipertensi primer dan hipertensi sekunder.Hipertensi primer, adalah suatu kondisi dimana terjadinya tekanan darah tinggi sebagai akibat dampak dari gaya hidup seseorang, dan faktor lingkungan. Seseorang yang pola makannya tidak terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, merupakan pencetus awal untuk terkena penyakit tekanan darah tinggi. Begitu pula seseorang yang berada dalam lingkungan atau kondisi stres tinggi sangat mungkin terkena penyakit tekanan darah tinggi, termasuk orang-orang yang kurang olahraga pun bisa mengalami tekanan darah tinggi.Hipertensi sekunder, adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan tekanan darah tinggi sebagai akibat penyakit lain yang diderita seseorang, seperti gagal jantung, gagal ginjal, atau kerusakan sistem hormon tubuh. Sedangkan pada ibu hamil, tekanan darah secara umum meningkat saat kehamilan berusia 20 minggu. Terutama pada wanita yang berat badannya di atas normal, atau gemuk.Hipertensi primer adalah yang paling banyak dialami. Penyakit hipertensi primer maupun sekunder ini bahayanya hampir sama, semunaya menyebabkan kerusakan organ, mempercepat terjadinya aterosclerosis (penyumbatan pembuluh darah).Peningkatan tekanan darah bisa disebabkan karena penggunaan obat-obatan, misalnya golongan kortikosteroid (kortison), hormon, atau antiradang (anti-inflammasi) secara terus-menerus, atau sering. Selain itu, merokok juga meningkatkan tekanan darah karena zat nikotin yang dikandung tembakau tersebut. Minuman yang mengandung alkohol juga termasuk salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan darah tinggi.Siapa pun Sebaiknya WaspadaYang lebih berbahaya dari hipertensi ini, adalah komplikasinya. Hipertensi menyebabkan terjadinya percepatan aterosclerosis yang menyebabkan pembuluh darahnya cepat tersumbat, yang bila terjadi di otak menjadi stroke, di ginjal menjadi gagal ginjal, dan di jantung menjadi serangan jantung atau penyakit jantung koroner.Agar hipertensi tidak berlanjut ke komplikasi gagal ginjal, kena stroke, serangan jantung atau disfungsi ereksi dianjurkan penderita hipertensi untuk rajin berolahraga dan melakukan perubahan gaya hidup. Harus pula disadari, agar tensi penderita hipertensi tadi diusahakan menjadi mendekati normal, atau serendah mungkin.
-
07 April 2019 artikel
Ketahui Risiko Diabetes dan Penyakit Terkait Diabetes dengan DIArisk
Diabetes atau yang awam kenal sebagai penyakit gula atau kencing manis merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan mematikan di dunia. Salah satu penyebabnya adalah kontrol gula yang buruk. Menurut hasil penelitian dari International Diabetes Federation (IDF) tahun 2015, ada 415 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes, dan sekitar 10 jutanya terdapat di Indonesia. Jumlah penderita diabetes di Indonesia ini diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2040.Melihat data ini, tidak heran jika diabetes menjadi penyakit yang ditakuti masyarakat. Diabetes pun seringkali menjadi panyakit yang tidak “permisi”, artinya muncul secara tiba-tiba tanpa disadari penderitanya. Apalagi, jika dibiarkan diabetes dapat menimbulkan komplikasi yang secara perlahan menyerang organ penting di tubuh seperti mata yang dapat menyebabkan kebutaan, otak yang dapat menyebabkan stroke, hingga gagal jantung dan ginjal. Banyak penderita diabetes yang baru menyadari penyakitnya setelah terjadi komplikasi.Mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes pasti akan lebih merasa khawatir dibandingkan mereka yang tanpa riwayat. Namun, dengan semakin banyaknya informasi seputar penyebab diabetes dan pengobatannya membuat masyarakat saat ini mulai memiliki kesadaran untuk menghindari hal-hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Beberapa tindakan pencegahan yang kerap dilakukan masyarakat dimulai dengan menjaga pola makan, misal dengan mengurangi makanan dengan gula berlebih, membatasi minum-minuman beralkohol, banyak mengonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Selain itu, masyarakat pun mulai diingatkan untuk menghindari kebiasaan merokok dan memperbanyak olahraga. Informasi terkait rutinnya melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu saran dalam upaya mencegah diabetes.Semakin berkembangnya teknologi kesehatan, pemeriksaan yang tersedia pun sudah semakin mutakhir. Salah satunya dengan adanya pemeriksaan berbasis genetik. Di mana kita bisa mengetahui risiko penyakit yang diturunkan melalui gen. Selain itu, dengan pemeriksaan ini kita juga bisa mengetahui risiko penyakit yang mungkin kita alami sebagai dampak dari pola hidup yang tidak sehat. Tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit diabetes belum tentu kita terbebas dari diabetes. Sebagai next generation healthcare provider, Prodia menyediakan pemeriksaan genomik pertama di Indonesia yang melihat risiko diabetes dan penyakit terkait diabetes, yang diberinama DIArisk. DIArisk merupakan pemeriksaan berbasis gen yang menganalisis kurang lebih 100 gen dan varian untuk mengetahui faktor risiko diabetes dan penyakit terkait diabetes. Jenis diabetes yang dapat diketahui risikonya dengan pemeriksaan DIArisk adalah risiko diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan gestational diabetes (diabetes saat kehamilan). Sedangkan komplikasinya adalah neuropati diabetes dan nefropati diabetes. Selain diabetes dan komplikasinya DIArisk juga dapat mengetahui faktor risiko obesitas, kelainan metabolisme lipid, dan penyakit ginjal kronis.Perlu diperhatikan bahwa pemeriksaan ini bukan bertujuan untuk mendiagnosis seseorang menderita diabetes. Dengan mengetahui risiko terhadap penyakit berdasarkan genetik ini, maka akan membantu seseorang dalam menentukan strategi pencegahan dan pengobatan secara personal agar dapat terhindar dari diabetes.Berdasarkan hasil pemeriksaan DIArisk yang diperoleh, risiko penyakit akan dikelompokkan menjadi risiko tinggi (high risk), risiko potensial (potential risk), risiko rata-rata (average risk) dan risiko rendah (low risk) yang merupakan cerminan dari kerentanan seseorang. Pemeriksaan DIArisk disarankan bagi mereka yang berusia 18 tahun sampai dengan 30 tahun, karena pada umur tersebut adalah umur optimal untuk melihat risiko penyakit dan dapat lebih berfokus kepada intervensi strategi pencegahan diabetes sedini mungkin.DIArisk disediakan Prodia untuk membantu menurunkan angka kejadian diabetes di Indonesia. Selain itu, DIArisk dapat menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan tindakan preventif terhadap risiko penyakit diabetes dan komplikasinya. Masyarakat juga dapat menekan biaya pengobatan, di mana DIArisk hanya diperiksa satu kali seumur hidup. DIArisk berguna untuk menilai risiko penyakit berdasarkan profil genetik dengan kata lain DIArisk adalah pemeriksaan preventif yang berfungsi sebagai warning untuk seseorang agar lebih berhati-hati tanpa menunggu sakit terlebih dahulu.
-
08 Maret 2019 artikel
7 Tips Menjaga Ginjal Tetap Sehat
Ginjal adalah salah satu organ penting yang bekerja keras dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan kualitas darah, oleh karena itu kondisinya harus tetap terjaga. Ginjal akan menyaring darah dari zat-zat yang tidak berguna (racun atau toksin dan air berlebih) untuk kemudian dikeluarkan dalam bentuk urin. Selain itu, ginjal juga membantu mengontrol tekanan darah dan memproduksi hormon yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketika ginjal mengalami gangguan, zat-zat yang tidak berguna akan menumpuk dalam tubuh sehingga menimbulkan berbagai jenis penyakit. Misalnya, infeksi saluran kemih, infeksi ginjal, batu ginjal, kanker ginjal dan penyakit lainnya.Lakukan 7 kebiasaan baik ini untuk menjaga kondisi ginjal Anda1.Menjaga pola makan dan minum yang sehatHindari minuman soda dan makanan olahan/awetan, batasi asupan garam, ganti daging berlemak tinggi dengan ikan atau daging tanpa lemak. Minum sedikitnya 6-8 gelas air putih sehari atau minimal 2 liter.2. Olahraga teraturJalan kaki 4-5 kali seminggu cukup untuk membantu menjaga kesehatan jantung yang juga baik untuk ginjal kita3. Kendalikan berat badanKegemukan meningkatkan risiko penyakit ginjal. Seseorang yang memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) > 30 berisiko mengalami penyakit ginjal sebesar 3-4 kali lipat, sedangkan mereka yang memiliki IMT > 25 berisiko mengalami penyakit ginjal sebesar 2 kali lipat.4. Tidak merokokHasil studi American Physiological Society menyimpulkan bahwa nikotin merupakan faktor risiko keparahan penyakit ginjal.Periksakan fungsi ginjal Anda. kombinasi antara merokok dan minum alkohol menyebabkan meningkatnya risiko penyakit ginjal kronik.5. Ketahui riwayat kesehatan dalam keluarga.Riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi dan penyakit ginjal yang dialami orang tua menyebabkan anak cenderung mengalami hal yang sama dibanding mereka yang berasal dari keluarga tanpa riwayat penyakit tersebut, sehingga harus lebih berhati-hati.6. Segera berobat ke dokter jika saat ini diduga mengalami penyakit ginjal.Jangan tunda pengobatan, turuti nasehat dokter agar penyakit ginjal tidak semakin parah.7. Rutin Check upSelain menjaga pola hidup sehat, mengontrol fungsi ginjal juga perlu dilakukan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. Lakukan secara rutin setahun sekali sebagai langkah preventif risiko penyakit ginjal.Melalui gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin, perlindungan bagi ginjal Anda menjadi sempurna. Jangan tunggu sampai terlambat, berikan perhatian bagi ginjal Anda sedini mungkin.
-
24 Januari 2019 artikel
Kenali Demam Dengue
Bulan Januari-Maret merupakan musim pancaroba dengan cuaca yang tidak menentu, di mana Anda harus waspada dengan demam dengue yang umum terjadi. Demam dengue disebabkan virus yang masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi, terutama Aedes aegypti.Ada 3 fase demam dengue yang biasa dialami ketika seseorang terjangkit virus dengue, yaitu: Fase AkutFase awal demam dengue disebut dengan fase akut, di mana penderita akan mengalami demam secara tiba-tiba hingga mencapai 40oC selama 2 - 5 hari, sering kali disertai dengan wajah dan kulit memerah, nyeri seluruh tubuh, nyeri otot, dan sakit kepala.Pemeriksaan yang perlu dilakukan pada fase demam adalah:Pemeriksaan Dengue NS1 Antigen dilakukan untuk mendeteksi infeksi virus dengue dengan lebih awal pada hari 1-3 mulai demam. Deteksi infeksi dengue lebih awal sangat penting agar dapat melakukan terapi supportif dan pemantauan dengan segera, sehingga akan mengurangi risiko komplikasi seperti demam berdarah dengue dan dengue shock syndrome.Pemeriksaan Anti Dengue IgG & IgM dilakukan pada fase demam akhir, umumnya mulai hari ke 3-4 onset demam. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui demam dengue primer (demam dengue pertama kali) dan demam dengue sekunder (demam dengue berulang).Pemeriksaan trombosit dan hematokrit harus terus dipantau, umumnya mulai hari ke-5 pasien rentan untuk memasuki fase kritis. Fase KritisSetelah melewati fase akut, umumnya mulai hari ke-5 pasien demam dengue akan mengalami fase kritis. Pada fase ini seringkali ‘mengecoh’ karena penderita merasa sembuh dan dapat melakukan aktivitas kembali, karena pada fase kritis ini suhu tubuh turun mencapai suhu normal yaitu 37oC.Jika fase ini diabaikan dan tidak segera mendapatkan penanganan, trombosit pasien akan terus menurun secara drastis dan dapat mengakibatkan perdarahan yang sering tidak disadari. Oleh sebab itu, pasien harus cepat ditangani oleh tim medis karena fase kritis ini berlangsung tidak lebih dari 24-38 jam. Pada fase kritis pasien berisiko mengalami kebocoran pembuluh darah yang dapat dilihat saat penderita mengalami muntah secara terus menerus, mimisan dan lainnya.Pada fase ini perlu dilakukan pemeriksaan hematologi untuk pemantauan nilai trombosit dan hematokrit.Fase PenyembuhanBila pasien demam dengue berhasil melewati fase kritisnya, penderita akan kembali merasakan demam. Namun, hal ini wajar karena merupakan fase penyembuhan. Pada fase ini perlu dilakukan pemeriksaan hematologi, untuk pemantauan jumlah trombosit apakah sudah kembali normal.Diagnosis dini dan tepat sangat penting untuk pengelolaan pasien demam dengue untuk menghindari komplikasi seperti demam berdarah dengue (DBD) dan dengue shock syndrome (DSS).
-
01 Januari 2019 document
2018 - Laporan Tahunan PT Prodia Widyahusada Tbk
-
08 Oktober 2018 artikel
Berapa Kadar Lemak dan Kolesterol Anda?
Secara umum, seseorang tidak akan dapat mengetahui kadar lemak dan kolesterol yang terdapat dalam tubuhnya tanpa melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan lemak dan kolesterol akan menginformasikan data perkiraan kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh serta risiko yang bisa jadi membahayakan tubuh. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi panduan dalam mengatur pola hidup sehingga terhindar dari berbagai risiko seperti penyakit jantung dan stroke.1. Kolesterol totalKadar kolesterol tinggi memicu terjadinya aterosklerosis. Oleh karena itu, pemeriksaan ini digunakan sebagai salah satu faktor risiko aterosklerosis.2. Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) LDL seringkali disebut 'kolesterol jahat' karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit rongga pembuluh darah. Mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar LDL. Kadar LDL yang tinggi meningkatkan risiko Anda terhadap kejadian penyakit jantung.Pemeriksaan ini bermanfaat untuk mengetahui profil lemak dan menilai keberhasilan pengobatan. Dulu, kadar kolesterol LDL ditetapkan melalui perhitungan namun ternyata diketahui bahwa kadar kolesterol LDL yang didapatkan dari metode perhitungan tidak akurat saat pasien memiliki kadar trigliserida yang tinggi (> 400 mg/dL) atau saat pasien tidak berpuasa dengan benar. Saat ini telah ada metode untuk menetapkan kadar kolesterol LDL secara langsung (direct) dan keuntungannya, pasien tidak perlu puasa. Anda perlu memastikan bahwa laboratorium yang Anda pilih menggunakan metode langsung (direk) tersebut.3. Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein)HDL seringkali disebut sebagai 'kolesterol baik' karena bertugas untuk membawa kelebihan kolesterol yang tertinggal di pembuluh darah lalu membawanya ke hati untuk diproses lebih lanjut. Kadar HDL yang tinggi dipercaya dapat melindungi Anda terhadap kejadian penyakit jantung.Pemeriksaan ini bermanfaat dalam menilai profil lemak dan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dengan cara menentukan jumlah kolesterol yang terkandung dalam partikel HDL.4. TrigliseridaTrigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Saat kita makan, tubuh mengubah kalori yang tidak digunakan dalam bentuk trigliserida yang kemudian disimpan dalam sel lemak. Trigliserida dilepaskan untuk menghasilkan energi saat tubuh membutuhkannya. Jika kalori yang dikonsumsi lebih banyak dibanding kalori yang digunakan (misalnya untuk beraktivitas), maka kadar trigliserida akan meningkat. Peningkatan kadar trigliserida (hipertrigliseridemia) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menjadi tanda adanya sindrom metabolik.Sindrom metabolik adalah kombinasi antara peningkatan tekanan darah, peningkatan kadar gula darah, kelebihan lemak di sekitar perut (obesitas sentral), kadar HDL yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi. Sindrom metabolik akan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes dan stroke.5. Apolipoprotein B (Apo B)Kolesterol tidak dapat larut dalam darah sehingga membutuhkan 'carrier' atau pembawa untuk membawa kolesterol ke seluruh tubuh. Pembawanya berupa protein yang disebut sebagai apolipoprotein/apoprotein (apo). Kesatuan antara kolesterol dan apolipoprotein itu dikenal sebagai lipoprotein. Banyak sekali jenis lipoprotein, namun yang paling banyak dikenal yaitu LDL dan HDL.Pemeriksaan Apo B bermanfaat untuk meningkatkan prediksi risiko PJK. Semakin tinggi kadar Apo B, walaupun kadar LDL normal tetap saja meningkatkan risiko PJK. Jumlah Apo B menggambarkan jumlah partikel lipoprotein berbahaya yang bersifat aterogenik (dapat memicu proses aterosklerosis).Mulailah selektif dalam memilih makanan yang akan Anda konsumsi. Bila perlu periksa label makanan untuk mengetahui jumlah lemak jenuh yang terkandung dalam makanan. Disamping itu, lakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang dapat membahayakan diri Anda.
-
29 Juli 2026 panel-test
Acupuncture Essential Program
-
29 Juli 2026 panel-test
Acupuncture Optima Program
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Female Fertility Check
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile
Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.
-
29 Juli 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile Essential
Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.
-
29 Juli 2026 panel-test
Allergy Reveal Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Allergy Screening - Starter Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Anti-Fatigue Panel
-
29 Juli 2026 panel-test
Anti-Stress Panel
-
29 Juli 2026 lab-test
1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum
Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-Hydroxypregnenolone
Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba
-
29 Juli 2026 lab-test
17-Ketosteroid
17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)
17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS)
Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS) (SI Unit)
-
29 Juli 2026 lab-test
17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)
Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara
-
29 Juli 2026 lab-test
2,5-Hexanedione (Urine)
2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.
-
29 Juli 2026 lab-test
BRCA 1/2 Germline
Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).
-
29 Juli 2026 lab-test
CardioPGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di
-
29 Juli 2026 lab-test
CArisk 2.0
Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki
-
29 Juli 2026 lab-test
DIArisk
Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.
-
29 Juli 2026 lab-test
EYEgenomics
EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid
-
29 Juli 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.
-
29 Juli 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk (add on)
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris
-
29 Juli 2026 lab-test
IMMUNErisk
IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali
-
29 Juli 2026 lab-test
Infection PGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
29 Juli 2026 lab-test
Infection PGx (add-on)
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
Lokasi
PRODIA TEBING TINGGI
Jl. Jenderal Sudirman 175-A, Badak Bejuang, Kec. Tebing Tinggi Kota, KotaTebing Tinggi