Hasil Pencarian

Hasil pencarian dari ""


  • 05 Juni 2025 artikel

    Prodia Dukung Optimalisasi Kesehatan Atlet Nasional melalui Kolaborasi Strategis dengan KONI Pusat dan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia

    Jakarta, 4 Juni 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali memperluas kontribusinya dalam bidang kesehatan masyarakat melalui kolaborasi strategis bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI). Kerja sama ini diformalkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diselenggarakan di Prodia Tower, Jakarta.Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam pengembangan sport science nasional, dengan fokus utama pada pemanfaatan teknologi sport genomics, pendekatan ilmiah berbasis DNA untuk mendeteksi potensi genetik atlet, merancang program latihan personal, serta meminimalkan risiko cedera.Sebagai pionir layanan genomik di Indonesia, Prodia menyediakan fasilitas laboratorium terdepan mulai dari pengambilan sampel hingga analisis dan interpretasi hasil genetik. Informasi biologis seperti kekuatan otot, daya tahan, sensitivitas terhadap latihan tertentu, hingga predisposisi cedera dapat diidentifikasi dan diterjemahkan ke dalam strategi pembinaan atlet yang lebih terukur dan efisien.KONI Pusat menyambut baik kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam transformasi ekosistem olahraga Indonesia. Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS., yang turut hadir bersama jajaran pengurus KONI Pusat, menekankan pentingnya dukungan teknologi dan sport science sebagai fondasi pembinaan atlet masa depan. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga data genetik atlet sebagai aset strategis nasional.Dari pihak Prodia, acara penandatanganan ini juga dihadiri oleh Siti Nurhidayati selaku Kepala Regional Prodia Jakarta, Mona Yolanda, M.Si. selaku Kepala Regional Prodia Jawa Barat, serta Dwi Daulay, M.Si., Apt sebagai AVP dari tim Marketing & Account. Sementara dari FK UPI, hadir Dr. dr. Lucky Angkawidjaja, M.Pd, AIFO, selaku Wakil Dekan yang juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini.FK UPI akan mendukung kerja sama ini melalui riset dan pengembangan ilmu keolahragaan, penyusunan kurikulum pelatihan berbasis data genetik, serta pelatihan untuk pelatih dan praktisi olahraga.Kerja sama antara Prodia, KONI, dan FK UPI ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung atlet elite nasional, namun juga diharapkan menjadi model pengembangan olahraga berbasis sains yang dapat diadopsi secara luas oleh daerah, universitas, dan klub olahraga di seluruh Indonesia.Prodia terus menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis di bidang kesehatan, pendidikan, dan penelitian. Melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif, Prodia percaya bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk para atlet dapat dicapai dengan fondasi ilmu pengetahuan yang kuat dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna. ******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 September 2024, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 341 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi dan di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. 

  • 05 Juni 2025 artikel

    Prodia Raih Dua Penghargaan di CXtraordinary Evening 2025

    PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam transformasi digital di sektor layanan kesehatan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang CXtraordinary Evening 2025, yang diselenggarakan oleh Majalah Marketing dan CARRE Customer Experience Expert.Dalam rangkaian acara tersebut, Andri Hidayat selaku Digital Service Transformation & IT Director Prodia dianugerahi CXtraordinary Tech Executive Award 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi strategisnya dalam mendorong digitalisasi berkelanjutan, serta peran aktifnya dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang unggul dan relevan di era teknologi yang terus berkembang.Selain itu, aplikasi U by Prodia turut meraih penghargaan Digital Channel CX Award 2025 untuk kategori Excellent Performance of Digital Customer Experience for Mobile App Laboratory, dengan skor tertinggi 67,964 dan predikat Mostly Happy Customers. Raihan ini menjadi pencapaian istimewa mengingat U by Prodia masih tergolong sebagai pemain baru dalam industri digital laboratorium kesehatan.Penilaian dalam ajang ini didasarkan pada kombinasi indikator kualitatif dan kuantitatif, termasuk aspek kemudahan penggunaan, desain antarmuka, efisiensi navigasi, personalisasi konten, kecepatan dan stabilitas sistem, hingga kepuasan emosional pengguna dan efektivitas mekanisme umpan balik.Dua penghargaan ini menegaskan komitmen Prodia dalam mengembangkan layanan berbasis digital yang tidak hanya inovatif, namun juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pengalaman pelanggan. Transformasi digital menjadi pilar penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan lanskap industri kesehatan.Ke depan, Prodia akan terus berinovasi dan mengedepankan kebutuhan pelanggan sebagai pusat dari setiap pengembangan layanan digital. Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh tim Prodia untuk terus menciptakan solusi digital yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.

  • 02 Juni 2025 artikel

    Perkuat Inisiatif SDGs: Good Health & Well-Being Bagi Pelanggan dan Masyarakat, Prodia Gelar Skrining Demensia Gratis Bagi Karyawan PT INKA (Persero)

    Madiun, 26 Mei 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) terus memperkuat inisiatifnya melalui implementasi salah satu pilar keberlanjutannya, yaitu Providing Healthcare Services for All dalam mewujudkan salah satu goals Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yaitu Good Health & Well-Being sebagai bentuk kepeduliannya meningkatkan taraf kualitas kesehatan pelanggan dan masyarakat. Salah satunya dengan kegiatan skrining demensia bagi karyawan PT INKA (Persero) yang berusia 50 tahun ke atas. Kegiatan skrining yang bertajuk “Menjaga Memori Berharga di Usia Emas, Waspadai Gejala Demensia” merupakan salah satu upaya Prodia untuk membangun awareness mengenai demensia kepada pelanggan dan masyarakat. Kegiatan skrining ini digelar di Graha INKA yang berlokasi di Jl. Yos Sudarso No. 71, Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Partini selaku Branch Manager Prodia Madiun, Lita Murti Hastanti selaku General Manager Human Capital and General Affairs PT INKA (Persero), beserta segenap perwakilan manajemen PT INKA (Persero), dan sejumlah dokter ahli dari Prodia.Branch Manager Prodia Madiun, Partini, turut menyambut baik kegiatan skrining ini. “Sebagai pionir layanan diagnostik kesehatan yang terbesar di Indonesia, kami menyambut baik penyelenggaraan kegiatan skrining demensia ini. Kegiatan skrining ini merupakan bagian dari inisiatif Prodia yang telah diluncurkan pada 10 Maret lalu, sebagai bentuk kontribusi sosial terhadap pencegahan bertambahnya penyandang demensia pada masyarakat berusia lanjut. Kami harap melalui skrining ini dapat menjadi langkah intervensi dini terhadap gejala penyakit neurodegeneratif dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat berusia lanjut,” ujar Partini.Sebelum melakukan prosedur skrining, para pasien akan menerima materi sosialisasi dan pemaparan dari dokter Prodia, dr. Haryo Hadiathmo, menjelaskan informasi singkat tentang penyakit demensia, gejala yang dialami, dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Setelah menerima materi sosialisasi, pasien akan mengawali proses skrining dengan pengisian kuesioner AD-8 INA yang dipandu oleh beberapa tim Prodia, untuk melakukan penilaian awal apakah terdapat kecurigaan gangguan kognisi. Jika hasil kuesioner AD-8 INA menunjukan hasil lebih dari sama dengan 2 (≥2), maka akan dilanjutkan dengan skrining lanjutan MOCA-INA bersama para dokter Prodia, seperti dr. Haryo Hadiathmo, dr. Dyah Prabaningrum, dan dr. Kinanti Lingga Puti. Jika hasil skor MOCA-INA kurang dari sama dengan 25 (≤25), maka terindikasi terjadi penurunan fungsi kognitif.Dalam kata sambutannya, General Manager Human Capital and General Affairs PT INKA (Persero), Lita Murti Hastanti, menyampaikan apresiasinya kepada Prodia atas upaya pencegahan dan penanggulangan gejala demensia sedari dini. “PT INKA (Persero) mengucapkan terima kasih atas inisiatif Prodia dalam menyelenggarakan skrining demensia gratis bagi karyawan PT INKA. Kegiatan ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kognitif karyawan, khususnya yang telah memasuki usia 50 tahun ke atas, serta menjaga komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Kami berharap skrining ini dapat menjadi langkah awal dalam penanggulangan demensia secara lebih terarah dan berkelanjutan,” papar Lita.Program skrining demensia gratis Prodia merupakan salah satu program Prodia yang didedikasikan untuk masyarakat berusia lanjut, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap demensia sekaligus memberikan akses skrining gratis yang lebih luas. Pada tahun 2025, Prodia menargetkan 20.000 peserta skrining demensia dengan harapan semakin banyak peserta yang mengikuti program ini, maka semakin banyak juga masyarakat yang aware dan teredukasi akan keberadaan demensia serta risiko gejala yang mungkin timbul. Program ini dilaksanakan sejak tanggal 24 Februari hingga 31 Desember 2025 di 95 cabang Prodia yang telah memiliki izin klinik di seluruh Indonesia.#Prodia #Demensia #ESG #Skrining #Gratis #SDGs # Sustainability ****** Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore.Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia    Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                     Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id       

  • 30 Mei 2025 promo

    Lansia Hebat, Hidup Aktif dan Sehat

    Hadiahkan pemeriksaan kesehatan untuk orang tua tercinta. Harga mulai Rp 415.000,-.

  • 20 Mei 2025 artikel

    Padukan Nutrisi, Genetik, dan Teknologi, Prodia Hadirkan Solusi Kesehatan Personal di 10 Kota

    Jakarta, 17 Mei 2025 – Nutrisi yang seimbang dan optimal bukan hanya fondasi untuk hidup sehat, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nutrisi, Prodia menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Beyond the Plate: The Power of Personalized Nutrition, sebuah inisiatif edukatif yang digelar di 10 kota besar di Indonesia. Peran nutrisi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh tidak bisa dianggap remeh. Nutrisi berperan penting dalam membentuk jaringan tubuh, menjaga keseimbangan energi, serta menjaga fungsi organ agar tetap berjalan optimal. Namun dalam praktiknya, keseimbangan asupan nutrisi seringkali terabaikan. Padahal, kekurangan atau kelebihan nutrisi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari menurunnya daya tahan tubuh hingga munculnya penyakit kronis. Karena itulah, penting untuk mengelola asupan nutrisi secara lebih cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, pendekatan terhadap nutrisi kini tidak lagi bersifat umum atau satu untuk semua. Melalui perkembangan di bidang nutrigenomik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana tubuh merespons makanan berdasarkan faktor genetik. Dari sinilah lahir konsep personalized nutrition atau nutrisi yang dipersonalisasi. Pendekatan ini memungkinkan setiap individu untuk memahami kebutuhan nutrisinya secara lebih spesifik dan ilmiah. Dengan menyesuaikan pola makan berdasarkan profil genetik dan kondisi biologis seseorang, intervensi nutrisi tidak hanya menjadi lebih efektif, tetapi juga dapat mencegah munculnya risiko penyakit di masa depan. Untuk mewujudkan pendekatan ini secara akurat dan dapat diandalkan, diperlukan dukungan teknologi diagnostik yang mampu melihat lebih dalam hingga ke tingkat molekuler. Prodia memanfaatkan teknologi terkini seperti mass spectrometry dan teknik separasi canggih lainnya yang memungkinkan deteksi zat-zat nutrisi dalam tubuh hingga ke konsentrasi yang sangat rendah. Dengan kemampuan ini, pemeriksaan nutrisi tidak lagi bersifat umum, tetapi menjadi alat penting dalam pemantauan kesehatan yang berbasis data, personal, dan ilmiah—membuka jalan menuju gaya hidup sehat yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan individu.“Melalui seminar ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemantauan kadar nutrisi secara berkala sebagai bagian dari evaluasi gaya hidup sehat. Langkah ini tidak hanya membantu menentukan intervensi yang tepat, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan dalam menjaga kesehatan jangka panjang dan memperpanjang masa produktif seseorang.” Ujar Ardian Susanto selaku Product Specialist PT Prodia Widyahusada Tbk. Dalam rangkaian acara ini, Prodia memperkenalkan fitur terbaru Chronic Disease Management (CDM) melalui aplikasi U by Prodia. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengelola penyakit kronis secara lebih terarah dan terpantau, melalui pencatatan hasil pemeriksaan, pengingat kontrol berkala, serta integrasi dengan program nutrisi dan gaya hidup yang dipersonalisasi. Fokus utama dari fitur ini adalah penanganan gangguan metabolik, yang ditandai dengan kondisi seperti obesitas sentral, hipertensi, dislipidemia, dan beberapa kondisi lainnya yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, maupun diabetes tipe 2. Liana Kuswandi selaku President Director PT Prodia Digital Indonesia (PRDI) menyampaikan, “Fitur Met-U pada aplikasi U by Prodia kami hadirkan sebagai bentuk komitmen untuk mendampingi dan mengedukasi masyarakat khususnya untuk kondisi kesehatan metabolik yang berbeda-beda pada setiap orang, yaitu mereka yang tidak memiliki tanda awal gangguan metabolik, mereka yang memiliki tanda awal gangguan metabolik, dan mereka yang menunjukkan peningkatan risiko gangguan metabolik. Melalui fitur ini, kami ingin membantu pengguna memantau kondisi kesehatannya secara mandiri, namun tetap terintegrasi dengan layanan profesional dari Prodia. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung personalized wellness journey secara digital dan berkelanjutan.” Prodia terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan terpersonalisasi bagi masyarakat Indonesia. Dengan mengintegrasikan nutrisi yang tepat, pemahaman genetik, dan teknologi terkini, Prodia tidak hanya memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pentingnya keseimbangan nutrisi, tetapi juga membantu masyarakat dalam mengelola kesehatan secara lebih terarah. Melalui berbagai inisiatif edukatif dan fitur digital terbaru, seperti Chronic Disease Management pada aplikasi U by Prodia, diharapkan setiap individu dapat meraih kesehatan optimal dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Prodia bertekad untuk menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan kesehatan pribadi yang berkelanjutan, guna mendukung tercapainya kehidupan yang lebih sehat dan produktif. #Prodia #ChronicDisease #UbyProdia #Wellness******Tentang PT Prodia Widyahusada TbkLaboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional. Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun. Hingga 7 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 360 outlet, di 80 kota dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi:Marina Eka AmaliaCorporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 ext 3816Email     corporate.secretary@prodia.co.id      Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id                                  Agnes Sartika HusinAVP Sales Marketing & PartnershipPT Prodia Digital Indonesia.Email     agnes.sartika@prodiadigital.com         

  • 20 Mei 2025 artikel

    Pembayaran Kini Bisa Lewat Contact Center Prodia. Mudah, Aman, dan Praktis!

    Apa Itu Pembayaran via Contact Center?Layanan ini memungkinkan pelanggan melakukan transaksi untuk pemeriksaan laboratorium, paket kesehatan, atau layanan lainnya melalui berbagai saluran Contact Center Prodia. Anda akan mendapatkan panduan pembayaran langsung dari petugas layanan pelanggan resmi Prodia.  Cara Melakukan Pembayaran Melalui Contact Center Prodia (waiting confirm)Berikut dua cara mudah yang bisa Anda gunakan:1. Telepon (1500 830)Hubungi contact center dan informasikan jenis layanan atau pemeriksaan yang ingin Anda lakukan.Petugas akan membantu menghitung total biaya dan mengirimkan tautan pembayaran Anda bisa membayar menggunakan Virtual Account atau Kartu Kredit2. Live Chat (WhatsApp 0855 1500830 dan WebWidget)Chat langsung dengan customer service melalui channel live chat kami, bisa melalui WhatsApp, Telegram dan WebwidgetSetelah verifikasi data dan pengisian formulir, Anda akan diberikan tautan pembayaran.Selesaikan transaksi dalam beberapa klik.  Aman dalam TransaksiPastikan pemesanan dilakukan melalui chanel resmi ProdiaLink pembayaran yang dikirimkan menggunakan sistem pembayaran digital yang aman.Petugas kami tidak akan pernah meminta PIN, OTP, atau password Anda, sehingga pastikan Anda tidak membagikan data informasi sensitif kepada pihak manapun.  Keuntungan Menggunakan Layanan IniHemat waktu tanpa perlu antre di cabangTransaksi aman Dipandu saat melakukan transaksiCocok untuk pelanggan yang memiliki waktu terbatas atau ingin tetap di rumah  Kini, urusan kesehatan jadi lebih praktis bersama Contact Center Prodia. Yuk, manfaatkan layanan Contact Center Prodia sekarang juga!Call: 1500 830WA: 0855  1500 830 Telegram : @prodia.idEmail: info@prodia.co.idMedia Sosial: Instagram : prodia_lab,  X: @prodia_lab, Facebook Messenger: @prodia.idAplikasi U by Prodia Sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik, kami dengan bangga menerima penghargaan CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence).Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi kami dalam menjaga standar layanan unggul dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang optimal. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda!

  • 19 Mei 2025 artikel

    Skrining Demensia Gratis untuk 20.000 Lansia di Indonesia

    Setelah sukses dengan program 10.000 skrining demensia gratis di tahun 2024 yang menjangkau 10.598 peserta, Prodia kembali menghadirkan Program 20.000 Skrining Demensia Gratis di tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap demensia sekaligus memberikan akses skrining gratis kepada lebih banyak individu lansia.Pentingnya Skrining Demensia Demensia adalah gangguan fungsi kognitif yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Deteksi dini memungkinkan langkah pencegahan lebih cepat dan perawatan yang tepat. Mengapa deteksi dini demensia penting?Meningkatkan kualitas hidup dengan langkah pencegahan yang sesuai.Memperlambat perkembangan penyakit melalui terapi yang tepat.Membantu keluarga dalam perencanaan perawatan jangka panjang.Menurut data Alzheimer’s Disease International, sekitar 55 juta orang di dunia hidup dengan demensia, dan jumlah ini diperkirakan meningkat tiga kali lipat pada 2050.  Di Indonesia, jumlah pengidap demensia diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 juta orang.Tentang Program 20.000 Skrining Demensia GratisSkrining gratis ini terbuka bagi individu usia ≥ 50 tahun dan tersedia di 95 cabang Klinik Prodia dengan dua tahap:Skrining Kuisioner AD-8 INA: Mendeteksi dugaan gangguan kognitif.Skrining MOCA-INA: Dilakukan oleh dokter Prodia jika hasil kuisioner AD-8 INA menunjukkan indikasi gangguan kognitif.Jika hasil skrining di atas menunjukkan adanya penurunan fungsi kognitif, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Alur Skrining Demensia di ProdiaSkrining Kuisioner AD-8 INADiisi oleh keluarga atau orang terdekat.Jika peserta datang sendiri, dapat diisi sendiri.Jika skor AD-8 INA ≥ 2,  dilanjutkan dengan skrining MOCA-INA oleh dokter Prodia. 2. Skrining MOCA-INADilakukan oleh dokter Prodia untuk peserta dengan skor AD-8 INA ≥ 2.Jika skor MOCA-INA ≤ 25, peserta akan diarahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Kenali Gejala Awal Demensia Kesulitan mengingat kejadian atau informasi baru.Kesulitan dalam menyusun kata-kata atau berbicara.Sering bingung dengan waktu atau tempat.Kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan.Perubahan suasana hati atau perilaku tanpa alasan jelas.Menurunnya kemampuan berpikir dan mengambil keputusan.Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala di atas, segera lakukan skrining demensia di Prodia.Bagaimana Cara Mengikuti Program Ini?Kunjungi cabang klinik Prodia terdekat untuk skrining AD-8 INA.Jika skor AD-8 INA ≥ 2, lanjutkan dengan skrining MOCA-INA oleh dokter Prodia.Jika hasil MOCA-INA ≤ 25, dokter Prodia akan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut dan berkonsultasi dengan Dokter Internis Geriatri atau Dokter Spesialis Saraf di Prodia Senior Health Center Jakarta, Surabaya, atau Makassar.Program berlangsung  hingga 31 Desember 2025. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan skrining gratis ini!Peran Keluarga dalam Deteksi Dini DemensiaKeluarga memiliki peran penting dalam mendukung lansia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan keluarga:Perhatikan tanda-tanda awal yang mungkin muncul pada orang tua atau anggota keluarga lainnya.Dorong lansia untuk melakukan skrining secara rutin.Dampingi dalam proses pemeriksaan, terutama saat mengisi kuisioner AD-8 INA.Diskusikan hasil skrining dengan dokter untuk langkah selanjutnya.Ajak Orang Tua Anda Skrining Demensia di ProdiaJika Anda memiliki keluarga berusia ≥ 50 tahun, jangan ragu untuk mengajak mereka melakukan skrining demensia di cabang klinik Prodia terdekat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Kontak Prodia 1500 830 (call centre)/0855 1500 830 (chat WA) atau kunjungi cabang klinik Prodia terdekat di kota Anda.  

  • 14 Mei 2025 artikel

    Tips Berinteraksi dengan Contact Center Prodia Agar Lebih Efektif

    1. Siapkan Info Penting Sebelum Hubungi KamiSebelum telpon/chat/email, pastikan kamu sudah catat:Nama lengkap & tanggal lahirNomor HP/email terdaftarPatient ID dan Booking ID (jika ada)Detail pertanyaan / Kendala  2. Pilih Channel yang SesuaiKamu bisa hubungi kami lewat channel yang paling sering kamu pakai. Sesuaikan aja dengan kebutuhan dan kenyamanan kamu:WhatsApp / Telegram / Facebook Messenger → Cepat & praktis Telepon → Cocok kalau butuh penjelasan lebih detail atau langsung ngobrolEmail → Ideal untuk pengajuan resmi maupun keluhan Pilih yang paling pas, kami siap bantu di semua platformTips: Jika kamu sudah mulai berkomunikasi melalui satu channel, sebaiknya lanjutkan di channel tersebut agar data dan histori komunikasi tetap konsisten. 3. Catat Informasi Penting yang disampaikan Petugas dan Cek Kembali Informasi yang diterimaBaik saat mengirim email, chat, atau mengisi form, gunakan kalimat yang jelas dan langsung pada inti masalah. Ini akan sangat membantu tim kami memahami kebutuhan kamu lebih cepat. Dan jangan lupa untuk mencatat informasi penting yang disampaikan ke petugas yaContoh yang tepat:“Saya ingin reschedule pemeriksaan HbA1c yang dijadwalkan tanggal 15 April di Prodia Kemang, atas nama Andi Putra. Bisa dibantu?” Jangan ragu untuk hubungi kami!Call: 1500 830WA: 0855  1500 830 Telegram: @prodia.idEmail: info@prodia.co.idMedia Sosial: Instagram : prodia_lab,  X: @prodia_lab, Facebook Messenger: @prodia.idAplikasi: U by Prodia Sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik, kami dengan bangga menerima penghargaan CCSE Award 2025 (Contact Centre Service Excellence).Penghargaan ini menjadi bukti dedikasi kami dalam menjaga standar layanan unggul dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang optimal. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan pelanggan yang lebih baik. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Anda!

  • 14 Mei 2025 artikel

    Tingkatkan Pengalaman Pelanggan untuk Akses Layanan Diagnostik, Prodia Integrasikan Sistem dengan Aplikasi MyAdMedik@

    Jakarta, 14 Mei 2025 – PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) terus memperkuat layanan komprehensifnya demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Komitmen ini diwujudkan melalui integrasi sistem portal Prodia Link ke dalam salah satu layanan digital PT Administrasi Medika (AdMedika), yaitu aplikasi MyAdMedik@. Melalui kolaborasi ini, layanan unggulan Prodia kini semakin mudah diakses oleh pelanggan yang juga merupakan peserta AdMedika. Pelanggan dapat menikmati kemudahan dalam memilih jenis dan lokasi pemeriksaan laboratorium, serta memantau proses pemeriksaan sampel—semua dalam satu genggaman lewat aplikasi MyAdMedik@. Kehadiran AdMedika melengkapi ekosistem layanan kesehatan Prodia, memberikan akses yang lebih seamless dan efisien bagi pelanggan. Peresmian integrasi sistem Prodia Link pada aplikasi MyAdMedik@ ini dilakukan di Grha Prodia Utama, Jakarta Pusat dan dihadiri oleh Andri Hidayat selaku Digital Service Transformation & IT Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati selaku Business & Marketing Director Prodia, Dian Prambini selaku Direktur Utama AdMedika, Muhamad Nasrun Ihsan selaku Direktur Marketing & Bisnis AdMedika, Danang Rizki Ginanjar selaku Direktur Keuangan & Manajemen Risiko AdMedika, serta segenap jajaran manajemen Prodia maupun AdMedika.Digital Service Transformation & IT Director Prodia, Andri Hidayat, mengapresiasi upaya kolaboratif antara Prodia dengan AdMedika demi membangun ekosistem digital kesehatan yang holistik dan efisien. “Prodia berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi, mudah diakses, dan berbasis teknologi. Kami menyambut baik kerja sama dengan AdMedika sebagai bentuk sinergi dalam memberikan kemudahan akses layanan diagnostik bagi para peserta AdMedika. Dukungan penuh dari infrastruktur digital kami termasuk sistem pendaftaran online sehingga memungkinkan proses pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan personal. Kami memastikan bahwa ekosistem digital Prodia siap melayani kebutuhan peserta AdMedika secara menyeluruh, agar sejalan dengan misi kami untuk menjadi mitra kesehatan terpercaya melalui transformasi digital yang berkelanjutan.” Ujar Andri.Sejalan dengan yang disampaikan Digital Service Transformation & IT Prodia, CEO AdMedika Dian Prambini menyampaikan “Go Live Integrasi Prodia Link pada Aplikasi MyAdMedik@, ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan kesehatan digital yang praktis, cepat, dan user-friendly bagi peserta asuransi rekanan AdMedika. Inovasi ini merupakan salah satu milestone dalam perjalanan transformasi digital AdMedika,” ujar Dian Prambini, CEO AdMedika.Prodia dan AdMedika menghadirkan sistem terintegrasi melalui fitur Provider Rekanan di aplikasi MyAdMedik@. Peserta dapat memilih jenis pemeriksaan, cabang Prodia yang akan dikunjungi, serta mengunggah surat rujukan dari dokter secara mudah. Proses verifikasi berjalan otomatis dan pembayaran dapat dilakukan menggunakan fasilitas Biaya Penjaminan berupa plafon benefit kesehatan-di akun peserta AdMedika. Integrasi sistem Prodia dengan aplikasi MyAdMedik@ menawarkan sejumlah keunggulan bagi para peserta AdMedika, seperti proses validasi kepesertaan yang lebih mudah dan tidak perlu mengisi secara manual, dapat melakukan pemesanan dalam kurun waktu 3 (tiga) minggu sebelum tanggal pemeriksaan yang dipilih, tracking hasil pemeriksaan sampel yang diperbaharui secara berkala melalui aplikasi. Aplikasi akan mengeluarkan notifikasi pengingat untuk peserta yang akan melakukan pemeriksaan di Prodia. Selain itu, peserta yang telah melakukan pendaftaran tidak perlu mengantri karena sudah tersedia tombol fitur “Sudah Hadir” pada opsi pemesanan yang dilakukan. Dalam kesempatan yang sama, Business & Marketing Director Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati, menyampaikan “Tentunya kami melihat integrasi sistem ini memberikan kemudahan serta percepatan layanan bagi pelanggan dalam mengakses layanan Prodia. Kemudahan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan pelanggan yang lebih kuat, sekaligus membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pelanggan yang ingin mengakses layanan diagnostik Prodia. Kami sangat menghargai kepercayaan AdMedika kepada Prodia melalui kolaborasi ini, karena Prodia menjadi mitra pertama AdMedika yang dapat melakukan bridging integrasi sistem dengan aplikasi MyAdMedik@. Kami optimis kerja sama ini terus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak maupun para pelanggan.” Jelas Indriyanti.Indriyanti menambahkan “Integrasi sistem ini telah terhubung dengan 150 cabang Prodia di seluruh Indonesia (tidak termasuk Papua), memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta AdMedika. Ke depannya, sistem ini akan terus dikembangkan dengan penambahan berbagai fitur baru, seperti penerimaan hasil pemeriksaan langsung oleh peserta, pengajuan pindah cabang pemeriksaan, serta opsi pembatalan registrasi. Pengembangan ini merupakan komitmen bersama Prodia dan AdMedika dalam meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan kesehatan bagi seluruh peserta” Ujar Indriyanti.Sejak tahun 2014, Prodia telah menjalin kerja sama strategis dengan AdMedika dalam menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh peserta AdMedika. Kolaborasi ini semakin diperkuat melalui pemanfaatan interoperabilitas antara sistem Prodia Link dan sistem kepesertaan AdMedika, guna membangun ekosistem digital kesehatan yang lebih luas dan saling terkoneksi. Sebagai bentuk komitmen terhadap transformasi digital, Prodia terus mengembangkan Prodia Link sebagai platform digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk memudahkan akses layanan diagnostik bagi mitra korporat, klinik, dan institusi layanan kesehatan. Melalui platform ini, pengguna dapat melakukan permintaan pemeriksaan dan memantau status sampel pemeriksaan secara real-time dalam satu sistem yang efisien. Kehadiran Prodia Link tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjamin akurasi data dalam pengelolaan layanan laboratorium. Dengan demikian, Prodia menawarkan solusi kolaboratif yang cepat, aman, dan terintegrasi secara digital bagi seluruh mitra layanan kesehatan.#Prodia #Integrasi #Kolaborasi #TransformasiDigital #LayananDiagnostik******Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk.Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Dr. Andi Widjaja, MBA beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya dari College of American Pathologist (CAP), sebuah Lembaga profesi bidang laboratorium kesehatan di Amerika Serikat yang mendapatkan pengakuan internasional – selama 10 tahun berturut-turut. Dengan Akreditasi CAP ini, kualitas standar suatu Laboratorium klinik dinilai berdasarkan acuan Internasional, karenanya hasil Prodia dapat dipergunakan tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di mancanegara. Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.  Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp1,22 triliun.Hingga 30 April 2025, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 370 outlet, di 80 kota, 108 kabupaten, dan 34 provinsi di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).     Prodia telah meluncurkan Kontak Prodia diantaranya call centre 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA) yang dapat diakses melalui Whatsapp 08551500830, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id dan Web Widget Prodia: www.prodia.co.id. Layanan Prodia juga dapat dijangkau melalui Aplikasi U by Prodia yang dapat diunduh melalui App Store & PlayStore. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi www.prodia.co.id atau menghubungi: Marina Eka Amalia    Corporate SecretaryPT Prodia Widyahusada Tbk.Ph.       +62-21-3144182 Email     corporate.secretary@prodia.co.id                                     Reskia Dwi LestariMarketing Communication ManagerPT Prodia Widyahusada Tbk Ph.       +62-21-3144182 ext 3762Email    reskia.dwi@prodia.co.id   

  • 13 Mei 2025 promo

    Promo HUT Prodia ke-52 di Aplikasi Livin’ by Mandiri !

    Kini layanan Prodia telah hadir di fitur Sukha aplikasi Livin’ by Mandiri. Manfaatkan berbagai promo menarik!

  • Hasil tidak ditemukan.
  • Hasil tidak ditemukan.