Buktikan Konsistensi sebagai Brand Laboratorium Diagnostik Kesehatan Lokal, Prodia Sabet Penghargaan Indonesia Original Brand Award 2025 dari Majalah SWA
Penghargaan Indonesia Original Brand 2025 menegaskan komitmen Prodia sebagai brand lokal unggulan dan terpercaya di Indonesia.
Jakarta, 10 Juli 2025 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA), penyedia layanan laboratorium klinik terdepan di Indonesia, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan “1st Winner of Indonesia Original Brand Award 2025” untuk kategori Clinical Laboratory dari Majalah SWA. Prodia berhasil memperoleh predikat “Excellent” dalam ajang bergengsi yang digelar pada 10 Juli 2025. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Chairman SWA Media Group, Kemal Effendi Gani, dan diterima secara simbolis oleh Indri Marya Wulandari selaku AVP Business Prodia. Pencapaian ini memperkuat reputasi Prodia sebagai merek lokal yang senantiasa mengedepankan kualitas dan kepercayaan pelanggan, selaras dengan perjalanan panjang yang telah dibangun sejak awal berdirinya.
AVP Business Prodia, Indri Marya Wulandari, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya panjang Prodia menjaga orisinalitas merek yang telah dirintis sejak tahun 1973. “Kami percaya bahwa merek yang kuat bukan hanya dikenal, tetapi juga dipercaya. Selama 52 tahun perjalanan kami, Prodia tetap memegang teguh nilai-nilai yang sama seperti saat pertama kali didirikan: keselarasan bisnis dengan keilmuan, integritas dalam berinovasi dan melayani, dan fokus pada kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Komitmen ini juga menjadi landasan bagi Prodia dalam menjawab tantangan masa kini melalui inovasi yang selaras dengan kebutuhan pelanggan dan dinamika industri layanan kesehatan,” ujarnya.
Ajang penghargaan ini menjadi bagian dari inisiatif Majalah SWA dalam mengapresiasi merek-merek lokal yang mampu menjaga identitas dan performanya secara berkelanjutan. Penilaian dilakukan melalui survei terhadap 5.000 responden di enam kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar. Aspek yang menjadi indikator dalam survei meliputi loyalitas pelanggan, tingkat kepuasan, advokasi, serta perbandingan antara merek lokal dengan merek asing dalam kategori sejenis. Hasil ini mencerminkan kemampuan Prodia untuk mempertahankan relevansinya di tengah ekspektasi pelanggan yang terus berubah, sekaligus menunjukkan kekuatan nilai-nilai merek yang dimilikinya.
Indri menambahkan “Penghargaan ini menjadi penegas bahwa nilai-nilai merek Prodia tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan arah perkembangan layanan kesehatan masa kini. Pendekatan ini sekaligus menjadi kunci dalam memperkuat posisi Prodia sebagai brand yang adaptif namun tetap berakar kuat pada jati dirinya,” tuturnya.
Dengan penghargaan ini, Prodia mempertegas komitmennya sebagai brand lokal yang tidak hanya unggul di dalam negeri, namun juga memiliki daya saing di kancah global. Prodia akan terus berinovasi dan memperkuat kehadirannya melalui layanan-layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan, berbasis sains, dan didukung teknologi terkini. Kepercayaan inilah yang mendorong Prodia untuk terus berkembang secara berkelanjutan, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sosial, budaya, dan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia.
#Prodia #Penghargaan #MerekLokal #PRDA #LayananUnggul
******
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 30 Juni 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 375 outlet, di 80 kota, 109 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:
Marina Eka Amalia Corporate Secretary PT Prodia Widyahusada Tbk. Ph. +62-21-3144182 Email corporate.secretary@prodia.co.id | Reskia Dwi Lestari Marketing Communication Manager PT Prodia Widyahusada Tbk. Ph. +62-21-3144182 Email reskia.dwi@prodia.co.id |