Thursday, 05 November 2020

PERTAHANKAN REPUTASI DITENGAH PANDEMI, PRODIA KEMBALI RAIH CORPORATE IMAGE AWARD 2020

JAKARTA, 31 OKTOBER 2020 – Untuk ke-8 kalinya secara berturut-turut, PT Prodia Widyahusada Tbk kembali meraih penghargaan The Best in Building and Managing Corporate Image kategori laboratory dalam Corporate Image Award 2020 sebagai bukti Prodia mampu mempertahankan reputasi perusahaan bahkan di tengah pandemi yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020. Hal ini menjadi salah satu bukti nyata usaha Prodia untuk selalu menjadi centre of excellence dan menjadi pusat layanan kesehatan Next Generation Medicine.

Akibat pandemi, tidak ada penyelenggaraan acara pemberian penghargaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Penghargaan ini secara simbolis diberikan oleh CEO and Founder Frontier Group, Handi Irawan dan diterima langsung oleh Liana Kuswandi selaku Finance Director PT. Prodia Widyahusada Tbk di daerah Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Corporate Image Award ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada berbagai perusahaan dengan image terbaik di masing-masing industri berdasarkan survei independen oleh Frontier Group kepada 4 kelompok responden, yaitu middle-up manajemen, investor, jurnalis, serta masyarakat SES A. Hasil survei akan menghasilkan skor Corporate Image Index (CII) yang diperoleh dari 10 atribut parameter yang mewakili 4 dimensi, yaitu QualityPerformanceResponsibility, dan Attractiveness.

Menurut Reskia Dwi Lestari selaku Marketing Communications Manager Prodia, “Selama pandemi, persaingan di industri laboratorium klinik tidak dapat dipungkiri menjadi semakin ketat. Terlebih kebutuhan dan harapan masyarakat untuk mendapatkan layanan pemeriksaan Covid-19 sangat tinggi. Untuk itu, mempertahankan reputasi serta citra perusahaan merupakan hal penting yang harus tetap dilakukan. Dengan beragam inovasi pemeriksaan dan layanan sepenuh hati, kami berterima kasih untuk pelanggan setia kami yang tetap memberikan kepercayaannya kepada Prodia.”

Menunjang tingginya permintaan pemeriksaan Covid-19, Prodia menjadi laboratorium swasta pertama di Indonesia yang menggunakan alat otomasi penuh untuk RT-PCR Covid-19 dengan kapasitas pemeriksaan hingga 2.000 tes/hari. Prodia juga menghadirkan layanan Telekonsultasi untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan konsultasi mengenai kondisi kesehatan melalui video call tanpa harus datang ke Prodia. Kemudian Prodia In Your Car yang memungkinkan pengambilan sampel darah dilakukan tanpa pelanggan harus turun dari mobilnya. Selain itu tersedia juga layanan Home Service untuk pengambilan sampel di rumah pelanggan, hingga layanan e-Prodia untuk melakukan pemesanan, pembayaran dan melihat hasil pemeriksaan secara online. Layanan e-Prodia saat ini dapat diakses melalui website www.prodia.co.id atau dapat diakses melalui Prodia Mobile di Google Play dan App Store tanpa dipungut biaya.

Selain layanan e-Prodia, Prodia juga telah memiliki contact centre sebagai pusat informasi terkait layanan Prodia yang bisa dimanfaatkan pelanggan, yaitu Kontak Prodia 1500-830 dan personal assistant virtual berbasis online Tanya Prodia (TANIA). TANIA dapat diakses oleh siapapun khususnya pelanggan Prodia secara langsung kapanpun dan dimanapun secara online diantaranya melalui LINE: @prodia.id, Telegram: @prodia.id, Facebook Messenger: @prodia.id, dan Website Prodia: www.prodia.co.id.

*****

Tentang PT Prodia Widyahusada Tbk

Laboratorium klinik Prodia didirikan pertama kali di Solo pada 7 Mei 1973 oleh beberapa orang idealis berlatar belakang pendidikan farmasi. Sejak awal, Bapak Andi Widjaja beserta seluruh pendiri lainnya tetap menjaga komitmen untuk mempersembahkan hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati.

Sebagai pemimpin pasar, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Pada 7 Desember 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana Prodia sebagai emiten ke-15 di tahun 2016, dengan kode saham “PRDA”. Dalam aksi korporasi itu, Prodia telah menawarkan saham perdana sebanyak 187,5 juta lembar saham. Dengan demikian, dana yang diraih dari penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan mencapai sebesar Rp 1,219 triliun.

Hingga 31 Oktober 2020, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 263 outlet, di 34 provinsi dan 127 kota di seluruh Indonesia, beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine serta specialty clinics yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre dan Prodia Senior Health Centre.

 

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Reskia Dwi Lestari
Marketing Communications Manager
PT Prodia Widyahusada Tbk
Ph. +62-21 3144182 ext 3768
E-mail marcomm@prodia.co.id

163 Views