PANEL TEST

Dementia Panel in elderly

Benefits Inspection:

Mengelola pasien usila dalam kondisi demensia, agar perkembangan penyakit dapat dihambat. Sebagian besar pemeriksaan dalam panel ini juga dapat memperkirakan risiko penyakit kardiovaskular/jantung. Panel ini sebaiknya diperiksa pada individu berusia > 55 tahun dan telah didiagnosis secara klinis mengalami demensia (meski masih dalam tahap paling ringan sekalipun).

Checking type

Platelet Aggregation

Description:

Trombosit atau platetlet adalah salah satu sel darah yang harus ada dalam jumlah yang memadai dan memiliki fungsi untuk membantu hemostasis atau pembekuan darah ketika terjadi luka.

Benefit Investigation

Pemeriksaan untuk evaluasi fungsi platelet; membantu diagnosis penyakit Von Willbrand's, penyakit Glanzmann's, sindrom Bernard-Soulier, sindrom gray platelet dan fenomena Raynaud's.

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : -Pasien sebaiknya puasa minimal 8 jam sebelum diambil darah Oasien harus bebas dari konsumsi segala jenis obat - obatan yang dapat mempengaruhi fungsi trombosit sekurang - kurangnya 10 hari sebelum tes, kecuali atas permintaan dokter
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Apolipoprotein B

Description:

Apo B-100 merupakan konstituen dari VLDL, IDL, LDL, dan Lp(a). Apo B-100 disintesa dalam hati dan disekresikan ke dalam plasma sebagai bagian dari partikel VLDL. Apo B-100 berpartisipasi dalam penghantaran kolesterol ke dalam jaringan dan berinteraksi langsung dengan reseptor LDL.

Benefit Investigation

Menentukan risiko kejadian PJK; menilai keberhasilan terapi obat penurun lemak (untuk golongan obat statin); dan mendiagnosis abetalipoproteinemia, hipobetalipoproteinemia dan hiperbetalipoproteinemia.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-10C : 2 minggu
* 2-10C : 2 minggu
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Activated Partial Thromboplastin Time

Description:

Masa tromboplastin parsial teraktivasi (activated partial thromboplastin time, APTT) adalah uji laboratorium untuk menilai aktifitas faktor koagulasi jalur intrinsik dan jalur bersama, yaitu faktor XII (faktor Hagemen), pre-kalikrein, kininogen, faktor XI (plasma tromboplastin antecendent, PTA), faktor IX (factor Christmas), faktor VIII (antihemophilic factor, AHF), faktor X (faktor Stuart), faktor V (proakselerin), faktor II (protrombin) dan faktor I (fibrinogen). Tes ini untuk monitoring terapi heparin atau adanya circulating anticoagulant. APTT memanjang karena defisiensi faktor koagulasi instrinsik dan bersama jika kadarnya <> 7 detik dari nilai normal, maka hasil pemeriksaan itu dianggap abnormal.

Benefit Investigation

Evaluasi sistem koagulasi intrinsik; pemantauan terapi heparin; membantu skrining hemofilia A dan B klasik; defisiensi kongenital faktor II, V, VIII, IX, X, XI, dan XII; disfibrinogenemia; disseminated intravascular coagulation (DIC); liver failure; hipofibrinogenemia kongenital; defisiensi vitamin K; defisiensi fitzgearald factor kongenital; defisiensi prekallikrein (Fletcher factor) kongenital. Spesimen diperoleh kurang dari 3 jam setelah pemberian dosis heparin

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma Sitrat
Stability Samples : * Prodia :
4 jam pada suhu 18-25C,
2 minggu pada suhu (-20)C, 6 bulan pada suhu (-70)C. |

RSUI Harapan Anda Tegal
2 jam
Patient Preparation : Tidak ada persiapan pasien tertentu diperlukan, namun karena sampel lipemik dapat mengganggu pada pengukuran dengan metode foto-elektrik, maka sangat dianjurkan tidak mengambil darah pada pasien yang baru selesai makan. Pada pasien yang menerima suntikan heparin intermiten, darah untuk analisa APTT harus diperoleh satu jam sebelum dosis heparin berikutnya dijadwalkan. Spesimen tidak boleh diambil dari lengan yang terpasang kateter berheparin atau heparin lock. Minta informasi apakah pasien mengkonsumsi obat-obatan terutama obat-obatan pengencer darah. Catat informasi ini pada kolom "NOTE" pada "CONDITION" di menu "REGISTRATION" program X-SIS.
Working Days :
Method : Foto optical, Mekanik, Unknown
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Folic Acid

Description:

Asam folat merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah normal, perbaikan jaringan dan sel-sel, serta sintesis DNA (materi genetik dalam sel). Asam folat tidak diproduksi dalam tubuh sehingga harus diasup dari luar tubuh seperti melalui suplemen. Pemeriksaan asam folat mengukur kadar asam folat dalam darah. Pemeriksaan ini dilakukan pada seseorang dengan hasil pemeriksaan complete blood count (CBC) yang abnormal disertai makrositik atau hypersegemented neutrophils; ketika seseorang mengalami gejala anemia (lemah, lesu, kulit pucat) dan/atau neuropati (kesemutan atau gatal, mata berkedut, kehilangan memori, perubahan status mental); pasien yang sedang dalam pengobatan untuk kekurangan asam folat. Pemeriksaan asam folat membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan

Benefit Investigation

Membantu mendiagnosis salah satu penyebab anemia atau neuropati; mengevaluasi status gizi; memantau efektivitas pengobatan kekurangan asam folat.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma Li Heparin, Serum
Stability Samples : * 20-25C 2 jam,
2-8C 48 jam,
* 20-25C 2 jam,
2-8C 48 jam,
(-20)C 1 bulan
Patient Preparation : Puasa minimal 12 jam
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

HDL Cholesterol

Description:

Pemeriksaan kolesterol HDL merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol HDL dalam darah. High density lipoprotein (HDL) seringkali disebut sebagai "kolesterol baik" karena bertugas untuk membawa kelebihan kolesterol yang tertinggal di pembuluh darah lalu membawanya ke hati untuk diproses lebih lanjut. Konsentrasi HDL yang tinggi dipercaya dapat melindungi individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Benefit Investigation

Memprediksi terjadinya aterosklerosis dan risiko penyakit jantung koroner.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 7 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu (-20C)
* 7 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu (-20C)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Homogeneous
Reference Values :
Reference Points :
Record :

LDL Cholesterol Direct

Description:

Pemeriksaan kolesterol LDL direk merupakan pemeriksaan darah yang megukur konsentrasi kolesterol LDL dalam darah menggunakan metode langsung (direk). Low density lipoprotein (LDL) seringkali disebut "kolesterol jahat" karena dapat menempel di dinding pembuluh darah dan mempersempit rongga pembuluh darah. Mengonsumsi makanan kaya lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan konsentrasi LDL. Konsentrasi LDL yang tinggi meningkatkan risiko individu terhadap kejadian penyakit jantung.

Benefit Investigation

Mendeteksi gangguan metabolisme lemak, menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner, dan memantau terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 5 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu -20C
* 5 hari pada suhu 2-8C,
3 bulan pada suhu -20C
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Homogeneous
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Total Cholesterol

Description:

Pemeriksaan kolesterol total merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi kolesterol total yang dibawa dalam darah oleh lipoprotein. Konsentrasi kolesterol yang tinggi dalam darah akan menyebabkan kolesterol menempel di dinding bagian dalam pembuluh darah arteri dan membentuk ateroma atau plak, sehingga pembuluh darah menyempit dan akhirnya menimbulkan serangan jantung jika menghambat pembuluh darah menuju jantung atau strokte jika menghambat pembuluh darah arteri yang menuju otak.

Benefit Investigation

Mendeteksi gangguan metabolisme lemak, dan menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 15-25C :7 hari
2-8C : 7 hari
(-15)-(-25)C : 3 bulan
* 15-25C :7 hari
2-8C : 7 hari
(-15)-(-25)C : 3 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CHOD PAP
Reference Values :
Reference Points :
Record :

D-Dimer

Description:

fragmen degradasi fibrin yang dihasilkan setelah berlangsung fibrinolisis. Dinamakan demikian karena mengandung dua fragmen silang D protein fibrin

Benefit Investigation

Pemeriksaan untuk membantu diagnosis DVT, emboli paru, dan DIC karena pada keadaan tersebut terjadi aktivasi koagulasi. Namun peningkatan kadar D-Dimer tidak spesifik untuk trombosis, karena kadar D-Dimer yang tinggi juga bisa dijumpai pada berbagai keadaan lain seperti : kanker, peradangan/infeksi berat trauma luas, paska operasi, pendarahan baru, stroke, infark miokard, payah jantung, penyakit hati, gagal ginjal, kehamilan, usia lanjut. Oleh karena spesifitasnya yang rendah, maka untuk diagnosis DVT dan emboli paru, pemeriksaan D-Dimer lebih bermakna untuk menyingkirkan diagnosis dibandingkan untuk diagnosis. Artinya pada kasus dugaan DVT atau emboli paru, hasil D-Dimer normal atau negatif dapat menyingkirkan diagnosis.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma Sitrat
Stability Samples : * 2-8C 3 hari,
-25±6C 6 bulan (cairkan pada suhu 37C sebelum diperiksa)
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay)
Reference Values :
Reference Points :
Record :

D-Dimer

Description:

fragmen degradasi fibrin yang dihasilkan setelah berlangsung fibrinolisis. Dinamakan demikian karena mengandung dua fragmen silang D protein fibrin

Benefit Investigation

Pemeriksaan untuk membantu diagnosis DVT, emboli paru, dan DIC karena pada keadaan tersebut terjadi aktivasi koagulasi. Namun peningkatan kadar D-Dimer tidak spesifik untuk trombosis, karena kadar D-Dimer yang tinggi juga bisa dijumpai pada berbagai keadaan lain seperti : kanker, peradangan/infeksi berat trauma luas, paska operasi, pendarahan baru, stroke, infark miokard, payah jantung, penyakit hati, gagal ginjal, kehamilan, usia lanjut. Oleh karena spesifitasnya yang rendah, maka untuk diagnosis DVT dan emboli paru, pemeriksaan D-Dimer lebih bermakna untuk menyingkirkan diagnosis dibandingkan untuk diagnosis. Artinya pada kasus dugaan DVT atau emboli paru, hasil D-Dimer normal atau negatif dapat menyingkirkan diagnosis.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma Sitrat
Stability Samples : * 2-8C 3 hari,
-25±6C 6 bulan (cairkan pada suhu 37C sebelum diperiksa)
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ELFA (Enzyme Linked Fluorrescent Assay)
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Fibrinogen

Description:

Fibrinogen (bahasa Inggris: fibrinogen, factor I) adalah salah satu protein yang disintesis oleh hati yang merupakan reaktan fase akut berbentuk globulin beta. Protein ini berguna untuk membantu proses hemostasis dengan menstimulasi pembentukan trombus.

Benefit Investigation

Identifikasi afibrinogenemia congenital, Disseminated Intravaskular Coagulation (DIC) dan aktivitas fibrinolitik

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma Sitrat, Whole Blood
Stability Samples : * Prodia
18-25C 4 jam,
-20C 2 minggu

RSUI Harapan Anda Tegal
2 jam
* Prodia
18-25C 4 jam,
-20C 2 minggu


Patient Preparation : Tidak ada persiapan pasien tertentu diperlukan. Minta informasi, apakah pasien mengkonsumsi obat-obatan, terutama obat-obatan pengencer darah. Catatlah informasi tersebut.
Working Days :
Method : Foto optical, Mekanik, Unknown
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Homocysteine

Description:

Homosistein adalah asam amino (bagian terkecil dari protein) yang merupakan produk antara dalam siklus metionin menjadi sistein. Proses perubahan bentuk homosistein menjadi sistein melibatkan vitamin B6, sementara homosistein dapat diubah kembali menjadi metionin dengan melibatkan vitamin B12 dan asam folat. Peningkatan konsentrasi homosistein dapat mengakibatkan peradangan kronis pada pembuluh darah yang memicu terbentuknya plak aterosklerosis hingga menyebabkan penyumbatan aliran darah vena.

Benefit Investigation

untuk menentukan apakah seseorang memiliki kekurangan vitamin B12 atau folat. Konsentrasi homocysteine ??dapat meningkat sebelum terjadi hasil pemeriksaan vitamin B12 dan asam folat abnormal. dalam hal ini pemeriksaan homocystein dibutuhkan oleh orang-orang yang mempunyai risiko kekurangan vitamin b12 yaitu pada orang tua, orang dengan gangguan penyerapan vitamin B12, orang-orang dengan gizi buruk, seperti pecandu narkoba atau alkohol. Homdar homocositein digunakan untuk skrining pada orang yang berisiko tinggi terhadap serangan jantung atau stroke. Ini mungkin berguna pada seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit arteri koroner tetapi tidak ada faktor risiko lain yang diketahui, seperti merokok, tekanan darah tinggi, atau obesitas. Kadar Homosistein yang tinggi juga berkaitan dengan risiko demensia atau kepikunan dan gangguan sistem syaraf.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-8C : 48 jam
<= (- 20)C : >13 minggu

Architech (Abbott) :
Sampel dalam wadah ice : ≤ 6 jam, 2 - 8° C : ≤ 14 hari, < - 20° C : ≤ 1 tahun
* 2-8C : 48 jam
<= (- 20)C : >13 minggu

Architech (Abbott) :
Sampel dalam wadah ice : ≤ 6 jam, 2 - 8° C : ≤ 14 hari, < - 20° C : ≤ 1 tahun
Patient Preparation : Pasien puasa 10-12 jam
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Homocysteine

Description:

Homosistein adalah asam amino (bagian terkecil dari protein) yang merupakan produk antara dalam siklus metionin menjadi sistein. Proses perubahan bentuk homosistein menjadi sistein melibatkan vitamin B6, sementara homosistein dapat diubah kembali menjadi metionin dengan melibatkan vitamin B12 dan asam folat. Peningkatan konsentrasi homosistein dapat mengakibatkan peradangan kronis pada pembuluh darah yang memicu terbentuknya plak aterosklerosis hingga menyebabkan penyumbatan aliran darah vena.

Benefit Investigation

untuk menentukan apakah seseorang memiliki kekurangan vitamin B12 atau folat. Konsentrasi homocysteine ??dapat meningkat sebelum terjadi hasil pemeriksaan vitamin B12 dan asam folat abnormal. dalam hal ini pemeriksaan homocystein dibutuhkan oleh orang-orang yang mempunyai risiko kekurangan vitamin b12 yaitu pada orang tua, orang dengan gangguan penyerapan vitamin B12, orang-orang dengan gizi buruk, seperti pecandu narkoba atau alkohol. Homdar homocositein digunakan untuk skrining pada orang yang berisiko tinggi terhadap serangan jantung atau stroke. Ini mungkin berguna pada seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit arteri koroner tetapi tidak ada faktor risiko lain yang diketahui, seperti merokok, tekanan darah tinggi, atau obesitas. Kadar Homosistein yang tinggi juga berkaitan dengan risiko demensia atau kepikunan dan gangguan sistem syaraf.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-8C : 48 jam
<= (- 20)C : >13 minggu

Architech (Abbott) :
Sampel dalam wadah ice : ≤ 6 jam, 2 - 8° C : ≤ 14 hari, < - 20° C : ≤ 1 tahun
* 2-8C : 48 jam
<= (- 20)C : >13 minggu

Architech (Abbott) :
Sampel dalam wadah ice : ≤ 6 jam, 2 - 8° C : ≤ 14 hari, < - 20° C : ≤ 1 tahun
Patient Preparation : Pasien puasa 10-12 jam
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

hs-CRP

Description:

C-Reactive Protein (CRP) adalah suatu protein yang dikeluarkan oleh hati serta dihasilkan dalam jumlah besar saat terjadi infeksi. Sebaliknya, pada peradangan yang terjadi dalam proses perkembangan aterosklerosis, peningkatan konsentrasi CRP jauh lebih kecil. Meskipun demikian, peningkatannya cukup bermakna bila dibandingkan dengan kondisi normal. Tes CRP mengukur jumlah CRP dalam darah untuk mendeteksi peradangan karena kondisi akut atau untuk memantau tingkat keparahan penyakit dalam kondisi kronis. Pemeriksaan high sensitivity CRP (hs-CRP) dapat mendeteksi konsentrasi CRP yang sangat kecil.

Benefit Investigation

mengidentifikasi adanya peradangan dan memonitor respons terhadap pengobatan peradangan Pada kadar dibawah 10 ng/ml , CRP dapat digunakan untuk menilai risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
* Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

hs-CRP

Description:

C-Reactive Protein (CRP) adalah suatu protein yang dikeluarkan oleh hati serta dihasilkan dalam jumlah besar saat terjadi infeksi. Sebaliknya, pada peradangan yang terjadi dalam proses perkembangan aterosklerosis, peningkatan konsentrasi CRP jauh lebih kecil. Meskipun demikian, peningkatannya cukup bermakna bila dibandingkan dengan kondisi normal. Tes CRP mengukur jumlah CRP dalam darah untuk mendeteksi peradangan karena kondisi akut atau untuk memantau tingkat keparahan penyakit dalam kondisi kronis. Pemeriksaan high sensitivity CRP (hs-CRP) dapat mendeteksi konsentrasi CRP yang sangat kecil.

Benefit Investigation

mengidentifikasi adanya peradangan dan memonitor respons terhadap pengobatan peradangan Pada kadar dibawah 10 ng/ml , CRP dapat digunakan untuk menilai risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
* Pada suhu 4ºC : <3 hari (6),
Pada suhu (-20)ºC : 6 bulan (6)
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Lipoprotein (a)

Description:

Lp(a) atau lipoprotein a merupakan pemeriksaan untuk mengetahui konsentrasi Lp(a) di dalam darah. Lp(a) adalah suatu lipoprotein unik yang muncul sebagai faktor risiko independent untuk perkembangan penyakit vaskular. Konsentrasi Lp(a) sangat bervariasi dan di bawah kontrol genetik yang kuat , terutama oleh gen apo (a). Hasil pemeriksaan ini sebaiknya diberikan bersama dengan informasi etnis, jenis kelamin, dan nilai referensi masing-masing populasi.

Benefit Investigation

Tidak direkomendasikan sebagai uji skrining umum, melainkan diperuntukkan bagi pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner (PJK), stroke, atau peningkatan konsentrasi lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Untuk Sekisui : < 2 minggu pada 2-10C, >2 minggu pada (-20)C
| Untuk Roche : 8 jam pada 2-8C, >8 jam pada (-70)C
| Untuk Architect : 8 hari pada 2-8 C, > 2 minggu pada (-20) 0C.
* Untuk Sekisui : < 2 minggu pada 2-10C, >2 minggu pada (-20)C
| Untuk Roche : 8 jam pada 2-8C, >8 jam pada (-70)C
| Untuk Architect : 8 hari pada 2-8 C, > 2 minggu pada (-20) 0C.
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Imunoturbidimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

NT-Pro BNP

Description:

B-type Natriuretic Peptide (BNP) adalah hormon yang dihasilkan oleh otot jantung ketika otot ventrikel jantung meregang atau mengalami tekanan. BNP berfungsi mengatur keseimbangan pengeluaran garam dan air, termasuk mengatur tekanan darah. BNP diproduksi sebagai pre-hormon yang disebut proBNP. Pada saat terjadi peregangan otot jantung, proBNP akan dipecah menjadi 2 bagian yaitu bagian yang aktif (BNP) dan bagian yang lebih stabil yaitu NT-ProBNP, dan keduanya akan dibebaskan masuk ke dalam aliran darah/sirkulasi. Jika jantung, khususnya otot bilik jantung sebelah kiri (ventrikel kiri) fungsinya terganggu, kadar NT-ProBNP di dalam darah akan meningkat

Benefit Investigation

NT-proBNP digunakan sebagai penanda untuk deteksi gagal jantung. Pada orang tanpa gejala pemeriksaan NT-proBNP juga dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi subklinis yang berisiko terhadap terjadinya gagal jantung dikemudian hari.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
* 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

NT-Pro BNP

Description:

B-type Natriuretic Peptide (BNP) adalah hormon yang dihasilkan oleh otot jantung ketika otot ventrikel jantung meregang atau mengalami tekanan. BNP berfungsi mengatur keseimbangan pengeluaran garam dan air, termasuk mengatur tekanan darah. BNP diproduksi sebagai pre-hormon yang disebut proBNP. Pada saat terjadi peregangan otot jantung, proBNP akan dipecah menjadi 2 bagian yaitu bagian yang aktif (BNP) dan bagian yang lebih stabil yaitu NT-ProBNP, dan keduanya akan dibebaskan masuk ke dalam aliran darah/sirkulasi. Jika jantung, khususnya otot bilik jantung sebelah kiri (ventrikel kiri) fungsinya terganggu, kadar NT-ProBNP di dalam darah akan meningkat

Benefit Investigation

NT-proBNP digunakan sebagai penanda untuk deteksi gagal jantung. Pada orang tanpa gejala pemeriksaan NT-proBNP juga dapat digunakan untuk mendeteksi kondisi subklinis yang berisiko terhadap terjadinya gagal jantung dikemudian hari.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
* 20-25C 3 hari, 2-8C 6 hari, -20C 24 bulan
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : ECLIA
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Total Anti-Oxidant Status

Description:

Total antioksidan dalam tubuh

Benefit Investigation

pemeriksaan untuk mengukur kapasitas dan aktivitas total antioksidan yang terdapat dalam tubu

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 36 jam pada suhu 2-8C,
14 hari pada suhu (-15)-(-20)C
* 36 jam pada suhu 2-8C,
14 hari pada suhu (-15)-(-20)C
Patient Preparation : Tidak ada persiapan
Working Days :
Method : Kolorimetri
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Triglyceride

Description:

Pemeriksaan trigliserida merupakan pemeriksaan darah yang mengukur konsentrasi trigliserida di dalam darah. Trigliserida adalah salah satu jenis lemak yang ditemukan dalam darah. Saat kita makan, tubuh mengubah kalori yang tidak digunakan dalam bentuk trigliserida yang kemudian disimpan dalam sel lemak. Trigliserida dilepaskan untuk menghasilkan energi saat tubuh membutuhkannya. Jika kalori yang dikonsumsi lebih banyak dibanding kalori yang digunakan (misalnya untuk beraktivitas), maka konsentrasi trigliserida akan meningkat. Peningkatan konsentrasi trigliserida dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menjadi tanda adanya sindrom metabolik.

Benefit Investigation

Menentukan faktor risiko penyakit jantung koroner; mendeteksi sindrom metabolik; memantau efektivitas terapi penurun lipid.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2 hari pada suhu 20 - 25C (kecuali Randox),
7 hari pada suhu 4-8C,
3 bulan pada suhu (-20)C
* 2 hari pada suhu 20 - 25C (kecuali Randox),
7 hari pada suhu 4-8C,
3 bulan pada suhu (-20)C
Patient Preparation : Puasa 12 - 14 jam
Working Days :
Method : GPO-PAP
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Vitamin B-12

Description:

Vitamin B12 merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah nomal, perbaikan jaringan dan sel-sel, serta sintesis DNA. Vitamin B12 adalah nutrisi yang tidak dapat diproduksi sendiri dalam tubuh dan harus diasup oleh diet. Pemeriksaan Vitamin B12 mengukur kadar vitamin B12 dalam darah untuk mendeteksi defisiensi (kekurangan) vitamin B12. Pemeriksaan Vitamin B12 direkomendasikan dokter bila seseorang memiliki hasil pemeriksaan hematologi rutin (complete blood count/CBC) abnormal dengan apusan darah yang menunjukkan sel darah merah yang lebih besar dari biasanya (makrositosis) atau neutrofil abnormal (hipersegmentasi); ketika seseorang mengalami gejala anemia (seperti kelemahan, kelelahan, kulit pucat) dan/atau neuropati (kesemutan dan sensasi gatal, mata berkedut, kehilangan memori, perubahan status mental); ketika sedang dalam pengobatan vitamin B12. Pemeriksaan Vitamin B12 membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Benefit Investigation

Membantu diagnosa salah satu penyebab Anemia (anemia defisiensi vitamin B12/ Anemia Prenisiosa, Anemia Megaloblaster) dan neuropati (Penyakit atau gangguan yang mempengaruhi fungsi syaraf). Menetukan status nutrisi kecukupan vitamin B12, Menetukan efektifitas suplementasi Vitamin B12.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Stabil <=3 hari pada suhu 18-25C;
Stabil <=7 hari pada suhu 2-8C;
Stabil >7 hari pada suhu <=(-20)C, (beku ulang hingga 3x).
* Stabil <=3 hari pada suhu 18-25C;
Stabil <=7 hari pada suhu 2-8C;
Stabil >7 hari pada suhu <=(-20)C, (beku ulang hingga 3x).
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Vitamin B-12

Description:

Vitamin B12 merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang diperlukan dalam pembentukan sel darah merah nomal, perbaikan jaringan dan sel-sel, serta sintesis DNA. Vitamin B12 adalah nutrisi yang tidak dapat diproduksi sendiri dalam tubuh dan harus diasup oleh diet. Pemeriksaan Vitamin B12 mengukur kadar vitamin B12 dalam darah untuk mendeteksi defisiensi (kekurangan) vitamin B12. Pemeriksaan Vitamin B12 direkomendasikan dokter bila seseorang memiliki hasil pemeriksaan hematologi rutin (complete blood count/CBC) abnormal dengan apusan darah yang menunjukkan sel darah merah yang lebih besar dari biasanya (makrositosis) atau neutrofil abnormal (hipersegmentasi); ketika seseorang mengalami gejala anemia (seperti kelemahan, kelelahan, kulit pucat) dan/atau neuropati (kesemutan dan sensasi gatal, mata berkedut, kehilangan memori, perubahan status mental); ketika sedang dalam pengobatan vitamin B12. Pemeriksaan Vitamin B12 membutuhkan sampel berupa darah yang diambil dari pembuluh darah vena di lengan.

Benefit Investigation

Membantu diagnosa salah satu penyebab Anemia (anemia defisiensi vitamin B12/ Anemia Prenisiosa, Anemia Megaloblaster) dan neuropati (Penyakit atau gangguan yang mempengaruhi fungsi syaraf). Menetukan status nutrisi kecukupan vitamin B12, Menetukan efektifitas suplementasi Vitamin B12.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * Stabil <=3 hari pada suhu 18-25C;
Stabil <=7 hari pada suhu 2-8C;
Stabil >7 hari pada suhu <=(-20)C, (beku ulang hingga 3x).
* Stabil <=3 hari pada suhu 18-25C;
Stabil <=7 hari pada suhu 2-8C;
Stabil >7 hari pada suhu <=(-20)C, (beku ulang hingga 3x).
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :

Prothrombine Time

Description:

Pengukuran waktu yang dibutuhkan bagi darah untuk membeku. Pembekuan darah membutuhkan vitamin K dan beberapa faktor pembekuan (protein) yang dibuat oleh hati

Benefit Investigation

Evaluasi sistem koagulasi ekstrinsik; membantu skrining defisiensi kongenital faktor II, V, VII, X; defisiensi protrombin; disfibrinogenemia, afibrinogenemia (complete); efek heparin, kumarin atau efek warfarin, kerusakan hati; Dissemianated Intravascular Coagulation (DIC); dan uji saring untuk defisiensi vitamin K

Persyaratan & Jenis Sampel :
Stability Samples :
Patient Preparation : tidak ada persiapan
Working Days :
Method :
Reference Values :
Reference Points :
Record :