Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 06 September 2024 artikel

    Prodia masuk sebagai “Indonesia 7 Most Popular Brand of the Year 2024” dari JawaPos

    PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham : PRDA) masuk kedalam daftar 7 merek ternama Indonesia versi JawaPos melalui penghargaan “Indonesia 7 Most Popular Brand of the Year 2024”. Adapun Prodia meraih predikat untuk kategori Rumah Sakit/Klinik/Lab, dan menjadi satu-satunya laboratorium klinik Indonesia yang masuk ke dalam jajaran 7 merek/brand ternama ini. Hal ini semakin mengukuhkan Prodia sebagai pionir layanan diagnostik kesehatan yang terdepan di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa Prodia masih menjadi bagian dari top of mind awareness Masyarakat Indonesia sebagai personal & precise partner untuk kesehatan yang andal.Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024 merupakan penganugerahan bagi 7 brand terpopuler dalam 60 kategori sektor. Dari hasil survei, terpilihlah 420 merek dari 378 perusahaan sebagai pemenang dalam 60 kategori sektor yang berbeda, dengan masing-masing kategori memiliki 7 merek teratas yang diurutkan berdasarkan parameter top of mind responden.

  • 02 September 2024 artikel

    Fokus Dalam Pengembangan Regenerative Medicine, Prodia Gelar Seminar Kolaborasi bersama Akademisi dan Praktisi

    Medan, 31 Agustus 2024 - Sebagai bagian dari komitmen dalam mewujudkan visi Centre of Excellence, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) menggelar seminar dan diskusi ilmiah sebagai buah kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU). Prodia telah banyak berperan sebagai penyedia sarana literatur dan prasarana pendukung penelitian bagi mahasiswa, dokter, dan dosen di berbagai universitas. Seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan mengenai perkembangan terbaru dalam tata laksana dan penanganan penyakit yang melibatkan rekayasa jaringan serta pendekatan multidisiplin ilmu dalam upaya terapeutik. Adapun fokus utama dalam seminar ini memaparkan sejumlah informasi penting terkait perkembangan teknologi seputar aging dan regenerative medicine. Seminar berlangsung di JW Marriott Hotel Medan (31/08) yang dihadiri oleh Dekan dan Dosen FK USU, Kepala Program Studi Sp1, Sp2, S2, dan S3, Ketua Departemen FK USU, serta sejumlah akademisi dan praktisi Dokter Spesialis dan Dokter Umum.Dalam sambutannya, Founder dan Komisaris Utama Prodia, Drs. Andi Wijaya, PhD, MBA, mengatakan “Aging dan regenerative medicine adalah bidang yang terus berkembang dengan potensi luar biasa untuk meningkatkan kualitas hidup di usia lanjut. Melalui inovasi dalam terapi regeneratif ini, kita dapat memperlambat proses penuaan dan memperbaiki jaringan yang rusak, serta memberikan harapan baru bagi pasien dengan kondisi degeneratif. Teknologi ini memungkinkan kita tidak hanya merawat penyakit, tetapi juga memulihkan fungsi tubuh yang hilang. Prodia percaya bahwa masa depan kesehatan terletak pada bagaimana kita bisa mengintegrasikan inovasi dalam aging and regenerative medicine ke dalam praktik klinis. Dengan mendukung penelitian dan pengembangan di bidang ini, kami berkomitmen membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan lebih lama.”Berangkat dari pernyataan Andi, perwakilan Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD, FINASIM mengatakan “Seminar ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa para praktisi medis di Medan dan sekitarnya selalu memiliki akses terhadap informasi terbaru terhadap inovasi terbaru di bidang aging dan regenerative medicine. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kita dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperpanjang harapan hidup yang sehat bagi masyarakat. Terlebih, kolaborasi antara akademisi dan praktisi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan baru di dunia kesehatan. Dengan demikian, seminar ini tidak hanya memperkuat sinergi ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata layanan kesehatan di masa depan.”Pada kesempatan yang sama, Andi Wijaya juga menekankan pentingnya kesehatan dan kesejahteraan sebagai aset emas, terutama di kalangan lansia, karena seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk memelihara dan memperbaiki jaringan semakin menurun. Dari tujuh pilar penuaan, salah satu tantangan medis utama yang dihadapi adalah masalah sel punca dan regenerasi. Untuk mengatasi tantangan ini, perkembangan ilmu medis telah memperkenalkan pengobatan regeneratif, seperti MSC – EV (Vesikel Ekstraseluler) turunan. Sebagai contoh lainnya, Andi menjelaskan bahwa pada penderita diabetes melitus memiliki masalah kaki sering kali berujung pada amputasi akibat kompleksitas patologi seperti gangguan penghalang, infeksi, dan stres oksidatif. Namun, dengan pendekatan pengobatan regeneratif seperti MSC-EV, proses penyembuhan luka dapat ditingkatkan secara signifikan, memberikan harapan baru bagi pasien dengan kondisi kompleks tersebut.Prof. Dr. Sutomo Kasiman, Sp.PD, Sp.JP(K), juga memaparkan mengenai pentingnya etika dalam dunia medis yang menjadi kerangka kerja bagi para profesional kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna. Etika ini mencakup aspek preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang didasarkan pada pengetahuan, keterampilan, perilaku profesional (professional behaviour), etik (bioethics), serta moral dan hukum. Selanjutnya, Prof. Dr. dr. Dharma Lindarto, Sp.PD-KEMD, FINASIM, membahas sindrom metabolik yang dipicu oleh gaya hidup westernisasi, termasuk konsumsi makanan cepat saji dan porsi yang berlebihan, sedangkan Dr. Cynthia Retna Sartika, M.Si, menyoroti masalah medis seperti penuaan, cacat bawaan, dan trauma, serta pentingnya pengobatan regeneratif, seperti stem cells, untuk memulihkan jaringan dengan fungsi dan struktur yang sama seperti aslinya.Hingga saat ini Prodia telah mendukung lebih dari 4.500 penelitian, melahirkan 580 tes riset, dan menjalin kerja sama dengan 50 universitas di Indonesia. Hal ini mengukuhkan peran Prodia sebagai sumber informasi terkini mengenai perkembangan ilmu kedokteran dan laboratorium bagi dokter, peneliti, akademisi, dan masyarakat umum melalui Forum Diagnosticum, Info Laboratorium, The Indonesian Biomedical Journal, seminar nasional, diskusi ilmiah, dan penyuluhan kesehatan. Prodia juga berinovasi menghadirkan aplikasi Prodia for Doctor dengan tujuan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi dokter untuk menunjang layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien dengan menawarkan kemudahan bagi dokter dalam membuat rujukan pemeriksaan kesehatan ke Prodia, memberikan konsultasi kepada pasien, memantau riwayat hasil pemeriksaan kesehatan pasien, hingga menjadi wadah para dokter mendapatkan informasi mengenai diagnostik.Prodia berharap untuk dapat terus membangun hubungan baik dengan FK USU dengan proses transfer knowledge juga berjalan dengan lebih lancar melalui kerja sama dengan menyediakan layanan khusus untuk mendukung riset dan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, akademisi, dan dokter yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan penelitian-penelitian terbaru yang bermanfaat bagi layanan kesehatan masa depan. Sehingga, Prodia terlibat secara aktif dalam mendukung penelitian dokter, akademisi, dan mahasiswa dengan tujuan akademik, studi epidemiologi, hingga publikasi. ***Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”  . Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 321 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi prodia.co.id atau menghubungi:Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id        

  • 29 Agustus 2024 artikel

    Paket Medical Check Up Mana yang Tepat untuk Anda? Yuk, Cari Tahu!

    Banyak orang sering kali mengabaikan medical check up (MCU) karena merasa sehat, menganggap usia masih muda, atau khawatir dengan biaya dan hasil pemeriksaan. Namun, tahukah Anda bahwa tidak merasakan gejala sakit bukan berarti tubuh Anda sepenuhnya sehat? Dalam dunia medis, kondisi sakit bukan hanya ditentukan oleh adanya keluhan, tetapi oleh ada atau tidaknya penyakit dalam tubuh.Ketika Anda tidak merasakan gejala sakit, ada dua kemungkinan: Anda benar-benar sehat, atau ada penyakit yang sedang berkembang namun belum menunjukkan gejala. Dalam situasi ini, kesadaran akan pentingnya tindakan pencegahan menjadi sangat krusial.Yakin Mau Skip Medical Check up?Medical check up (MCU) adalah landasan penting untuk memahami kondisi kesehatan secara menyeluruh. Melalui pemeriksaan rutin seperti tes kolesterol, gula darah, dan pemeriksaan fisik, MCU dapat mendeteksi penyakit sejak dini. Deteksi dini ini memungkinkan pencegahan dan penanganan yang lebih efektif agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih serius.Beberapa penyakit yang perlu dideteksi sejak dini melalui MCU adalah penyakit yang termasuk dalam kategori lifestyle disease, seperti diabetes, hipertensi, dan kelainan lemak darah. Selain itu, MCU juga penting untuk mendeteksi gangguan pada organ vital seperti hati dan ginjal, serta penyakit kardiovaskular dan kanker tertentu yang berpotensi membahayakan.Walaupun mungkin tidak semua penyakit dapat dideteksi langsung melalui MCU, pemeriksaan ini merupakan langkah awal yang sangat penting. Jika ditemukan dugaan penyakit, pemeriksaan lanjutan oleh dokter dapat memastikan diagnosis dan menentukan langkah penanganan yang tepat.Bingung Pilih Paket Medical Check Up?Memilih paket medical check up yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri. Setiap rumah sakit atau laboratorium klinik biasanya menawarkan berbagai paket MCU yang berbeda, yang sering kali menimbulkan kebingungan dalam menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.Paket MCU umumnya disesuaikan dengan perkembangan ilmu kedokteran, kebutuhan dasar untuk mendeteksi penyakit sejak dini, serta fasilitas yang tersedia di masing-masing laboratorium. Dalam memilih paket MCU, penting untuk mempertimbangkan beberapa faktor seperti kondisi tubuh, usia, jenis kelamin, dan aktivitas sehari-hari Anda. Pada prinsipnya, semakin lengkap pemeriksaan yang dilakukan, semakin baik pula hasil yang akan didapatkan.Memilih laboratorium yang tepat juga sangat penting. Pastikan laboratorium yang Anda pilih memiliki sertifikasi yang terpercaya, seperti ISO 15189, yang menjamin kualitas dan akurasi hasil pemeriksaan. Hasil yang akurat sangat penting untuk membantu tenaga medis dalam memberikan rekomendasi tindakan yang tepat bagi kesehatan Anda.Panel Wellness: Langkah Pertama Menuju Kesehatan OptimalKita semua pasti sudah familiar dengan pepatah "mencegah lebih baik daripada mengobati." Prinsip ini menjadi dasar dirancangnya Panel Wellness. Panel Wellness adalah serangkaian pemeriksaan yang dirancang untuk mengidentifikasi risiko penyakit pada tahap sangat dini, bahkan sebelum gejala muncul.Berbeda dengan MCU konvensional, Panel Wellness lebih difokuskan pada pencegahan penyakit dan dirancang khusus untuk mereka yang ingin menjaga kesehatan secara optimal sesuai dengan gaya hidup sehat. Panel Wellness menawarkan pemeriksaan komprehensif yang mengevaluasi kesehatan secara menyeluruh, serta membantu mendeteksi berbagai risiko penyakit seperti kardiometabolik, diabetes, penyakit kardiovaskular, gangguan fungsi ginjal dan hati, kanker, serta mengevaluasi kecukupan vitamin D yang berhubungan dengan risiko berbagai penyakit.Dengan menjalani Panel Wellness, Anda dapat menghindari biaya pengobatan yang mahal di masa depan dan mengurangi risiko komplikasi penyakit yang serius. Panel Wellness tersedia di semua cabang Prodia, siap membantu Anda mengevaluasi kesehatan secara menyeluruh dan menjaga tubuh tetap prima.Kesimpulan: Pilih Paket MCU yang Sesuai untuk AndaTidak merasakan gejala sakit bukan berarti Anda benar-benar sehat. Melakukan MCU secara rutin dan mempertimbangkan Panel Wellness sebagai bagian dari gaya hidup sehat adalah langkah penting untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan jangka panjang.Dengan berbagai pilihan paket MCU yang tersedia, pastikan Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Jangan lupa untuk memilih laboratorium yang terpercaya agar hasil pemeriksaan akurat dan dapat diandalkan. Ingat, pencegahan adalah kunci untuk hidup sehat dan produktif. Jangan ragu untuk mengambil langkah pertama dalam menjaga kesehatan Anda melalui Panel Wellness.Konsultasikan Pilihan Anda dengan Tenaga MedisJika Anda masih bingung menentukan paket MCU yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter kepercayaan Anda. Mereka dapat memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi kesehatan dan kebutuhan Anda. Ingatlah bahwa MCU bukan hanya tentang deteksi penyakit, tetapi juga tentang bagaimana Anda bisa hidup lebih sehat dan bebas dari risiko penyakit di masa depan.Prodia menyediakan paket MCU yang komprehensif, yaitu Panel Wellness yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kami siap membantu Anda mengambil langkah pertama menuju hidup sehat yang optimal. Jangan tunggu sampai terlambat, lakukan MCU sekarang juga dan pastikan Anda selalu dalam kondisi terbaik!Dengan demikian, Anda tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menanamkan kebiasaan hidup sehat yang akan membawa dampak positif dalam jangka panjang. Pilihlah kesehatan, pilihlah hidup yang lebih baik dengan pemeriksaan Panel Wellness dari Prodia.Pemeriksaan Panel Wellness tersedia di semua cabang Prodia. Pesan pemeriksaan lebih praktis dan hemat melalui aplikasi U by Prodia. Info lebih lanjut, hubungi Kontak Prodia melalui call center 1500 830 atau chat WhatsApp 0855 1500 830.Kesimpulan: Pilih Paket MCU yang Sesuai untuk AndaTidak merasakan gejala sakit bukan berarti Anda benar-benar sehat. Melakukan MCU secara rutin dan mempertimbangkan Panel Wellness sebagai bagian dari gaya hidup sehat adalah langkah penting untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan jangka panjang.Dengan berbagai pilihan paket MCU yang tersedia, pastikan Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Jangan lupa untuk memilih laboratorium yang terpercaya agar hasil pemeriksaan akurat dan dapat diandalkan. Ingat, pencegahan adalah kunci untuk hidup sehat dan produktif. Jangan ragu untuk mengambil langkah pertama dalam menjaga kesehatan Anda melalui Panel Wellness.Konsultasikan Pilihan Anda dengan Tenaga MedisJika Anda masih bingung menentukan paket MCU yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter kepercayaan Anda. Mereka dapat memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi kesehatan dan kebutuhan Anda. Ingatlah bahwa MCU bukan hanya tentang deteksi penyakit , tetapi juga tentang bagaimana Anda bisa hidup   lebih sehat dan bebas dari risiko penyakit di masa depan.Prodia menyediakan paket MCU yang komprehensif, yaitu Panel Wellness yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kami siap membantu Anda mengambil langkah pertama menuju hidup sehat yang optimal. Jangan tunggu sampai terlambat, lakukan MCU sekarang juga dan pastikan Anda selalu dalam kondisi terbaik!Dengan demikian, Anda tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menanamkan kebiasaan hidup sehat yang akan membawa dampak positif dalam jangka panjang. Pilihlah kesehatan, pilihlah hidup yang lebih baik dengan pemeriksaan Panel Wellness dari Prodia.Pemeriksaan Panel Wellness tersedia di semua cabang Prodia. Pesan pemeriksaan lebih praktis dan hemat melalui aplikasi U by Prodia. Info lebih lanjut, hubungi Kontak Prodia melalui call center 1500 830 atau chat WhatsApp 0855 1500 830

  • 29 Agustus 2024 artikel

    Cystatin C untuk Deteksi Dini Penurunan Fungsi Ginjal

    Ginjal adalah sepasang organ kecil berbentuk seperti kacang yang terletak di area sekitar pinggang. Meskipun berukuran kecil, ginjal memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ ini bertanggung jawab untuk mengeluarkan racun dan sisa metabolisme dari tubuh, mengatur tekanan darah, memproduksi sel darah merah, serta menjaga kesehatan tulang. Ketika ginjal mengalami kerusakan, racun dapat menumpuk dalam tubuh dan berpotensi mengakibatkan masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, menjaga kesehatan ginjal sangat penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan. Penyebab Utama Kerusakan GinjalKerusakan ginjal dapat dipicu oleh berbagai faktor, namun penyebab utamanya adalah diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi). Pada kondisi diabetes yang tidak terkontrol, kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu lama dapat merusak kemampuan ginjal untuk menyaring darah dan mengeluarkan sisa metabolisme melalui urine. Sementara itu, hipertensi dapat merusak pembuluh darah yang menyuplai darah ke ginjal, sehingga mempengaruhi fungsi ginjal. Selain itu, kondisi seperti obesitas, nefritis (radang di nefron), dan kista atau batu ginjal juga dapat memicu kerusakan ginjal.Kenali Gejala Penyakit Ginjal KronikPenyakit ginjal kronik adalah kondisi di mana kerusakan ginjal terjadi secara bertahap dan bersifat menahun. Gejala penyakit ginjal kronik sering kali tidak muncul hingga kerusakan mencapai tahap lanjut. Beberapa gejala yang mungkin muncul, meliputi hilangnya nafsu makan, sakit kepala, kesulitan berkonsentrasi, mudah lelah, gatal-gatal, sesak napas, mual, muntah, serta pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki.Mengenali gejala awal penyakit ginjal kronik sangat penting agar langkah-langkah pencegahan dapat diambil sedini mungkin. Selain itu, perlu diwaspadai juga beberapa risiko lain yang terkait dengan gangguan ginjal, seperti tekanan darah tinggi, perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil, serta adanya darah dalam urine.Deteksi Dini dengan Pemeriksaan Fungsi GinjalKerusakan ginjal sering terjadi secara perlahan tanpa disertai gejala yang jelas. Akibatnya, banyak orang tidak menyadari bahwa fungsi ginjal mereka telah menurun hingga mencapai tahap serius, yang memerlukan penanganan seperti cuci darah atau bahkan transplantasi ginjal.Salah satu metode deteksi dini penurunan fungsi ginjal adalah dengan pemeriksaan Cystatin C. Pemeriksaan ini menggunakan sampel darah untuk mengukur estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG). Glomerulus adalah unit penyaring ginjal yang bertanggung jawab untuk menyaring darah. Nilai eLFG mencerminkan seberapa baik ginjal menjalankan fungsi penyaringannya. Ketika kadar Cystatin C dalam darah meningkat, itu berarti eLFG menurun, yang menunjukkan penurunan fungsi ginjal. Jika kondisi ini berlangsung lebih dari enam bulan, maka disebut sebagai penyakit ginjal kronik.Mengapa Cystatin C Lebih Unggul daripada Kreatinin?Selama bertahun-tahun, kreatinin telah menjadi standar penilaian fungsi ginjal. Namun, kreatinin memiliki beberapa keterbatasan sebagai indikator dini penurunan fungsi ginjal. Salah satu kelemahan utamanya adalah ketidakmampuan kreatinin untuk mendeteksi penurunan fungsi ginjal pada tahap awal. Penelitian menunjukkan bahwa hingga 50% fungsi ginjal dapat hilang sebelum kadar kreatinin dalam darah mulai meningkat secara signifikan. Di sisi lain, Cystatin C menawarkan beberapa keunggulan yang membuatnya menjadi prediktor fungsi ginjal yang lebih baik. Cystatin C adalah protein yang diproduksi oleh semua sel tubuh dan disaring oleh ginjal. Karena tingkat produksi Cystatin C relatif stabil dan tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti massa otot atau diet, maka peningkatan kadar Cystatin C dalam darah dapat memberikan indikasi penurunan fungsi ginjal lebih awal dibandingkan dengan kreatinin. Ini menjadikan Cystatin C lebih sensitif dan akurat dalam mendeteksi penurunan fungsi ginjal, terutama pada tahap awal.Pentingnya Pemeriksaan Rutin Cystatin CDeteksi dini adalah kunci dalam mencegah perkembangan penyakit ginjal menjadi lebih serius. Di Indonesia, biaya cuci darah seumur hidup dan transplantasi ginjal masih tergolong mahal, sehingga pencegahan dini kerusakan ginjal dapat menghemat biaya pengobatan dan mencegah komplikasi serius di kemudian hari.Dengan melakukan pemeriksaan rutin seperti Cystatin C dan menjalani pola hidup sehat, Anda dapat memberikan perlindungan optimal bagi ginjal Anda. Pemeriksaan Cystatin C tidak hanya memberikan nilai laju filtrasi glomerulus (eLFG) yang lebih akurat, tetapi juga berfungsi sebagai alternatif yang lebih baik untuk skrining penurunan fungsi ginjal.KesimpulanGinjal berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, dan kerusakan pada ginjal dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Penyakit ginjal kronik dapat berkembang secara perlahan tanpa disertai gejala yang jelas. Oleh karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan Cystatin C sangatlah penting.Cystatin C telah terbukti lebih efektif dalam mendeteksi penurunan fungsi ginjal dibandingkan kreatinin, terutama pada tahap awal. Dengan melakukan pemeriksaan Cystatin C secara rutin, Anda dapat mengidentifikasi masalah ginjal lebih awal dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah perkembangan penyakit menjadi lebih serius. Tetap menjaga pola hidup sehat dan rutin berkonsultasi dengan dokter adalah kunci untuk menjaga kesehatan ginjal Anda.Pemeriksaan Cystatin C tersedia di semua cabang Prodia. Pesan pemeriksaan lebih praktis dan hemat melalui aplikasi U by Prodia. Info lebih lanjut, hubungi Kontak Prodia melalui call center 1500 830 atau chat WhatsApp 0855 1500 830.

  • 26 Agustus 2024 artikel

    Prodia Fokuskan pada Advanced Precision Medicine untuk Penyakit Kompleks dalam Prodia Scientific Day 2024

    JAKARTA, 24 Agustus 2024 - Dalam upaya untuk memberikan solusi perawatan kesehatan yang lebih tepat sasaran dan efektif, PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) kembali menghadirkan kegiatan ilmiah bertajuk Prodia Scientific Day. Mengangkat tema “Advanced Precision Medicine for Complex Disease”. Kegiatan Prodia Scientific Day 2024 ini merupakan penyelenggaraan tahun ke-8 bagi Prodia yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dan analisis genetik mutakhir guna memberikan perawatan yang dipersonalisasi bagi pasien dengan penyakit kompleks seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan genetik, menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berkualitas di masa depan.Prodia Scientific Day diadakan sebagai wadah bagi ilmuwan, karyawan, dan dokter untuk mendapatkan pembaruan informasi dan inspirasi seputar perkembangan pemeriksaan laboratorium serta penelitian-penelitian yang telah dilakukan, baik oleh Prodia maupun oleh para dokter atau ilmuwan yang berkerja sama dengan Prodia selama ini.Precision medicine atau pengobatan presisi sendiri merupakan pendekatan inovatif yang memanfaatkan informasi genetik, lingkungan, dan gaya hidup seseorang untuk mendiagnosis, merawat, dan mencegah penyakit. Tidak seperti pendekatan konvensional yang cenderung digeneralisasikan, precision medicine menargetkan terapi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap individu.Kegiatan yang diselenggarakan pada 24 Agustus 2024 ini bertempat di Prodia Tower dengan menghadirkan pembicara dan moderator yang kompeten di antaranya, Andi Wijaya, PhD, Prof. Dr. dr. Hikmat Permana, Sp.PD-KEMD, Dr. Miftakh Nur Rahman, M. Farm, Dr. Yenny Surjawan, SpPK(K), Winny, M.Sc, Melani, M.Kes, Dr. Miswar Fattah, M.Si dengan dimoderatori oleh Dr. Trilis Yulianti, M. Kes, Dr. Lies Gantini, M. Si, dan Dr. Made Putra Semadhi, M. Farm. Adapun kegiatan Prodia Scientific Day tersebut dibagi ke dalam dua sesi pembahasan, yakni mengenai Complex Disease & Difficult to Diagnosis Part 1 dan Complex Disease & Difficult to Diagnosis Part 2.Direktur Utama Prodia, Dr. Dewi Muliaty M.Si menjelaskan, “Prodia Scientific Day yang secara regular dilaksanakan setiap tahunnya ini, berkontribusi memberikan pembaharuan informasi perkembangan terkini serta masa depan laboratorium klinik sejak tahun 2016. Di tahun ini, dengan fokus utama membahas isu pengobatan presisi, kami ingin mengukuhkan Prodia sebagai centre of excellence yang mengikuti kemajuan ilmiah dan revolusi kesehatan untuk memberikan layanan terbaik dan memudahkan bagi semua pelanggan Prodia melalui pengobatan yang dipersonalisasi.Melalui kegiatan ini, Prodia ikut serta mendorong pemahaman kepada masyarakat mengenai layanan kesehatan digital masa depan yaitu, elemen yang menggerakan diagnosis lebih akurat, pengobatan yang disesuaikan, dan pencegahan. “Harapannya, Prodia Scientific Day ini dapat menyediakan jawaban atas kebutuhan kemajuan industri perawatan kesehatan dalam menangani penyakit kompleks seperti kanker, penyakit jantung, autoimun, gangguan genetik, dan lainnya dalam menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berkualitas di masa depan. Ini adalah langkah maju menuju paradigma kesehatan tidak hanya tentang pengobatan, tetapi juga tentang prediksi penyakit, skrining, dan diagnosis untuk pencegahan kompleksitas penyakit secara proaktif," tutup Dewi.***Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 321 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka Amalia    Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                 Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id                                   

  • 21 Agustus 2024 artikel

    Hari Pengayoman Ke-79, Kemenkumham Apresiasi Prodia sebagai Mitra Bakti Sosial

    Agustus 2024 - PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) dianugerahi penghargaan sebagai mitra kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam acara Hari Pengayoman (19/08). Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan dan dukungan Prodia dalam memperluas program edukasi dan layanan kesehatan di lingkungan Kemenkumham dalam acara bakti sosial.  Diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly kepada Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty di Lapangan Upacara Kemenkumham, Jakarta.Kemenkumham sebagai bagian dari pemerintahan dituntut untuk mampu mendukung terwujudnya empat pilar pembangunan dalam rangka mencapai visi Indonesia Emas 2045. Tema Hari Pengayoman ke-79 juga menjadi ajakan untuk seluruh Insan Pengayoman untuk terus berinovasi dan berkarya demi memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.Dalam sambutannya, Yasonna menyatakan, “Sosialisasi dan edukasi agar masyarakat tidak hanya menjadi objek hukum, tetapi sebagai subjek yang aktif dalam menciptakan keadilan. Saya mengajak seluruh jajaran Kemenkumham, serta seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama menggelorakan semangat pengabdian. Kita harus memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Mari kita bahu-membahu, bersinergi dalam kerja nyata demi terciptanya sistem hukum yang berkeadilan, serta perlindungan HAM yang optimal”.Atas penghargaan ini, Dewi Muliaty mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menkumham dan seluruh pejabat dan pegawai di Kemenkumham dan berharap dapat berkontribusi lebih jauh dalam mewujudkan amanat yang telah diberikan. “Penghargaan ini merupakan  pelengkap kebahagiaan kami dalam merayakan Hari Kemerdekaan. Kami juga berbangga dapat berkontribusi dalam menyediakan edukasi dan layanan kesehatan untuk meningkatkan produktivitas dan  menciptakan budaya #LetsCheckUp, sehingga target pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.”Di akhir sambutannya, Menkumham mengucapkan terima kasih dan mengajak seluruh pejabat, pegawai di Kemenkumham, dan mitra untuk menanamkan prinsip-prinsip dasar dalam menjalankan tugas, yaitu integritas, profesionalisme, dan sikap melayani. 

  • 14 Agustus 2024 promo

    Jantungmu Sudah Merdeka dari Penyakit? (World Heart Day)

    Manfaatkan penawaran spesial* dari Prodia untuk pastikan jantungmu terbebas dari penyakit.

  • 12 Agustus 2024 artikel

    Pertahankan Gelar, Prodia Kembali Raih Top Brand Award dan Service Quality Award

    Agustus 2024 - PT Prodia Widyahusada Tbk kembali meraih penghargaan dalam ajang Top Brand Award 2024 yang merupakan pencapaian yang ke-15 kali sejak tahun 2009.  Pencapaian ini tidak terlepas dari konsistensi Prodia dalam menjaga kualitas laboratorium diagnostik kesehatan, untuk memberikan layanan dan hasil pemeriksaan kesehatan yang akurat, presisi dan berstandar global.Prodia mengungguli kompetitor lain dalam kategori Laboratory dengan meraih Top Brand Index sebesar 49.7%. Kemenangan tersebut berdasarkan hasil survey independen yang dilakukan oleh Frontier Group dengan melibatkan responden dari 15 kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar dan kota besar lainnya dengan meliputi tiga aspek penting seperti Mind Share, Market Share dan Commitment Share.Penghargaan ini diterima oleh Indri Wulandari, S.E.,M.M. selaku AVP Business Prodia yang menyatakan, “Top Brand Award merupakan pencapaian bagi seluruh pemegang merek di Indonesia. Dengan penghargaan ini Prodia bukan hanya diakui memiliki identitas yang kuat, namun juga mencerminkan keberhasilan dari strategi pemasaran yang tepat, inovasi berkelanjutan, serta komitmen kami untuk selalu memberikan produk dan layanan terbaik kepada pelanggan. Ini menjadi penyemangat kami untuk mempertahankan nilai yang kami bangun dan menghadirkan inovasi yang dapat membantu lebih banyak masyarakat.”Dalam kesempatan yang sama, Prodia juga meraih Service Quality Award 2024 dalam kategori Clinical Laboratory Prodia dianugerahi predikat Diamond dengan Service Quality Index 4,2707 poin. Penentuan penghargaan SQA 2023 dilakukan berdasarkan survei Service Quality Index (SQI) oleh tim Carre Service Quality Monitoring. Survei tersebut memotret perpepsi pelanggan terhadap kualitas layanan yang mereka terima dan rasakan. Survei dilakukan di empat kota basar yaitu, Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Medan. Aspek penilaian berdasarkan Percieved Service Quality dan Perceived Service Value.Penghargaan ini diterima oleh Saskia Yusliana Kusumah selaku  Contact Centre Manager Prodia. Saskia mengatakan, “Penghargaan ini tentunya sangat diharapkan oleh seluruh pelaksana Layanan di Indonesia. Kami bangga atas pencapaian ini dan berharap dapat terus konsisten memberikan layanan terbaik sesuai dengan salah satu falsafah utama Prodia, yaitu Mengutamakan Pelanggan. Fokus kami adalah mendengarkan kebutuhan pelanggan dan memastikan kemudahan akses pelanggan untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan akurat.”Saskia menambahkan upaya nyata Prodia untuk lebih dekat dengan pelanggan dilakukan dengan menyediakan sarana Kontak Prodia dengan berbagai channel layanan, seperti; call centre 1500830, WhatsApp 0855 1500830, social media @Prodia_lab, Email info@prodia.co.id dan website www.prodia.co.id, demi memenuhi kenyamanan dan preferensi pelanggan. Khusus untuk layanan chat, Prodia juga berupaya mengoptimalkan penggunaan teknologi chatbot untuk mendapatkan customer feedback yang lebih efektif melalui layanan personal assistant virtual bernama TANIA (TANya prodIA) melalui aplikasi U by Prodia.

  • 09 Agustus 2024 document

    logo prodia

  • 08 Agustus 2024 artikel

    Pertahankan Komitmen Keberlanjutan, Saham Prodia Terus Tercatat Dalam Indeks ESG Quality 45 IDX Kehati Dan Indeks ESG Sector Leaders IDX Kehati

    JAKARTA, 8 Agustus 2024 – Saham PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode saham: PRDA) kembali tercatat ke dalam 2 (dua) indeks saham berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) di Bursa Efek Indonesia. Saham Emiten Kesehatan tersebut tetap berada dalam Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI dan Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI untuk periode perdagangan 3 Juni 2024-29 November 2024. Indeks ESG KEHATI merupakan kelompok indeks saham terpilih dengan kinerja ESG yang positif dan berupaya mendorong optimalisasi usaha-usaha berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan aspek lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik dalam praktik bisnisnya. Pencapaian ini sebagai wujud konsistensi Perseroan dalam menerapkan aspek-aspek keberlanjutan pada tubuh bisnis perusahaan, guna meningkatkan nilai tambah Perseroan serta mempertahankan resiliensi bisnisnya.Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyampaikan “Bertahannya saham Prodia di kedua Indeks berbasis ESG ini merupakan pengakuan atas upaya perusahaan yang senantiasa menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan pelaksanaan tanggung jawab keberlanjutan. Pencapaian ini juga menjadi cerminan komitmen Prodia yang konsisten mewujudkan pelaksanaan bisnis berlandaskan pada nilai-nilai keberlanjutan. Wujud komitmen ini dimanifestasikan ke dalam rancangan Sustainability Blueprint yang sudah mulai kami implementasikan pada tahun 2024 hingga tahun 2030. Kami berharap dengan adanya implementasi Sustainability Blueprint ini, dapat semakin mendorong peningkatan valuasi saham Prodia serta menumbuhkan kepercayaan investor untuk berinvestasi pada saham yang memiliki nilai ESG yang baik, serta kinerja pengelolaan keuangan perusahaan yang positif dan berkelanjutan.” papar Dewi.Dilansir dari laman Bursa Efek Indonesia, Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI adalah kelompok indeks 45 saham terbaik dan terpilih berdasarkan gabungan penilaian kinerja ESG, kualitas keuangan perusahaan, serta memiliki likuiditas yang baik. Adapun indikator keuangan perusahaan yang dinilai adalah: indikator profitabilitas yang dilihat dari nilai Return of Equity, indikator risiko pendapatan yang dilihat dari nilai volatilitas laba per saham (earning per share), dan indikator risiko keuangan yang dilihat dari nilai leverage finansial perusahaan. Lebih lanjut, Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI terdiri dari kelompok saham dengan hasil penilaian kinerja ESG di atas rata-rata sektornya, serta memiliki likuiditas yang baik. Adapun pembagian sektor industri mengacu pada IDX Industrial Classification (IDX-IC).1Pada kesempatan yang sama, Corporate Secretary Prodia, Marina Eka Amalia menyampaikan pencapaian ini dapat membawa benefit bagi investor dan pelanggan. “Kedua indeks saham berbasis ESG ini tentunya dapat membawa benefit bagi investor dan pelanggan Prodia, antara lain meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas di mata investor, transparansi akses dana investasi yang dialokasikan untuk inisiatif ESG, manajemen risiko yang lebih terarah dan tertata, serta adanya potensi pertumbuhan jangka panjang. Dari sudut pandang pelanggan, benefit ini mampu mendorong pengelolaan layanan yang lebih bertanggung jawab, kepastian kualitas layanan yang tinggi, serta mendorong upaya kontributif terhadap kesehatan masyarakat.” jelas Marina. Tercatatnya saham Prodia ke dalam 2 Indeks ESG ini merupakan kali ke-tiga. Sejak bulan Juni 2023, saham Prodia telah tercatat ke dalam Indeks KEHATI dan hingga kita nyatanya Perseroan mampu mempertahankan pencapaian tersebut.******Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 Juni 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 321 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.      +62-21-3144182Email  corporate.secretary@prodia.co.idMella MeliaInvestor Relation ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21 3144182E-mail  investor.relation@prodia.co.id

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.