Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 19 Mei 2025 artikel

    Skrining Demensia Gratis untuk 20.000 Lansia di Indonesia

    Setelah sukses dengan program 10.000 skrining demensia gratis di tahun 2024 yang menjangkau 10.598 peserta, Prodia kembali menghadirkan Program 20.000 Skrining Demensia Gratis di tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap demensia sekaligus memberikan akses skrining gratis kepada lebih banyak individu lansia.Pentingnya Skrining Demensia Demensia adalah gangguan fungsi kognitif yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Deteksi dini memungkinkan langkah pencegahan lebih cepat dan perawatan yang tepat. Mengapa deteksi dini demensia penting?Meningkatkan kualitas hidup dengan langkah pencegahan yang sesuai.Memperlambat perkembangan penyakit melalui terapi yang tepat.Membantu keluarga dalam perencanaan perawatan jangka panjang.Menurut data Alzheimer’s Disease International, sekitar 55 juta orang di dunia hidup dengan demensia, dan jumlah ini diperkirakan meningkat tiga kali lipat pada 2050.  Di Indonesia, jumlah pengidap demensia diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 juta orang.Tentang Program 20.000 Skrining Demensia GratisSkrining gratis ini terbuka bagi individu usia ≥ 50 tahun dan tersedia di 95 cabang Klinik Prodia dengan dua tahap:Skrining Kuisioner AD-8 INA: Mendeteksi dugaan gangguan kognitif.Skrining MOCA-INA: Dilakukan oleh dokter Prodia jika hasil kuisioner AD-8 INA menunjukkan indikasi gangguan kognitif.Jika hasil skrining di atas menunjukkan adanya penurunan fungsi kognitif, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Alur Skrining Demensia di ProdiaSkrining Kuisioner AD-8 INADiisi oleh keluarga atau orang terdekat.Jika peserta datang sendiri, dapat diisi sendiri.Jika skor AD-8 INA ≥ 2,  dilanjutkan dengan skrining MOCA-INA oleh dokter Prodia. 2. Skrining MOCA-INADilakukan oleh dokter Prodia untuk peserta dengan skor AD-8 INA ≥ 2.Jika skor MOCA-INA ≤ 25, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Kenali Gejala Awal Demensia Kesulitan mengingat kejadian atau informasi baru.Kesulitan dalam menyusun kata-kata atau berbicara.Sering bingung dengan waktu atau tempat.Kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan.Perubahan suasana hati atau perilaku tanpa alasan jelas.Menurunnya kemampuan berpikir dan mengambil keputusan.Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala di atas, segera lakukan skrining demensia di Prodia.Bagaimana Cara Mengikuti Program Ini?Kunjungi cabang klinik Prodia terdekat untuk skrining AD-8 INA.Jika skor AD-8 INA ≥ 2, lanjutkan dengan skrining MOCA-INA oleh dokter Prodia.Jika hasil MOCA-INA ≤ 25, dokter Prodia akan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Program berlangsung  hingga 31 Desember 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan skrining gratis ini!Peran Keluarga dalam Deteksi Dini DemensiaKeluarga memiliki peran penting dalam mendukung lansia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan keluarga:Perhatikan tanda-tanda awal yang mungkin muncul pada orang tua atau anggota keluarga lainnya.Dorong lansia untuk melakukan skrining secara rutin.Dampingi dalam proses pemeriksaan, terutama saat mengisi kuisioner AD-8 INA.Diskusikan hasil skrining dengan dokter untuk langkah selanjutnya.Ajak Orang Tua Anda Skrining Demensia di ProdiaJika Anda memiliki keluarga berusia ≥ 50 tahun, jangan ragu untuk mengajak mereka melakukan skrining demensia di cabang klinik Prodia terdekat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Kontak Prodia 1500 830 (call centre)/0855 1500 830 (chat WA) atau kunjungi cabang klinik Prodia terdekat di kota Anda.  

  • 14 Mei 2025 artikel

    Tips Berinteraksi dengan Contact Center Prodia Agar Lebih Efektif

    1. Siapkan Info Penting Sebelum Hubungi KamiSebelum telpon/chat/email, pastikan kamu sudah catat:Nama lengkap & tanggal lahirNomor HP/email terdaftarPatient ID dan Booking ID (jika ada)Detail pertanyaan / Kendala  2. Pilih Channel yang SesuaiKamu bisa hubungi kami lewat channel yang paling sering kamu pakai. Sesuaikan aja dengan kebutuhan dan kenyamanan kamu:WhatsApp / Telegram / Facebook Messenger → Cepat & praktis Telepon → Cocok kalau butuh penjelasan lebih detail atau langsung ngobrolEmail → Ideal untuk pengajuan resmi maupun keluhan Pilih yang paling pas, kami siap bantu di semua platformTips: Jika kamu sudah mulai berkomunikasi melalui satu channel, sebaiknya lanjutkan di channel tersebut agar data dan histori komunikasi tetap konsisten. 3. Catat Informasi Penting yang disampaikan Petugas dan Cek Kembali Informasi yang diterimaBaik saat mengirim email, chat, atau mengisi form, gunakan kalimat yang jelas dan langsung pada inti masalah. Ini akan sangat membantu tim kami memahami kebutuhan kamu lebih cepat. Dan jangan lupa untuk mencatat informasi penting yang disampaikan ke petugas yaContoh yang tepat:“Saya ingin reschedule pemeriksaan HbA1c yang dijadwalkan tanggal 15 April di Prodia Kemang, atas nama Andi Putra. Bisa dibantu?” Jangan ragu untuk hubungi kami!Call: 1500 830WA: 0855  1500 830 Telegram: @prodia.idEmail: info@prodia.co.idMedia Sosial: Instagram : prodia_lab,  X: @prodia_lab, Facebook Messenger: @prodia.idAplikasi: U by Prodia Sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik, kami dengan bangga menerima penghargaan CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence).Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi kami dalam menjaga standar layanan unggul dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang optimal. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda!

  • 14 Mei 2025 artikel

    Tingkatkan Pengalaman Pelanggan untuk Akses Layanan Diagnostik, Prodia Integrasikan Sistem dengan Aplikasi MyAdMedik@

    Jakarta, 14 Mei 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) terus memperkuat layanan komprehensifnya demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Komitmen ini diwujudkan melalui integrasi sistem portal Prodia Link ke dalam salah satu layanan digital PT Administrasi Medika (AdMedika), yaitu aplikasi MyAdMedik@. Melalui kolaborasi ini, layanan unggulan Prodia kini semakin mudah diakses oleh pelanggan yang juga merupakan peserta AdMedika. Pelanggan dapat menikmati kemudahan dalam memilih jenis dan lokasi pemeriksaan laboratorium, serta memantau proses pemeriksaan sampel—semua dalam satu genggaman lewat aplikasi MyAdMedik@. Kehadiran AdMedika melengkapi ekosistem layanan kesehatan Prodia, memberikan akses yang lebih seamless dan efisien bagi pelanggan. Peresmian integrasi sistem Prodia Link pada aplikasi MyAdMedik@ ini dilakukan di Grha Prodia Utama, Jakarta Pusat dan dihadiri oleh Andri Hidayat selaku Digital Service Transformation & IT Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati selaku Business & Marketing Director Prodia, Dian Prambini selaku Direktur Utama AdMedika, Muhamad Nasrun Ihsan selaku Direktur Marketing & Bisnis AdMedika, Danang Rizki Ginanjar selaku Direktur Keuangan & Manajemen Risiko AdMedika, serta segenap jajaran manajemen Prodia maupun AdMedika.Digital Service Transformation & IT Director Prodia, Andri Hidayat, mengapresiasi upaya kolaboratif antara Prodia dengan AdMedika demi membangun ekosistem digital kesehatan yang holistik dan efisien. “Prodia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi, mudah diakses, dan berbasis teknologi. Kami menyambut baik kerja sama dengan AdMedika sebagai bentuk sinergi dalam memberikan kemudahan akses layanan diagnostik bagi para peserta AdMedika. Dukungan penuh dari infrastruktur digital kami termasuk sistem pendaftaran online sehingga memungkinkan proses pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan personal. Kami memastikan bahwa ekosistem digital Prodia siap melayani kebutuhan peserta AdMedika secara menyeluruh, agar sejalan dengan misi kami untuk menjadi mitra kesehatan terpercaya melalui transformasi digital yang berkelanjutan.” Ujar Andri.Sejalan dengan yang disampaikan Digital Service Transformation & IT Prodia, CEO AdMedika Dian Prambini menyampaikan “Go Live Integrasi Prodia Link pada Aplikasi MyAdMedik@, ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan kesehatan digital yang praktis, cepat, dan user-friendly bagi peserta asuransi rekanan AdMedika. Inovasi ini merupakan salah satu milestone dalam perjalanan transformasi digital AdMedika,” ujar Dian Prambini, CEO AdMedika.Prodia dan AdMedika menghadirkan sistem terintegrasi melalui fitur Provider Rekanan di aplikasi MyAdMedik@. Peserta dapat memilih jenis pemeriksaan, cabang Prodia yang akan dikunjungi, serta mengunggah surat rujukan dari dokter secara mudah. Proses verifikasi berjalan otomatis dan pembayaran dapat dilakukan menggunakan fasilitas Biaya Penjaminan berupa plafon benefit kesehatan-di akun peserta AdMedika. Integrasi sistem Prodia dengan aplikasi MyAdMedik@ menawarkan sejumlah keunggulan bagi para peserta AdMedika, seperti proses validasi kepesertaan yang lebih mudah dan tidak perlu mengisi secara manual, dapat melakukan pemesanan dalam kurun waktu 3 (tiga) minggu sebelum tanggal pemeriksaan yang dipilih, tracking hasil pemeriksaan sampel yang diperbaharui secara berkala melalui aplikasi. Aplikasi akan mengeluarkan notifikasi pengingat untuk peserta yang akan melakukan pemeriksaan di Prodia. Selain itu, peserta yang telah melakukan pendaftaran tidak perlu mengantri karena sudah tersedia tombol fitur “Sudah Hadir” pada opsi pemesanan yang dilakukan. Dalam kesempatan yang sama, Business & Marketing Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, menyampaikan “Tentunya kami melihat integrasi sistem ini memberikan kemudahan serta percepatan layanan bagi pelanggan dalam mengakses layanan Prodia. Kemudahan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan pelanggan yang lebih kuat, sekaligus membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pelanggan yang ingin mengakses layanan diagnostik Prodia. Kami sangat menghargai kepercayaan AdMedika kepada Prodia melalui kolaborasi ini, karena Prodia menjadi mitra pertama AdMedika yang dapat melakukan bridging integrasi sistem dengan aplikasi MyAdMedik@. Kami optimis kerja sama ini terus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak maupun para pelanggan.” Jelas Indriyanti.Indriyanti menambahkan “Integrasi sistem ini telah terhubung dengan 150 cabang Prodia di seluruh Indonesia (tidak termasuk Papua), memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta AdMedika. Ke depannya, sistem ini akan terus dikembangkan dengan penambahan berbagai fitur baru, seperti penerimaan hasil pemeriksaan langsung oleh peserta, pengajuan pindah cabang pemeriksaan, serta opsi pembatalan registrasi. Pengembangan ini merupakan komitmen bersama Prodia dan AdMedika dalam meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan kesehatan bagi seluruh peserta” Ujar Indriyanti.Sejak tahun 2014, Prodia telah menjalin kerja sama strategis dengan AdMedika dalam menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh peserta AdMedika. Kolaborasi ini semakin diperkuat melalui pemanfaatan interoperabilitas antara sistem Prodia Link dan sistem kepesertaan AdMedika, guna membangun ekosistem digital kesehatan yang lebih luas dan saling terkoneksi. Sebagai bentuk komitmen terhadap transformasi digital, Prodia terus mengembangkan Prodia Link sebagai platform digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk memudahkan akses layanan diagnostik bagi mitra korporat, klinik, dan institusi layanan kesehatan. Melalui platform ini, pengguna dapat melakukan permintaan pemeriksaan dan memantau status sampel pemeriksaan secara real-time dalam satu sistem yang efisien. Kehadiran Prodia Link tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjamin akurasi data dalam pengelolaan layanan laboratorium. Dengan demikian, Prodia menawarkan solusi kolaboratif yang cepat, aman, dan terintegrasi secara digital bagi seluruh mitra layanan kesehatan.#Prodia #Integrasi #Kolaborasi #TransformasiDigital #LayananDiagnostik******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.  Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia    Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                     Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id   

  • 13 Mei 2025 promo

    Promo HUT Prodia ke-52 di Aplikasi Livin’ by Mandiri !

    Kini layanan Prodia telah hadir di fitur Sukha aplikasi Livin’ by Mandiri. Manfaatkan berbagai promo menarik!

  • 06 Mei 2025 artikel

    Prodia Siap Gelontorkan Dana Ratusan Miliar untuk Buyback Saham

    JAKARTA, 7 Mei 2025 – Dalam rangka menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang fluktuatif serta memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang, PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) menyampaikan rencana pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi ini sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai pelaksanaan buyback tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rencana buyback tersebut telah disampaikan secara resmi melalui Keterbukaan Informasi Perseroan yang dipublikasikan pada tanggal 7 Mei 2025.Periode pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) bulan, yaitu sejak tanggal 8 Mei 2025 hingga 7 Agustus 2025. Prodia telah menyiapkan dana sebesar maksimal 200 miliar Rupiah yang berasal dari kas internal, dan buyback akan dilakukan baik secara bertahap maupun sekaligus melalui Bursa, sesuai ketentuan yang berlaku.Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk menjaga kepercayaan pasar dan menciptakan nilai yang berkelanjutan. “Kami melihat pentingnya menjaga agar harga saham Perseroan tetap mencerminkan kondisi fundamental yang solid. Melalui buyback ini, Perseroan memiliki fleksibilitas untuk melakukan pembelian saham pada harga yang wajar, sesuai ketentuan yang berlaku. Inisiatif ini dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik,” ujar Liana.Mengutip Keterbukaan Informasi yang disampaikan Perseroan, Corporate Secretary Prodia, Marina Eka Amalia menyampaikan bahwa langkah buyback saham ini merupakan komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan nilai pemegang saham dan profitabilitas. Dalam kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan, buyback merupakan langkah strategis Perseroan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, menstabilkan harga saham, dan memperkuat kepercayaan pasar. Pelaksanaan buyback saham ini menunjukkan bahwa Perseroan memiliki likuiditas yang cukup dengan kondisi keuangan yang sehat dan bertujuan untuk mengoptimalkan struktur modal, serta memberikan imbal hasil yang berkelanjutan kepada pemegang saham.”Manajemen Perseroan menegaskan bahwa aksi buyback ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan karena Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan buyback saham. Oleh karenanya, tidak akan mengganggu kebutuhan operasional ataupun menyebabkan penundaan pembayaran yang jatuh tempo dan biaya yang akan timbul dari buyback saham ini tidak material sehingga tidak menyebabkan turunnya pendapatan Perseroan.#Buyback #PasarModal #PembelianKembaliSaham #PRDA Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 360 outlet, di 80 Kota, 106 Kabupaten, dan 34 Provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).   Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui WhatsApp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia     AVP Legal, Investor Relation & Corporate Secretary PT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                 Mella MeliaInvestor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph. +62-21 3144182 ext 3775Email     investor.relation@prodia.co.id

  • 03 Mei 2025 artikel

    Prodia Catat Kinerja Positif di Awal 2025, Bidik Pertumbuhan Lebih Progresif ke Depan

    Jakarta, 2 Mei 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) menutup Kuartal I-2025 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp483 miliar, terkoreksi tipis sebesar 0,78% secara year-on-year. Selain itu, Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,8 miliar, mencerminkan kinerja keuangan yang tetap positif di tengah berbagai tantangan ekonomi. Meskipun menghadapi dinamika ekonomi domestik dan global, seperti fluktuasi nilai tukar rupiah, pergeseran pola belanja masyarakat selama Ramadhan dan Idul fitri, serta ketidakpastian situasi politik nasional, Perseroan tetap menunjukan ketangguhan bisnisnya. Dengan fondasi keuangan yang solid, Prodia optimistis dapat mendorong pertumbuhan kinerja yang lebih progresif pada kuartal berikutnya.Pada Kuartal II 2025, Prodia akan meluncurkan serangkaian inisiatif terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan customer engagement, memperbaiki pengalaman pengguna, dan mendorong kesadaran akan kesehatan, khususnya melalui U by Prodia seperti program promosi bulanan, fitur Health Plan & Chronic Disease Management (CDM) yang tentunya bisa menarik minat pelanggan. Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi, menyampaikan, “Perseroan masih melihat adanya tren kinerja yang serupa dengan tahun sebelumnya. Adanya momentum Ramadhan dan Idul Fitri mendorong pergeseran prioritas belanja masyarakat, dinamika politik nasional memberikan efek domino terhadap sentimen pasar, dan situasi ekonomi global turut mempengaruhi nilai tukar rupiah. Namun, kami tetap mampu memperlihatkan kinerja yang cukup baik dan optimistis fondasi keuangan yang dimiliki mampu mendukung pertumbuhan lebih lanjut di Kuartal II-2025.”Dalam kesempatan yang sama, Direktur Business & Marketing Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, menambahkan, “Perseroan tetap optimistis dapat bertumbuh, dengan strategi yang telah disiapkan. Di antaranya adalah pengembangan produk tes esoterik, optimalisasi transaksi digital melalui aplikasi U by Prodia, perluasan jaringan outlet Point-of-Care (POC), perluasan segmentasi layanan khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan, serta ekspansi segmen pelanggan baru melalui layanan segmented outlet. Kami juga berkomitmen untuk mengupayakan Perseroan menjadi laboratorium rujukan di kawasan Asia Tenggara (SEA Referrals).”Indriyanti menambahkan “Perseroan telah mencatatkan tingkat akuisisi pelanggan baru melalui platform U by Prodia lebih dari 30% di tahun 2024, sehingga turut berkontribusi sebesar 13% terhadap pencatatan volume transaksi pembelian tes laboratorium Prodia. Kedepannya peningkatan volume transaksi dan tingkat akuisisi pelanggan baru, diharapkan dapat berkontribusi terhadap total revenue PT Prodia Widyahusada Tbk.”Sebagai pemegang 39% saham PT Prodia Diagnostic Line (Proline) sejak tahun 2024, Prodia juga menyambut baik pengembangan fasilitas produksi baru oleh Proline pada tanggal 25 April 2025 sebagai langkah strategis dalam memperkuat industri alat kesehatan nasional. Fasilitas produksi baru ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan di berbagai lini, termasuk Kimia Klinik, Rapid Test, Instrumen Diagnostik, dan Biomolekuler. Peningkatan kapasitas ini ditargetkan untuk menjangkau lebih banyak fasilitas kesehatan di dalam negeri, termasuk puskesmas, serta memperluas penetrasi pasar ekspor hingga 20% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, produk Proline telah digunakan oleh lebih dari 7.000 fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia.Sepanjang Kuartal I-2025, Prodia berkomitmen terhadap nilai "Sustainability for Healthy Community" dengan menyediakan layanan diagnostik yang komprehensif, efisien, dan berstandar global. Hal ini diwujudkan melalui berbagai program promotif dan edukatif, seperti kegiatan CSR berupa pemeriksaan genetik berbasis Whole Exome Sequencing (WES) secara gratis bagi penyandang orang dengan penyakit langka, pemeriksaan demensia gratis dengan target 20.000 peserta lanjut usia di seluruh Indonesia, serta penyelenggaraan seminar edukasi nasional untuk dokter dan masyarakat.Hingga 31 Maret 2025, Perseroan telah mengoperasikan 360 outlet yang tersebar di 80 kota, 106 kabupaten, dan 34 provinsi di Indonesia, termasuk transformasi Klinik Utama Prodia Purwokerto. Inovasi layanan terus dikembangkan melalui peluncuran Smart Report 2.0, fitur Health Plan di aplikasi U by Prodia, serta alat laboratorium ONSO System (SBB) untuk deteksi mutasi genetik yang lebih akurat. Atas komitmen layanan pelanggan, Prodia meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Awards (CCSEA) dari Majalah Marketing 2025 dengan skor kepuasan tertinggi di industri laboratorium, yakni 95,06.#Prodia #KinerjaKeuangan #LaporanKeuangan #Sustainability #PRDA #FinancialStatement******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.  Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 31 Maret 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 360 outlet, di 80 kota, 106 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia     Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                     Mella MeliaInvestor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21 3144182E-mail    investor.relation@prodia.co.id

  • 01 Mei 2025 promo

    Promo Hingga 20%* di HUT ke-52 Prodia: Lindungi Diri dan Keluarga dengan Vaksinasi

    Hemat hingga 20%* untuk vaksinasi di HUT ke-52 Prodia. Lindungi diri dan keluarga!

  • 30 April 2025 artikel

    Prodia Raih Penghargaan The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2025, Bukti Kesadaran Tinggi Terhadap Komitmen Pengurangan Emisi Karbon

    JAKARTA, 29 April 2025 - PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) meraih penghargaan “The Best Corporate Transparency & Emission Reduction Awards 2025” dari InvestorTrust.id dengan predikat Ruby. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas transparansi dan komitmen Prodia dalam mengelola emisi karbon serta menjalankan langkah-langkah pengurangannya secara berkelanjutan. Sebagai salah satu pemimpin industri laboratorium kesehatan di Indonesia, Prodia menyadari dampak serius emisi karbon terhadap lingkungan. Berlandaskan pilar A – Actualizing Sustainable Environment dalam Prodia Sustainability Blueprint, Prodia menjalankan berbagai inisiatif yang mendukung pengurangan emisi karbon. Upaya ini sejalan dengan visi Prodia dalam mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6 (Clean Water & Sanitation), 7 (Affordable & Clean Energy), 11 (Sustainable Cities & Communities), dan 13 (Climate Action).Prodia meraih predikat Ruby berdasarkan penilaian atas transparansi perusahaan dalam mengungkapkan emisi dengan cakupan Scope 1 (Emisi langsung dari aktivitas perusahaan) dan Scope 2 (Emisi tidak langsung dari energi yang dibeli). Selain itu, terdapat 3 indikator penilaian tambahan seperti: 1) Inovasi terhadap inisiatif dan target pengurangan emisi yang progresif; 2) Kesadaran perusahaan atas intensitas menghasilkan emisi dalam operasionalnya; serta 3) Pengelolaan penggunaan energi dari energi fosil, ke energi terbarukan.AVP Legal, Investor Relations & Corporate Secretary Prodia, Marina Eka Amalia, mengungkapkan apresiasi atas penghargaan ini serta komitmen Prodia dalam mengurangi dampak emisi karbon bagi lingkungan. "Penghargaan ini menjadi bukti atas upaya kami dalam mengurangi jejak karbon dan emisi, serta mendukung pemerintah dalam mencapai net zero emission di masa mendatang. Saat ini, kami telah memulai pemantauan emisi di berbagai cabang Prodia dan mengurangi emisi secara bertahap."Selain penggunaan energi listrik yang efisien, Prodia juga menjalankan berbagai inisiatif pengurangan emisi karbon lainnya, seperti penerapan kebijakan penggunaan kendaraan listrik (EV) atau kendaraan ramah lingkungan, sosialisasi kepada karyawan terkait kesadaran lingkungan, serta pengelolaan limbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Prodia juga aktif berpartisipasi dalam upaya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan lingkungan, sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan. Langkah-langkah ini menjadi bagian integral dari strategi Prodia dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan. “Kami terus mengembangkan dan memperkuat inisiatif-inisiatif ramah lingkungan, memastikan bahwa setiap tindakan yang kami ambil mendukung tujuan keberlanjutan yang lebih besar, tidak hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk masyarakat dan planet ini." tambah Mariana.******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id  

  • 30 April 2025 promo

    Promo Spesial HUT ke-52 Prodia: Buy 1 Get 2* Pemeriksaan Genomik

    Buy 1 get 2* pemeriksaan genomik! Kesempatan tepat untuk mulai perjalanan pencegahan Anda!

  • 30 April 2025 promo

    Saatnya Cek Kesehatan Anda! Manfaatkan Promo Check-Up dan GRATIS Smart Report 2.0 di Prodia

    Hemat hingga 30%* dan GRATIS Smart Report 2.0! Promo Mei 2025 di Prodia.

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.