Padukan Nutrisi, Genetik, dan Teknologi, Prodia Hadirkan Solusi Kesehatan Personal di 10 Kota
Prodia hadirkan solusi kesehatan personal lewat integrasi nutrisi, genetik, dan teknologi, serta luncurkan fitur Chronic Disease Management di aplikasi U by Prodia
Jakarta, 17 Mei 2025 – Nutrisi yang seimbang dan optimal bukan hanya fondasi untuk hidup sehat, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nutrisi, Prodia menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Beyond the Plate: The Power of Personalized Nutrition, sebuah inisiatif edukatif yang digelar di 10 kota besar di Indonesia.
Peran nutrisi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh tidak bisa dianggap remeh. Nutrisi berperan penting dalam membentuk jaringan tubuh, menjaga keseimbangan energi, serta menjaga fungsi organ agar tetap berjalan optimal. Namun dalam praktiknya, keseimbangan asupan nutrisi seringkali terabaikan. Padahal, kekurangan atau kelebihan nutrisi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh hingga munculnya penyakit kronis. Karena itulah, penting untuk mengelola asupan nutrisi secara lebih cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang.
Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, pendekatan terhadap nutrisi kini tidak lagi bersifat umum atau satu untuk semua. Melalui perkembangan di bidang nutrigenomik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana tubuh merespons makanan berdasarkan faktor genetik. Dari sinilah lahir konsep personalized nutrition atau nutrisi yang dipersonalisasi. Pendekatan ini memungkinkan setiap individu untuk memahami kebutuhan nutrisinya secara lebih spesifik dan ilmiah. Dengan menyesuaikan pola makan berdasarkan profil genetik dan kondisi biologis seseorang, intervensi nutrisi tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga dapat mencegah munculnya risiko penyakit di masa depan.
Untuk mewujudkan pendekatan ini secara akurat dan dapat diandalkan, diperlukan dukungan teknologi diagnostik yang mampu melihat lebih dalam hingga ke tingkat molekuler. Prodia memanfaatkan teknologi terkini seperti mass spectrometry dan teknik separasi canggih lainnya yang memungkinkan deteksi zat-zat nutrisi dalam tubuh hingga ke konsentrasi yang sangat rendah. Dengan kemampuan ini, pemeriksaan nutrisi tidak lagi bersifat umum, tetapi menjadi alat penting dalam pemantauan kesehatan yang berbasis data, personal, dan ilmiah—membuka jalan menuju gaya hidup sehat yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan individu.
“Melalui seminar ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemantauan kadar nutrisi secara berkala sebagai bagian dari evaluasi gaya hidup sehat. Langkah ini tidak hanya membantu menentukan intervensi yang tepat, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan memperpanjang masa produktif seseorang.” Ujar Ardian Susanto selaku Product Specialist PT Prodia Widyahusada Tbk.
Dalam rangkaian acara ini, Prodia memperkenalkan fitur terbaru Chronic Disease Management (CDM) melalui aplikasi U by Prodia. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengelola penyakit kronis secara lebih terarah dan terpantau, melalui pencatatan hasil pemeriksaan, pengingat kontrol berkala, serta integrasi dengan program nutrisi dan gaya hidup yang dipersonalisasi. Fokus utama dari fitur ini adalah penanganan gangguan metabolik, yang ditandai dengan kondisi seperti obesitas sentral, hipertensi, dislipidemia, dan beberapa kondisi lainnya yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, maupun diabetes tipe 2.
Liana Kuswandi selaku President Director PT Prodia Digital Indonesia (PRDI) menyampaikan, “Fitur Met-U pada aplikasi U by Prodia kami hadirkan sebagai bentuk komitmen untuk mendampingi dan mengedukasi masyarakat khususnya untuk kondisi kesehatan metabolik yang berbeda-beda pada setiap orang, yaitu mereka yang tidak memiliki tanda awal gangguan metabolik, mereka yang memiliki tanda awal gangguan metabolik, dan mereka yang menunjukkan peningkatan risiko gangguan metabolik. Melalui fitur ini, kami ingin membantu pengguna memantau kondisi kesehatannya secara mandiri, namun tetap terintegrasi dengan layanan profesional dari Prodia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung personalized wellness journey secara digital dan berkelanjutan.”
Prodia terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan terpersonalisasi bagi masyarakat Indonesia. Dengan mengintegrasikan nutrisi yang tepat, pemahaman genetik, dan teknologi terkini, Prodia tidak hanya memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pentingnya keseimbangan nutrisi, tetapi juga membantu masyarakat dalam mengelola kesehatan secara lebih terarah. Melalui berbagai inisiatif edukatif dan fitur digital terbaru, seperti Chronic Disease Management pada aplikasi U by Prodia, diharapkan setiap individu dapat meraih kesehatan optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Prodia bertekad untuk menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan kesehatan pribadi yang berkelanjutan, guna mendukung tercapainya kehidupan yang lebih sehat dan produktif.
#Prodia #ChronicDisease #UbyProdia #Wellness
******
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 7 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 360 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:
Marina Eka Amalia | Reskia Dwi Lestari |
Agnes Sartika Husin |