Melalui Scientific Day, Prodia Perkenalkan Personalized Medicine

06 March 2017

Semakin lama, ilmu pengetahuan dan teknologi kian maju. Laboratorium Klinik Prodia harus...

Semakin lama, ilmu pengetahuan dan teknologi kian maju. Laboratorium Klinik Prodia harus senantiasa berinovasi dalam mengikuti perkembangan yang ada. Oleh karenanya, Laboratorium Klinik Prodia melalui semangat Centre of Excellence mengadakan acara Prodia Scientific Day yang mengusung tema "Next Generation Laboratory for the Next Generation Medicine" .

Acara berlangsung pada 01 Maret 2017 di Auditorium lantai 10 Prodia Tower, Jakarta. Dibuka oleh Direktur Utama PT. Prodia Widyahusada Tbk, Dr. Dewi Muliaty, M.Si, selanjutnya acara dibagi menjadi 3 sesi, dimana sesi pertama mengambil tema "Precision Medicine: Beyond the Genome Insights Into New Treatment" . Lalu sesi kedua mengambil tema "How to Choose a Reliable Laboratory" . Dan tema ketiga mengusung tema "MIP Research".

Kemajuan teknologi medis semakin berkembang pesat. Pengobatan dengan pendekatan yang sangat individual hingga tingkat molekuler sudah sangat dimungkinkan. "Dahulu pengobatan sifatnya adalah one fit for all. Sekarang sangat individual, penyakit yang sama belum tentu obatnya sama karena reaksi di masing-masing individupun dapat berbeda," kata Scientific Manager Laboratorium Klinik Prodia, Marita Kaniawati, MSi, Apt.

Menurut Direktur Utama Laboratorium Klinik Prodia, Dr Dewi Muliaty, MSi, saat sambutannya menjelaskan bahwa precision medicine sebenarnya bukan hal yang baru di bidang pengobatan, namun ke depan diyakini masih akan terus berkembang. Prodia misalnya, saat ini tengah mengembangkan bisnis plan kedepannya untuk berbagai pemeriksaan bagi pasien kanker. Molecular medicine ini sudah banyak dikembangkan oleh beberapa negara, yang paling dekat di Singapura dan Malaysia sudah sangat maju.

"Saat ini Laboratorium Klinik Prodia sudah menyiapkan next generation lab menuju next generation medicine, sehingga dengan personalized medicine akan memampukan Prodia melakukan diagnosis kepada seseorang dan dapat juga ditetapkan berapa dosis obat yang diperlukan serta pilihan obatnya. Ke depan Prodia akan mampu menetapkan obat atau terapi yang tepat bagi masyarakat yang memeriksakan kesehatannya di Laboratorium Klinik Prodia, sesuai dengan visi Laboratorium Klinik Prodia yang bertransformasi menjadi memberikan pelayanan kesehatan untuk menunjang pengobatan generasi baru," tutup Dewi.***

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Komitmen itulah yang mengantarkan Prodia menjadi laboratorium klinik terbaik dan terbesar di Indonesia seperti sekarang ini, serta menjadi Pusat Rujukan Nasional dengan visi menjadi Centre of Excellence dan layanan kesehatan terpercaya menunjang pengobatan generasi baru.

Mulai tahun 2009, Prodia mengusung tema "Love for Quality" sebagai inspirasi bagi seluruh karyawan Prodia dalam memberikan layanan kepada pelanggan. "Love for Quality" merupakan perwujudan upaya perbaikan tanpa henti yang dilandasi rasa cinta demi mempersembahkan layanan berkualitas, karena Prodia percaya bahwa cinta dan Anda pelanggan setia adalah suatu kesatuan yang tak terpisahkan.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

Reskia Dwi Lestari, SE, MM

Marketing Communication Manager

PT Prodia Widyahusada Tbk.

Email: reskia.dwi@prodia.co.id

Jln. Kramat Raya 150 Jakarta 10430.

Fax. (021) 314 4181, 392 1247