Sukses Implementasikan Transformasi & Inovasi Digital Berstandar Global, Direktur Prodia Raih Penghargaan Bergengsi di The World CIO 200 Awards 2025

24 September 2025

penghargaan Global Champion di ajang World CIO 200 Awards 2025 menegaskan komitmen Prodia dalam memperkuat ekosistem digital layanan kesehatan nasional.

Kairo, 17 September 2025 — PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA), melalui Andri Hidayat, Direktur Digital Service Transformation & IT Prodia, terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan “Global Champion 2025” pada ajang internasional bergengsi, The World CIO 200 Awards 2025 di Kairo, Mesir. Andri Hidayat berhasil masuk dalam jajaran 200 pemimpin digital dunia berkat kontribusi dan komitmennya dalam membangun dan menguatkan ekosistem digital layanan kesehatan nasional, khususnya pada bidang layanan laboratorium diagnostik. Pencapaian ini merepresentasikan upaya Prodia dalam mendorong transformasi digital dan inovasi berkelanjutan yang konsisten, sekaligus menegaskan posisinya sebagai pelopor digitalisasi layanan laboratorium diagnostik di Indonesia.

“Kesempatan berbagi di World CIO 200 Summit 2025 menjadi momen penting bagi Prodia untuk menunjukkan bagaimana transformasi digital berdampak nyata bagi industri kesehatan. Bagi kami, digitalisasi yang dilakukan bukan sekadar pembaruan sistem internal, tetapi juga upaya meningkatkan efisiensi, mempercepat akses layanan, dan memperkuat integrasi ekosistem kesehatan nasional. Kami percaya teknologi adalah fondasi layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, serta membuka peluang kolaborasi global untuk terus berinovasi demi kualitas kesehatan yang lebih baik.” ujar Andri Hidayat, disela-sela ajang penghargaan tersebut.

Penghargaan The World CIO 200 Awards 2025 merupakan salah satu rangkaian acara dari World CIO 200 Summit 2025, ajang internasional tahunan yang mempertemukan ratusan Chief Information Officer (CIO), Chief Technology Officer (CTO), serta pemimpin digital lintas negara dan industri melalui diskusi panel, studi kasus, hingga jejaring bisnis lintas sektor. Adapun penghargaan ini diberikan kepada para pemimpin digital yang telah dinilai melalui proses seleksi ketat dan melibatkan penilaian oleh country ambassadors di masing-masing negara kemudian dilanjutkan oleh International Judging Council , dengan kriteria mencakup: (1) kepemimpinan; (2) kedalaman inovasi; (3) skalabilitas; serta (4) relevansi dan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat, sehingga para penerima penghargaan diakui sebagai agen perubahan global yang memiliki kapabilitas dalam memimpin dan mendorong terciptanya transformasi digital berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Andri Hidayat, Prodia telah mencatat lompatan teknologi signifikan melalui program Digital Service Transformation yang menempatkan digitalisasi sebagai pilar utama untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkaya pengalaman pelanggan. Wujud konkret dari upaya ini antara lain hadirnya Prodia Link, sistem interkonektivitas yang mengintegrasikan data layanan kesehatan dengan berbagai institusi dan sejak Mei 2025 telah terhubung dengan aplikasi MyAdMedik@ milik AdMedika, sehingga peserta asuransi dapat memilih layanan laboratorium, memantau proses sampel secara real-time, serta mengurangi antrean melalui verifikasi otomatis dan pemesanan yang lebih seamless. Sejalan dengan itu, sejak tahun 2023 Prodia juga memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan kesehatan digital terpadu melalui peluncuran aplikasi U by Prodia, sebuah one stop health solution yang menawarkan fitur Health Score, Lab Test, Chat with Doctor, Home Service, Health Shop, vaksinasi, hingga onboarding survey untuk personalisasi layanan. Pada 2025, aplikasi ini diperkaya dengan Smart Report 2.0 yang menyajikan hasil pemeriksaan dalam bentuk visual yang lebih mudah dipahami, Health Plan yang memberikan panduan gaya hidup berbasis hasil laboratorium, serta inovasi terbaru seperti Online Brain Function Screening untuk skrining fungsi kognitif otak dan Met-U untuk pemantauan kesehatan metabolik, yang menegaskan posisi U by Prodia sebagai platform kesehatan holistik dengan deteksi dini dan rekomendasi yang lebih personal..

Seluruh inovasi dan transformasi digital yang dihadirkan Prodia, sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan melalui pilar Promoting Healthcare Services for All. Prodia percaya bahwa digitalisasi layanan kesehatan memiliki peran vital dalam memperkuat sistem kesehatan nasional yang aksesibel, efisien, dan komprehensif, sehingga mampu menjangkau pelanggan dan memperluas akses layanan diagnostik kesehatan terbaik berstandar global Prodia bagi masyarakat di penjuru daerah di Indonesia.

#Prodia #Penghargaan #TransformasiDigital #Global #CIO
 

******

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.

Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. 

Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut- turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. 

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. 

Hingga 30 Juni 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 375 outlet, di 80 kota, 109 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).

Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:

Marina Eka Amalia   

Corporate Secretary

PT Prodia Widyahusada Tbk.

Ph.       +62-21-3144182 

Email   corporate.secretary@prodia.co.id