Hasil Pencarian
Hasil pencarian dari ""
-
15 November 2024 document
Presiden Director: Liana Kuswandi
-
15 November 2024 document
Finance & Sustainability Director: Marina Eka Amalia
-
15 November 2024 document
Commercial & Partnership Director: Indriyanti Rafi Sukmawati
-
15 November 2024 document
Integrated Solutions & Diagnostic Director: Andri Hidayat
-
15 November 2024 document
People & Organizational Development Director: Ida Zuraida
-
12 November 2024 artikel
Apa Saja yang Perlu Diketahui Tentang Cacar Api
APA ITU CACAR API?Cacar Api disebabkan oleh reaktivasi virus varisela zoster, yang menjadi penyebab cacar air.1Setelah seseorang terinfeksi cacar air atau terpapar virus varisela zoster, virus ini kemudian dorman di dalam tubuh seumur hidupnya. Seiring pertambahan usia, sistem kekebalan tubuh melemah secara alami, yang memungkinkan virus dorman ini aktif kembali dan menyebabkan Cacar Api.1,2Cacar Api biasanya memiliki penampakan berupa ruam melepuh yang sangat menyakitkan, dan hanya muncul di satu sisi tubuh.3,4 Apa Saja yang Perlu Diketahui Tentang Cacar ApiApa penyebab Cacar Api?Cacar Api disebabkan oleh reaktivasi virus varisela zoster, yang juga menjadi penyebab cacar air. Setelah seseorang terinfeksi cacar air, virusnya akan tetap berada di dalam tubuh dan menjadi inaktif. Bertahun-tahun kemudian, virus tersebut dapat kembali aktif dan menyebabkan Cacar Api.1,2Penyebab munculnya cacar api tidak begitu jelas, tetapi mungkin terdapat beberapa faktor. Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh mulai melemah dan kemampuannya untuk mencegah reaktivasi virus berkurang. Itulah sebabnya risiko Cacar Api meningkat seiring pertambahan usia. Umumnya, Cacar Api hanya terjadi satu kali seumur hidup seseorang, meskipun terdapat kemungkinan kecil untuk terinfeksi Cacar Api lebih dari satu kali. Individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah juga lebih berisiko terinfeksi Cacar Api.1,2,5 Berapa lama ruam Cacar Api berlangsung?Cacar Api biasanya timbul berupa ruam melepuh yang sangat menyakitkan, ruam ini kemudian mengering dalam waktu 10 hingga 15 hari, dan hilang Dalam jangka waktu 2 hingga 4 minggu. Biasanya ruam muncul di satu sisi tubuh atau wajah. 48-72 jam sebelum ruam muncul, penderita merasakan nyeri, gatal, kesemutan, atau mati rasa di area yang akan muncul ruam.6,7 Apa itu herpes zoster opthalmicus?Herpes zoster opthalmicus adalah infeksi Cacar Api yang menyerang mata dan area di sekitar mata. Gejalanya termasuk ruam di area sekeliling mata dan inflamasi yang sangat menyakitkan pada semua jaringan di sekitarnya.6,8 Apa kaitan antara cacar air dan Cacar Api?Cacar air adalah penyakit yang sangat menular dan menyebabkan ruam melepuh, biasanya muncul di seluruh tubuh, terasa gatal, dan demam.9 Virus cacar air dapat kembali aktif dan menyebabkan Cacar Api.1 Individu yang terinfeksi Cacar Api dapat mengalami rasa nyeri, gatal, kesemutan, dan melepuh di satu area tubuh yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu.3,4,10 Apakah stres meningkatkan risiko Cacar Api?Stres dapat meningkatkan risiko Cacar Api, tetapi usia adalah faktor risiko yang paling berpengaruh, karena sebagian besar kasus Cacar Api terjadi pada individu dewasa berusia 50 tahun ke atas.1,2,11Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai langkah pencegahan terhadap Cacar Api. Apakah Cacar Api menular?Cacar Api muncul ketika virus yang sudah ada di dalam tubuh kembali aktif, sehingga tidak dapat ditularkan antar manusia.Namun, karena virus yang menyebabkan cacar air sama dengan virus penyebab Cacar Api, jika individu yang belum pernah terinfeksi atau tidak diimunisasi terhadap cacar air kemudian terjadi kontak langsung dengan luka yang terbuka dari Cacar Api, mereka bisa menyebabkan cacar air.1,12 Mengapa individu yang berusia di atas 50 tahun berisiko lebih tinggi?Risiko terinfeksi Cacar Api meningkat seiring pertambahan usia. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh melemah secara alami seiring bertambahnya usia, sehingga memungkinkan reaktivasi virus yang dorman, meskipun Anda merasa sehat. Individu yang pernah terinfeksi cacar air sudah memiliki virus dorman yang dapat menyebabkan Cacar Api.1,2Individu berusia lanjut juga lebih berisiko mengalami komplikasi seperti neuralgia paska herpes (NPH).4 Apakah saya tetap berisiko jika belum pernah terinfeksi cacar air?Jika Anda belum pernah terinfeksi cacar air, Anda tidak akan terkena Cacar Api, tetapi dapat terinfeksi Cacar Air.13 Pencegahan dan TerapiBagaimana cara untuk mencegah Cacar Api?Mengurangi stress, berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat dapat membantu menjaga imunitas alami tubuh.11Namun seiring bertambah usia, tubuh membutuhkan bantuan untuk melindungi dari penyakit seperti Cacar Api.14Cacar Api dapat dicegah dengan vaksinasi.13Vaksinasi membantu melawan virus dan mencegah reaktivasi.12,15 Bagaimana pengobatan atau penatalaksanaan Cacar Api?Pengobatan dapat meringankan derajat keparahan dan durasi penyakit, dan tergantung gejalanya, termasuk meredakan rasa sakit.1,7Jika Anda merasa terkena Cacar Api, harap segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Dokter akan meresepkan obat-obatan yang tepat untuk membantu mengurangi derajat keparahan dan durasi gejala.Saran umum untuk penatalaksanaan gejala7,13:Usahakan ruam tetap bersih dan kering untuk mengurangi risiko infeksiKenakan pakaian yang longgarGunakan kompres dingin beberapa kali sehariUntuk informasi lebih lanjut, konsultasikan dengan Dokter Anda.NP-ID-HZU-NLTR-240004 • AD: Dec 2024 • ED: Dec 2026
-
06 November 2024 artikel
Kembangkan Fondasi Digital Berkala, Prodia Raih Digital Marketing Award 2024
Prodia kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Digital Marketing Award dan Top Social Media Award 2024 dengan predikat Excellent dengan skor 2,480. Digital Marketing Award 2024 adalah sebuah ajang penghargaan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mampu mengembangkan fondasi digital dalam bentuk website dan juga penghargaan diberikan kepada merek-merek produk digital terbaik yang berhasil memenuhi kepuasan konsumen.Itulah sebabnya penghargaan ini menjadi sebuah recognition for future business yang menunjukan keunggulan merek untuk bersaing di masa depan.Penghargaan ini dikeluarkan oleh Majalah Marketing dan lembaga survei independen SurveyOne. Penghargaan ini dihasilkan dari para heavy user dan konsumen pengguna produk-produk digital. Dengan demikian, para pemenang penghargaan ini murni hasil riset dan opini konsumen.Hery Kurniawan, Business Manager Prodia dalam kesempatan ini mengungkapkan “Digital Marketing Award ini menjadi tolok ukur keberhasilan strategi digital yang telah Prodia jalankan selama ini. Terlebih penilaiannya cukup ketat dengan menilai performa website berdasarkan opini warganet secara murni. Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Hasil penilaian akan kami jadikan benchmark dalam menukur kesiapan perusahaan dalam menghadapi persaingan di era digital dengan menjalankan aktivitas digital marketing.”Prodia mengoptimalkan website resmi www.prodia.co.id yang dapat membantu pelanggan dalam mengakses informasi dan edukasi pemeriksaan di mana pun dan kapan pun.
-
06 November 2024 artikel
Prodia Raih Penghargaan Best Business Transformation 2024
PT Prodia Widyahusada Tbk kembali mencatat pencapaian luar biasa dengan meraih penghargaan Best Business Transformation 2024 dari majalah SWA dengan kategori 'Very Good'. Penghargaan ini menunjukkan keberhasilan Prodia dalam menjalankan transformasi bisnis di tengah era disrupsi.Penghargaan tersebut diterima oleh Hery Kurniawan, Business Manager Prodia, pada Kamis (24/10) di Hotel Shangri-La, Jakarta.Kriteria penilaian penghargaan ini meliputi proses identifikasi tantangan dalm transformasi, perancangan program dan rencana aksi, serta pelaksanaan dan hasil dari transformasi yang dilakukan. Penghargaan ini mendorong Prodia untuk terus konsisten melakukan inovasi transformasi agar tetap kompetitif di masa depan.Hery Kurniawan menyampaikan bahwa penghargaan Best Business Transformation Award ini merupakan bentuk apresiasi bagi seluruh Insan Prodia yang terus bekerja keras dalam melakukan transformasi, baik di cabang offline maupun layanan online. Transformasi bukanlah hal mudah, terlebih Prodia telah berdiri lebih dari 51 tahun. Perubahan kondisi pasar dan perilaku konsumen menuntut penyesuaian strategi secara berkelanjutan.Prodia mengoptimalkan transformasi di cabang dan layanan digitalnya melalui aplikasi U by Prodia, Prodia for Doctor, serta situs resmi www.prodia.co.id untuk mempermudah akses pelanggan terhadap informasi dan edukasi pemeriksaan kapan saja dan di mana saja.
-
05 November 2024 artikel
Menyongsong Masa Depan Terapi Regeneratif dan Stemcell: Founder Prodia Group Ungkap Inovasi Terbaru di Hadapan Investor
Jakarta, 5 November 2024 – Seiring dengan kemajuan dalam terapi regeneratif, PT Prodia Widyahusada Tbk (“Prodia” dengan Kode saham: PRDA) dan PT Prodia Stemcell Indonesia (“ProSTEM”), yang keduanya merupakan anak usaha di bawah holding PT Prodia Utama (“Prodia Grup”), menyambut kedatangan puluhan investor kawakan, salah satunya Lo Kheng Hong yang dikenal sebagai Warren Buffett Indonesia untuk menyelami strategi unggul dan rencana masa depan kedua perusahaan tersebut. Kunjungan ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan dan menunjukkan komitmen Prodia dan ProSTEM dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terdepan, khususnya di bidang terapi sel punca. Dalam kunjungan tersebut, para investor berdiskusi dengan top level management dari kedua perusahaan. Nampak hadir Bapak Andi Wijaya selaku founder dan Komisaris Utama, Ibu Dewi Muliaty selaku Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, Ibu Liana Kuswandi selaku Direktur Keuangan PT Prodia Widyahusada Tbk, Ibu Cynthia Retna Sartika selaku Direktur PT Prodia Stemcell Indonesia, serta jajaran manajemen dari kedua perusahaan tersebut.Pada kesempatan tersebut, Andi Wijaya, Founder Prodia Grup, memberikan gambaran mengenai grup usaha Prodia serta prospek bisnis anak-anak perusahaan di bawah Prodia Group seperti Proline dan ProSTEM. Prodia sendiri telah memiliki sebanyak 39% saham pada Proline, sedangkan ProSTEM saat ini merupakan sister company Prodia. Selanjutnya, para investor diajak melakukan Tour de Lab baik di Prodia maupun di ProSTEM, untuk melihat kecanggihan advanced and automation Lab di Prodia serta mengunjungi Advanced Cell Therapy Production Lab di ProSTEM. Prodia yang telah beroperasi selama lebih dari 50 tahun berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas layanan lab diagnostiknya, sementara ProSTEM tengah merencanakan pengembangan portofolio terapi regeneratif baru dengan menggunakan Mesenchymal Stem Cells (MSC), termasuk proyek pengembangan nasal drop untuk stroke iskemik.Andi Wijaya, mengatakan, “Perusahaan-perusahaan dalam Prodia Grup merupakan perusahaan pelopor, salah satunya Prodia yang sudah melakukan IPO. Selain itu, Prodia Grup juga memiliki anak usaha Proline yang bergerak di industri In Vitro Diagnostics (IVD) di mana saat ini sedang membangun pabrik pada lahan seluas 5.500 meter persegi yang siap beroperasi di tahun 2025. Dengan portfolio yang luas, Proline akan mampu bersaing di industrinya dan memberikan keuntungan bagi para pemangku kepentingannya, tak terkecuali Prodia. Lebih lanjut, melalui ProSTEM yang bergerak di bidang terapi sel punca (stem cell therapy), Prodia Grup juga terus memperluas inovasi kesehatan. Terapi sel punca menawarkan potensi besar dalam bidang kesehatan karena mampu membantu proses regenerasi jaringan dan perawatan berbagai penyakit kronis yang sebelumnya sulit diobati.”Lukas Setia Atmaja, investor dan akademisi sekaligus penggagas pertemuan yang juga pernah menjabat sebagai Komisaris Independen Prodia, mengatakan bahwa “Setelah menyaksikan sendiri bagaimana kecanggihan laboratorium Prodia dan Advanced Cell Therapy Production Lab ProSTEM, saya yakin bahwa ini akan meningkatkan shareholders’ value. Terapi ini berpotensi mengobati berbagai kondisi medis, termasuk penyakit degenerative dan beberapa jenis kanker. Dengan keunggulan dan kecanggihan lab di kedua Perusahaan ini, saya yakin dapat mendorong kinerja yang positif di masa mendatang”.Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia, menyampaikan bahwa Prodia akan terus mengembangkan inovasi yang akan mendukung kemajuan layanan kesehatan di Indonesia. Inovasi tersebut mencakup lebih dari 3.000 jenis tes pemeriksaan laboratorium klinis dan personalized medicine melalui Prodia Genomics. Saat ini Prodia juga telah memiliki lebih dari 300 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, memastikan aksesibilitas layanan kesehatan berkualitas dan terstandardisasi bagi masyarakat Indonesia, serta menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.Sementara di kesempatan yang sama, Cynthia Retna Sartika, Direktur Prodia StemCell menyampaikan "Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memastikan semua proses memenuhi standar current Good Manufacturing Practice (cGMP). Dengan memperluas kolaborasi dengan institusi penelitian dan mitra nasional maupun internasional, kami berharap dapat mempercepat riset dan komersialisasi produk. Selain itu, fokus kami pada ekspansi pasar dan penerapan teknologi digital akan membantu ProSTEM dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi, mendukung tren medical tourism, dan memastikan bahwa produk kami tidak hanya inovatif, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kami dapat berkontribusi dalam mendukung roadmap pemerintah dalam transformasi teknologi bidang kesehatan khususnya pengobatan berbasis sel, stem cell, dan turunannya serta mempercepat hilirisasi produk buatan Indonesia menjadi tuan rumah di negerinya sendiri segera terwujud."Kekuatan Prodia dan ProSTEM terletak pada teknologi, pengetahuan, dan pengalaman lebih dari puluhan tahun dalam sektor layanan kesehatan. Sebagai pemimpin di layanan diagnostik, Prodia telah membangun jaringan yang luas untuk memenuhi kebutuhan beragam masyarakat Indonesia melalui layanan diagnostik dan kesehatan presisi yang terdepan. Di samping itu, dengan dukungan dari para ahli dan penelitian terkini, ProSTEM fokus pada pengembangan terapi regeneratif sel punca yang berpotensi mengubah paradigma perawatan medis. Dengan mengintegrasikan teknologi advanced dan pemahaman mendalam tentang industri kesehatan, Prodia dan ProSTEM berkomitmen untuk memberikan solusi kesehatan yang relevan, bermanfaat, dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.*****Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 321 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Tentang PT Prodia Stemcell IndonesiaProSTEM, Laboratorium Penyimpanan, Pengolahan, dan Penelitian Sel Punca, Sel, dan Metabolitnya untuk Aplikasi Klinis terbesar dan terlengkap di Asia, dibangun dengan komitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang terdepan. Mengantongi izin pengelolaan dan penyimpanan sel punca dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (No. 48 & 50 Tahun 2012) serta sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), dan memenuhi standar internasional (American Association of Blood Banks (AABB) dan Foundation for Accreditation of Cellular Therapy – Net Cord (FACT-Net Cord)) yang menjadikannya ProSTEM sebagai Laboratorium Terbesar dan Terlengkap pertama di Indonesia.Berdiri di atas pengalaman lebih dari 50 tahun dalam mengelola Laboratorium Klinik Prodia yang handal dan terpercaya, ProSTEM didukung oleh Ketua Prodia Group, Bapak Andi Widjaja, Ph.D., dan ahli sel punca internasional, Prof. Aw Tar Choon dari Singapura. Dedikasi ini mencerminkan komitmen ProSTEM untuk menjadi laboratorium sel punca terdepan, baik dalam mutu maupun pelayanan di Indonesia dan Asia. ProSTEM tidak hanya menyediakan layanan penyimpanan dan pengolahan sel punca, tetapi juga berfokus pada penelitian yang dapat membuka jalan bagi inovasi dalam terapi sel punca. Dengan berbagai teknologi canggih dan prosedur yang telah terstandarisasi, ProSTEM berupaya memberikan layanan yang aman dan efektif untuk memenuhi kebutuhan klinis dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Lebih lengkap mengenai ProSTEM dapat dilihat di www.prostem.co.id.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.: +62-21-3144182Email: corporate.secretary@prodia.co.idDewi KurniawatiCustomer Relation SupervisorPT Prodia StemCell Indonesia"Ph.: +62-21-2302629Email: dewi.kurniawati@prostem.co.id
-
05 November 2024 document
Struktur Grup Perusahaan Prodia
-
17 Juni 2026 panel-test
Acupuncture Essential Program
-
17 Juni 2026 panel-test
Acupuncture Optima Program
-
17 Juni 2026 panel-test
Advanced Female Fertility Check
-
17 Juni 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile
Advanced Lipid Profile adalah pemeriksaan darah untuk menilai kolesterol dan risiko penyakit jantung secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggabungkan hasil laboratorium, kondisi kesehatan, dan data gaya hidup untuk memberikan gambaran risiko kardiovaskular secara menyeluruh.
-
17 Juni 2026 panel-test
Advanced Lipid Profile Essential
Panel pemeriksaan lipid untuk menilai profil kolesterol dan membantu evaluasi risiko penyakit kardiovaskular secara lebih komprehensif.
-
17 Juni 2026 panel-test
Allergy Reveal Panel
-
17 Juni 2026 panel-test
Allergy Screening - Starter Panel
-
17 Juni 2026 panel-test
Anti-Fatigue Panel
-
17 Juni 2026 panel-test
Anti-Stress Panel
-
17 Juni 2026 lab-test
1,3-Beta-D-Glucan (Fungitell), Serum
Tes Fungitell diindikasikan untuk diagnosis dugaan infeksi jamur dan harus digunakan bersama dengan prosedur diagnostik lainnya. Tes ini tidak mendeteksi spesies jamur tertentu seperti Cryptococcus, yang menghasilkan tingkat (1,3) -beta-D-glukan yang sangat rendah.
-
17 Juni 2026 lab-test
17-Hydroxypregnenolone
Pengukuran 17α-hydroxypregnenolon berguna dalam diagnosis beberapa bentuk hiperplasia adrenal kongenital. Pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akibat defisiensi 3β-hidroksisteroid dehidrogenase, 17α-hidroksipregnenolon meningkat, sedangkan pada penderita hiperplasia adrenal kongenital akiba
-
17 Juni 2026 lab-test
17-Ketosteroid
17-ketosteroid adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah hormon seks steroid pria yang disebut androgen dan hormon lain yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal pada pria dan wanita, dan oleh testis pada pria.
-
17 Juni 2026 lab-test
17-OH Kortikosteroid (Urine 24 jam)
17-OH Kortikosteroid adalah produk yang terbentuk ketika hati dan jaringan tubuh lainnya memecah hormon steroid kortisol.
-
17 Juni 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS)
Pemeriksaan 17-OH Progesteron merupakan pemeriksaan dengan metode liquid chromatography, tandem mass spectrometry (LC-MS/MS) untuk penentuan 17a-hydroxyprogesterone secara kuantitatif dalam serum atau plasma. Pemeriksaan ini terutama ditujukan ketika dicurigai adanya defisiensi 21-hydroxylase.
-
17 Juni 2026 lab-test
17-OH Progesterone (LC-MS/MS) (SI Unit)
-
17 Juni 2026 lab-test
17-OH Progesterone Neonatus (LC-MS/MS)
Hiperplasia adrenal kongenital (HAK) merupakan salah satu kelainan autosomal resesif terbanyak akibat defisiensi enzim atau gangguan pada salah satu dari lima tahap biosintesis steroid di kelenjar adrenal. HAK yang disebabkan defek 21-hidroksilasi di korteks adrenal terjadi pada 95% pasien. Secara
-
17 Juni 2026 lab-test
2,5-Hexanedione (Urine)
2,5-Hexanedione adalah metabolit utama n-hexane dan dianggap sebagai penyebab n-hexane polyneuropathy. Oleh karena itu, mengukur 2,5-hexanedione bermanfaat untuk pemantauan biologis paparan n-hexane.
-
17 Juni 2026 lab-test
BRCA 1/2 Germline
Pemeriksaan untuk mendeteksi ada tidak-nya mutasi pada gen BRCA1 (BReast CAncer gene 1) dan BRCA2 (BReast CAncer gene 2) pada seseorang menggunakan sampel darah, bukan sampel jaringan kanker. Apabila ditemukan adanya mutasi pada BRCA1/2 germline maka mutasi ini bersifat diturunkan ( herediter).
-
17 Juni 2026 lab-test
CardioPGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 8 jenis obat sebagai berikut : Acenocoumarol, Atorvastatin, Clopidogrel, Phenprocoumon, Pravastatin, Rosuvastatin, Simvastatin, Warfarin berdasarkan gen : CYP2C19, CYP2C9, VKORC1, CYP4F2, SLCO1B1, APOE yang di
-
17 Juni 2026 lab-test
CArisk 2.0
Pemeriksaan genomik yang menganalisis lebih dari 100 gen dan 200 varian untuk mengidentifikasi risiko 13 jenis kanker yang paling umum yaitu kanker payudara, kanker kolorektal (usus besar dan anus), kanker paru, kanker hati, kanker serviks, kanker pankreas, kanker lambung, kanker limfoma non hodgki
-
17 Juni 2026 lab-test
DIArisk
Pemeriksaan untuk menilai risiko terhadap 8 jenis penyakit yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestasional diabetes, komplikasi neuropati, komplikasi nefropati, penyakit ginjal kronis, gangguan metabolisme lipid, dan obesitas berdasarkan profil genetik varian low penetrance SNP setiap individu.
-
17 Juni 2026 lab-test
EYEgenomics
EYEgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan 10 gangguan penglihatan cataract, high myopia, keratoconus, primary angle-closure glaucoma, primary open-angle glaucoma, diabetic retinopathy, polypoid
-
17 Juni 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter.
-
17 Juni 2026 lab-test
Hereditary Cancer Risk (add on)
Pemeriksaan genomik yang mengidentifikasi varian genetik germ-line high penetrance dari 48 gen terkait risiko 8 jenis kanker herediter. Bermanfaat kepada: 1.Pasien kanker Mengetahui mutasi penyebab kanker Menentukan manajemen yang sesuai termasuk pemilihan terapi yang disetujui Mengetahui ris
-
17 Juni 2026 lab-test
IMMUNErisk
IMMUNErisk merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko berdasarkan profil genomik seseorang terhadap penyakit autoimun (rheumatoid arthritis, SLE, psoriasis, alopecia areata dan vitiligo) serta alergi (allergic rhinitis dan atopic dermatitis). Pemeriksaan ini menganali
-
17 Juni 2026 lab-test
Infection PGx
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
17 Juni 2026 lab-test
Infection PGx (add-on)
CardioPGx adalah pemeriksaan farmakogenomik untuk mengetahui kecocokan seseorang terhadap 14 jenis obat sebagai berikut : Efavirenz, Voriconazole, Amikacin, Dibekacin, Gentamicin, Kanamycin, Neomycin, Netilmicin, Paromomycin, Plazomicin, Ribostamycin, Streptomycin, Tobramycin, dan Isoniazid berdasar
-
Lokasi
PRODIA TEBING TINGGI
Jl. Jenderal Sudirman 175-A, Badak Bejuang, Kec. Tebing Tinggi Kota, KotaTebing Tinggi