Prodia membukukan pendapatan Rp486,9 miliar dan mencatatkan kinerja keuangan positif dengan perolehan laba bersih sebesar Rp38,9 miliar.
JAKARTA, 30 April 2024 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) membukukan pendapatan Rp486,9 miliar, terkoreksi sebesar -6,0% dari Kuartal I tahun lalu. Perseroan masih mampu mencatatkan kinerja keuangan positif dengan perolehan laba bersih sebesar Rp38,9 miliar. Seperti yang diketahui bahwa di kuartal I tahun 2024 dipengaruhi oleh faktor musiman seperti bulan puasa, sejumlah hari libur nasional, dan periode pemilu yang membuat pelanggan membatasi pengeluaran di kesehatan (wait and see). Perseroan optimis masih mampu menorehkan kinerja positif di kuartal berikutnya melalui strategi dan program kerja yang mendukung pertumbuhan revenue.
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, mengatakan Perseroan telah memprediksi adanya perlambatan kinerja di Kuartal I karena berbagai faktor. “Kuartal I 2024 cukup berbeda dari kuartal I di tahun-tahun sebelumnya. Beberapa momentum menjadi penyebab pelanggan menunda jadwal pemeriksaan ataupun check kesehatan seperti situasi geopolitik yang cukup memiliki efek domino terhadap dinamika pasar, bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang menjadi tantangan tersendiri, dan adanya percepatan pelaksanaan pembayaran THR di bulan Maret. Dengan berbagai tantangan yang ada, kinerja Perseroan masih cukup baik di kuartal I, sehingga Perseroan optimis masih mampu tumbuh positif di kuartal II dengan sejumlah strategi dan program kerja spesifik yang siap untuk diimplementasikan guna menstimulasi pertumbuhan pendapatan.” papar Dewi.
Dewi menambahkan “Kuartal berikutnya Perseroan masih melihat adanya peluang-peluang pertumbuhan baik dari segmen B2B atau B2C. Oleh karena itu, Perseroan akan terus melakukan optimalisasi kanal digital dengan aplikasi U by Prodia, mengembangkan layanan Anywhere Service, penambahan outlet Point of Care (POC) serta memperluas jejaring omnichannel untuk memperoleh engagement yang lebih luas dan komprehensif. Untuk mendorong pertumbuhan tes-tes next generation laboratory, Perseroan akan terus meningkatkan jumlah pemeriksaan esoterik untuk keperluan preventif dan prediktif serta layanan tes pemeriksaan chronic disease management. Tentunya Perseroan akan berperan aktif dan memaksimalkan pendekatan edukatif secara intens kepada masyarakat terkait hal ini.”
Prodia senantiasa menjaga kualitas layanannya dengan terus berinovasi dan mengembangkan teknologi Next Generation Laboratory untuk menjadi Next Generation Healthcare terkemuka di Indonesia. Dengan tujuan tersebut, Perseroan berkomitmen untuk memberikan excellent customer journey. Berbagai upaya dimaksimalkan Perseroan diantaranya melalui pemanfaatan teknologi dan communication channel untuk menjangkau dan meningkatkan engagement pelanggan yang lebih luas. Adapun pemanfaatan teknologi yang menunjang digitalisasi Perseroan telah diimplementasikan melalui Prodia Home Service, Prodia Mobile for Doctor, Contact Center Prodia, termasuk Personal Virtual Assistance Tanya Prodia (TANIA). Selain pengembangan digital channel, Prodia juga aktif mengoptimalkan peran edukatifnya melalui communication channel dalam media sosial seperti Instagram, Facebook Messenger, Youtube, Tiktok, LINE, Whatsapp, dan Telegram.
******
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Wijaya, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 31 Desember 2023, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 295 outlet, di 79 kota, 89 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500 830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 0855 1500 830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:
Marina Eka Amalia
AVP Legal & Corporate Secretary
PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph. +62-21-3144182 ext 3816
Mella Melia
Investor Relation Manager
PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph. +62-21 3144182 ext 3775