Terus Menjalin Sinergi, Prodia dan Universitas Brawijaya Lakukan Perpanjangan Kerja Sama Penelitian dan Pendidikan
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, Dewi Muliaty (Ki), memegang nota kesepahaman untuk...
JAKARTA, 06 Oktober 2022 – PT Prodia Widyahusada, Tbk. (Prodia) bersama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya melakukan perpanjangan kerjasama dalam bidang pendidikan dan penelitian. Perpanjangan kerjasama ini adalah upaya lanjutan pembinaan hubungan timbal balik positif Prodia kepada instansi pendidikan dalam mendukung kegiatan penelitian dan pendidikan, khususnya mengenai sektor kedokteran laboratorium dan biomedik.
Prosesi penandatanganan kerjasama ini dilakukan pada Kamis, 29 September 2022 secara daring oleh Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, bersama dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Wisnu Barlianto. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Dekanat FK Universitas Brawijaya, jajaran Pengurus Program Studi FK Universitas Brawijaya, narasumber ahli kedokteran medis dan laboratorium, serta segenap sivitas akademika FK Universitas Brawijaya.
Dewi menyampaikan “Kerjasama dengan instansi pendidikan adalah salah satu langkah nyata kami sebagai center of excellence di bidang jasa layanan kesehatan, dalam memberikan akses ilmu pengetahuan dan pengalaman terbaik khususnya dalam bidang laboratorium kesehatan. Dengan adanya pembaruan kerjasama ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya yang telah mempercayakan Prodia dalam menunjang kebutuhan riset dan penelitian, pengembangan dan pemantapan mutu, pengarahan dan bimbingan manajemen laboratorium, kepada seluruh jajaran sivitas akademika. Kami berharap kerjasama ini dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Prodia melayani Research Support sejak tahun 1991 kepada sejumlah instansi/lembaga dalam penyediaan dan pengembangan wawasan ilmu bidang kedokteran dan biomedik di Indonesia. Saat ini terdapat 44 kolaborasi yang sudah terjalin dalam hal dukungan penelitian dan Pendidikan pada sejumlah instansi/lembaga, seperti fakultas kedokteran, institut sains dan teknologi, farmasi, badan riset nasional, dan beberapa organisasi profesional lainnya. Selama tahun 2021, Prodia telah memperluas jejaring kolaborasi penelitian dan pendidikan dengan beberapa institusi di antaranya FK Universitas Airlangga Surabaya, FK Universitas YARSI Jakarta, FIK Universitas Bali Internasional, FK Universitas Mataram, dan FK Universitas Jember.
Dalam menghadapi dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan global yang semakin berkembang pesat, Prodia akan terus memperluas jejaring kolaborasi dengan instansi/lembaga yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi landasan Prodia dalam mewujudkan salah satu visi Prodia sebagai "Centre of Excellence" dengan mendukung berbagai penelitian ilmu biomedik untuk tujuan akademis, epidemiologis, publikasi ilmiah dan lain-lain, sehingga semakin memperluas dukungan dalam bidang penelitian. Dukungan riset dan penelitian tersebut diyakini dapat turut membangun sinergisme sektor kesehatan yang komprehensif. Untuk menjawab tantangan global, Prodia sebagai layanan kesehatan yang terpercaya, akan terus berinovasi dan konsisten mendalami perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran laboratorium untuk keberlangsungan ekosistem sektor kesehatan di Indonesia.
###
Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.
Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.
Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.
Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 261 outlet, di 75 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).
Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Website Prodia: www.prodia.co.id.
Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi Mobile Prodia (Prodia Mobile Apps) yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:
Marina Eka Amalia
Corporate Secretary
PT Prodia Widyahusada Tbk.
Ph. +62-21-3144182 ext 3816
Email corporate.secretary@prodia.co.id