LABORATORY TEST

Select examination by alphabet

Homocysteine

Description:

Homosistein adalah asam amino (bagian terkecil dari protein) yang merupakan produk antara dalam siklus metionin menjadi sistein. Proses perubahan bentuk homosistein menjadi sistein melibatkan vitamin B6, sementara homosistein dapat diubah kembali menjadi metionin dengan melibatkan vitamin B12 dan asam folat. Peningkatan konsentrasi homosistein dapat mengakibatkan peradangan kronis pada pembuluh darah yang memicu terbentuknya plak aterosklerosis hingga menyebabkan penyumbatan aliran darah vena.

Benefit Investigation

untuk menentukan apakah seseorang memiliki kekurangan vitamin B12 atau folat. Konsentrasi homocysteine ??dapat meningkat sebelum terjadi hasil pemeriksaan vitamin B12 dan asam folat abnormal. dalam hal ini pemeriksaan homocystein dibutuhkan oleh orang-orang yang mempunyai risiko kekurangan vitamin b12 yaitu pada orang tua, orang dengan gangguan penyerapan vitamin B12, orang-orang dengan gizi buruk, seperti pecandu narkoba atau alkohol. Homdar homocositein digunakan untuk skrining pada orang yang berisiko tinggi terhadap serangan jantung atau stroke. Ini mungkin berguna pada seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit arteri koroner tetapi tidak ada faktor risiko lain yang diketahui, seperti merokok, tekanan darah tinggi, atau obesitas. Kadar Homosistein yang tinggi juga berkaitan dengan risiko demensia atau kepikunan dan gangguan sistem syaraf.

Persyaratan & Jenis Sampel : Plasma, Serum
Stability Samples : * 2-8C : 48 jam
<= (- 20)C : >13 minggu

Architech (Abbott) :
Sampel dalam wadah ice : ≤ 6 jam, 2 - 8° C : ≤ 14 hari, < - 20° C : ≤ 1 tahun
* 2-8C : 48 jam
<= (- 20)C : >13 minggu

Architech (Abbott) :
Sampel dalam wadah ice : ≤ 6 jam, 2 - 8° C : ≤ 14 hari, < - 20° C : ≤ 1 tahun
Patient Preparation : Pasien puasa 10-12 jam
Working Days :
Method : CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay), Chemiluminescent
Reference Values :
Reference Points :
Record :