Laporan Keuangan

Prodia Sukses Raih Laba Bersih Rp 159,8 Miliar pada Semester I Tahun 2022 berkat Transformasi Digital

29 July 2022

Bentuk komitmen Prodia menghadirkan customer experience yang unggul di era pandemi.

JAKARTA, 29 Juli 2022 – PT Prodia Widyahusada, Tbk. (kode saham: PRDA) raih performa keuangan positif untuk semester I (satu) tahun ini dengan perolehan laba bersih Perseroan sebesar Rp 159,8 miliar. Performa ini didukung dengan angka penjualan sebesar Rp 1.037,0 miliar dan membukukan laba usaha sebesar Rp 188,8 miliar. Kinerja yang maksimal ini tidak luput atas hasil kerja yang optimal dari seluruh Insan Prodia dan strategi inovasi yang dilakukan, termasuk implementasi digital transformation.

Laporan posisi keuangan pada semester I tahun 2022 mencatat total aset lancar Perseroan sebesar Rp 1.474,7 miliar dengan total aset tidak lancar sebesar Rp 972,1 miliar. Sehingga jika dibandingkan dengan posisi Laporan Keuangan per 31 Desember 2021, maka total aset Perseroan tercatat sebesar Rp 2.446,8 miliar, sedikit mengalami penurunan sebesar 10,0%. Sementara, total liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp 203,8 miliar dan liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 199,8 miliar menjadikan total liabilitas Perseroan mengalami koreksi ke Rp 403,6 miliar. Total ekuitas tercatat sebesar Rp 2.043,1 miliar, menjadikan total liabilitas dan ekuitas Perseroan juga mengalami koreksi sebesar Rp 2.446,8 miliar.

Pada semester I tahun 2022, jumlah pendapatan yang terkoreksi disertai dengan beban pokok yang relatif stabil dari tahun lalu, menghasilkan laba kotor Perseroan sebesar Rp 627,2 miliar. Beban usaha Perseroan pada semester I tahun 2022 naik menjadi Rp 439,2 miliar sehingga angka laba usaha Perseroan tercatat sebesar Rp 188,8 miliar. Beban pajak penghasilan Perseroan mengalami penurunan menjadi Rp 41,5 miliar sehingga laba bersih Perseroan yang diperoleh pada semester I tahun 2022 tercatat sebesar Rp 159,8 miliar. Perseroan masih menorehkan performa yang sangat baik, meskipun terjadi beberapa normalisasi kinerja di tahun ini,

Laporan arus kas semester I tahun 2022 mencatatkan aktivitas operasi sebesar Rp 165,0 miliar dan arus kas dari aktivitas investasi tercatat sebesar Rp 40,1 miliar. Arus kas dari aktivitas pendanaan mengalami kenaikan sebesar negatif Rp 374,3 miliar bila dibandingkan dengan semester I tahun 2021 yaitu negatif Rp 165,0 miliar. Oleh karena itu, kas dan setara kas Perseroan pada semester I tahun 2022 tercatat sebesar Rp 438,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan kas dan setara kas pada semester I tahun 2021 sebesar Rp 473,3 miliar. Posisi keuangan Perseroan masih sangat sehat dan kuat untuk membiayai bisnis dan kegiatan operasional Perusahaan sampai pada akhir tahun buku 2022.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menjelaskan, “Di tengah ketidakpastian situasi global yang berpengaruh pada pergerakan ekonomi masyarakat di Indonesia, Perseroan masih mempertahankan kinerja yang stabil. Perseroan berupaya untuk selalu mengoptimalkan kinerja yang baik di tengah situasi yang dinamis seperti saat ini, yaitu kondisi inflasi global serta pandemi COVID-19 yang masih berlanjut. Pentingnya peran setiap insan Prodia dalam membangun kepercayaan dari para pelanggan, merupakan fondasi dasar Perseroan untuk berkembang dan bertumbuh. Kami berupaya terus meningkatkan kinerja dan pelayanan secara konsisten, serta terus berinovasi demi menjaga ekosistem kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia, sehingga Prodia dapat mempertahankan eksistensinya sebagai layanan kesehatan swasta terbaik dan terdepan di Indonesia.”

Demi mendukung kinerja Perseroan, Prodia terus mendorong implementasi Transformasi Digital, seperti pengembangan Prodia Mobile App yang dilengkapi dengan layanan pemesanan Home Service, turut mendukung performa semester I tahun 2022. Perseroan mencatat kenaikan yang signifikan sekitar 188,4% jumlah pengunduh Prodia Mobile App dibandingkan tahun lalu. Jumlah pendapatan Mobile App naik sebesar 245,1% sejalan dengan naiknya jumlah pemesanan melalui Mobile App sebesar 244,6%. Adapun layanan Home Service pada semester I tahun 2022 juga mencatatkan performa yang sangat baik dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 101,9% serta pertumbuhan jumlah kunjungan sebesar 129,9%.

Upaya Transformasi Digital yang dilakukan oleh Prodia juga berhasil meraih penghargaan Top Digital Company Award 2022 untuk kategori Laboratory yang diberikan oleh majalah Marketing bekerja sama dengan Survey One sebagai lembaga pelaksana riset independen. Penghargaan ini merupakan kali ketiga yang diterima oleh Prodia, membuktikan kesungguhan dan komitmen Prodia terhadap pengembangan layanan berbasis digital untuk memberikan pengalaman pelanggan yang komprehensif. Terutama dimasa ketidakstabilan pandemi, Prodia terus berupaya memberikan inovasi-inovasi digital dalam layanan pemeriksaan kepada pelanggan.

Inovasi layanan digital adalah bentuk komitmen Prodia dalam menghadirkan customer experience yang unggul kepada pelanggan di era pandemi. Layanan unggul yang beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan inilah yang membuat Prodia juga berhasil meraih penghargaan Service Quality Awards 2022 untuk kategori Clinical
Laboratory. Prestasi yang cemerlang ini merupakan apresiasi yang tinggi untuk Prodia bahwa kerja keras segenap Insan Prodia dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dan menjawab kebutuhan pelanggan secara tanggap, personal, dan optimal.

Ditengah maraknya upaya berbagai industri dalam mempertahankan eksistensinya di masa pandemi yang belum usai ini, digitalisasi layanan dan produk menjadi kunci utama dalam strategi bisnis, tak terkecuali oleh Prodia. Inilah yang membuat Prodia berhasil meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2022 yang diselenggarakan oleh Infobrand pada pertengahan semester I tahun 2022. Inovasi digital yang digencarkan oleh Prodia sebagai langkah adaptif dalam menjawab tantangan dan dinamika dalam era pandemi kembali memperkuat Prodia sebagai sebuah brand terbaik dan terpercaya bagi pelanggan di Indonesia.

******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,22 triliun.

Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 269 outlet, termasuk di 127 kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).  

Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.


 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia   

Legal Head & Corporate Secretary
PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph.         +62-21-3144182 ext 3816
Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                    

Magdalena Vandry

Investor Relation Head
PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph.         +62-21 3144182 ext 3775
E-mail    investor.relation@prodia.co.id