Prodia Fokuskan pada Advanced Precision Medicine untuk Penyakit Kompleks dalam Prodia Scientific Day 2024
Melalui kegiatan ini, Prodia ikut serta mendorong pemahaman kepada masyarakat mengenai layanan kesehatan digital masa depan yaitu, elemen yang menggerakan diagnosis lebih akurat.
JAKARTA, 24 Agustus 2024 - Dalam upaya untuk memberikan solusi perawatan kesehatan yang lebih tepat sasaran dan efektif, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali menghadirkan kegiatan ilmiah bertajuk Prodia Scientific Day. Mengangkat tema “Advanced Precision Medicine for Complex Disease”. Kegiatan Prodia Scientific Day 2024 ini merupakan penyelenggaraan tahun ke-8 bagi Prodia yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dan analisis genetik mutakhir guna memberikan perawatan yang dipersonalisasi bagi pasien dengan penyakit kompleks seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan genetik, menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berkualitas di masa depan.
Prodia Scientific Day diadakan sebagai wadah bagi ilmuwan, karyawan, dan dokter untuk mendapatkan pembaruan informasi dan inspirasi seputar perkembangan pemeriksaan laboratorium serta penelitian-penelitian yang telah dilakukan, baik oleh Prodia maupun oleh para dokter atau ilmuwan yang berkerja sama dengan Prodia selama ini.
Precision medicine atau pengobatan presisi sendiri merupakan pendekatan inovatif yang memanfaatkan informasi genetik, lingkungan, dan gaya hidup seseorang untuk mendiagnosis, merawat, dan mencegah penyakit. Tidak seperti pendekatan konvensional yang cenderung digeneralisasikan, precision medicine menargetkan terapi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap individu.
Kegiatan yang diselenggarakan pada 24 Agustus 2024 ini bertempat di Prodia Tower dengan menghadirkan pembicara dan moderator yang kompeten di antaranya, Andi Wijaya, PhD, Prof. Dr. dr. Hikmat Permana, Sp.PD-KEMD, Dr. Miftakh Nur Rahman, M. Farm, Dr. Yenny Surjawan, SpPK(K), Winny, M.Sc, Melani, M.Kes, Dr. Miswar Fattah, M.Si dengan dimoderatori oleh Dr. Trilis Yulianti, M. Kes, Dr. Lies Gantini, M. Si, dan Dr. Made Putra Semadhi, M. Farm. Adapun kegiatan Prodia Scientific Day tersebut dibagi ke dalam dua sesi pembahasan, yakni mengenai Complex Disease & Difficult to Diagnosis Part 1 dan Complex Disease & Difficult to Diagnosis Part 2.
Direktur Utama Prodia, Dr. Dewi Muliaty M.Si menjelaskan, “Prodia Scientific Day yang secara regular dilaksanakan setiap tahunnya ini, berkontribusi memberikan pembaharuan informasi perkembangan terkini serta masa depan laboratorium klinik sejak tahun 2016. Di tahun ini, dengan fokus utama membahas isu pengobatan presisi, kami ingin mengukuhkan Prodia sebagai centre of excellence yang mengikuti kemajuan ilmiah dan revolusi kesehatan untuk memberikan layanan terbaik dan memudahkan bagi semua pelanggan Prodia melalui pengobatan yang dipersonalisasi.
Melalui kegiatan ini, Prodia ikut serta mendorong pemahaman kepada masyarakat mengenai layanan kesehatan digital masa depan yaitu, elemen yang menggerakan diagnosis lebih akurat, pengobatan yang disesuaikan, dan pencegahan. “Harapannya, Prodia Scientific Day ini dapat menyediakan jawaban atas kebutuhan kemajuan industri perawatan kesehatan dalam menangani penyakit kompleks seperti kanker, penyakit jantung, autoimun, gangguan genetik, dan lainnya dalam menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berkualitas di masa depan. Ini adalah langkah maju menuju paradigma kesehatan tidak hanya tentang pengobatan, tetapi juga tentang prediksi penyakit, skrining, dan diagnosis untuk pencegahan kompleksitas penyakit secara proaktif," tutup Dewi.
***
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 30 Juni 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 321 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:
Marina Eka Amalia Corporate Secretary PT Prodia Widyahusada Tbk. Ph. +62-21-3144182 ext 3816 Email corporate.secretary@prodia.co.id | Reskia Dwi Lestari Marketing Communication Manager PT Prodia Widyahusada Tbk Ph. +62-21-3144182 ext 3762 Email reskia.dwi@prodia.co.id |